Gadis Incaran Pengusaha

Gadis Incaran Pengusaha
Siksaan dari Nicholas


__ADS_3

Billy di bawa ke pelabuhan, di malam itu yang sudah pukul 12.00 malam sepi tanpa siapa pun di sana


Tidak lama kemudian Nicholas tiba di tempat itu. dengan raut wajah tidak senang Nic berjalan menghampiri Billy yang terikat di kaki dan tangannya


"Tuan, tolong maafkan aku. aku tidak ada niat untuk menyentuh Kristy aku hanya ingin menakutinya saja" Kata Billy dengan kesakitan


"Menakuti? kau sudah tahu jika dia adalah tunangan ku, tapi kau malah ingin menyentuhnya, kau benar-benar ingin cari mati karena telah menyinggung ku" Kecam Nic dengan tatapan aura membunuh


"Tuan, aku serahkan saja semua harta ku pada Kristy sebagai tanda maaf dari ku, aku mohon lepaskan aku"


"Harta mu? kau menilai tunangan ku dengan harta mu? memang ada berapa banyak harta mu yang bisa sebanding dengannya?"


"3 miliyar, rekening ku ada 3 miliyar akan semua menjadi miliknya" Jawab Billy


"3 miliyar kau menilai harga tunangan ku hanya segitu?"


" Tuan, hanya itu uang ku, beberapa bulan ini perusahaan ku mengalami kerugian oleh karena itu sejumlah uang itu adalah sisa harta ku"


"Apa kau mengira aku tidak sanggup memberikan sejumlah uang itu pada tunangan ku? tunangan ku tidak bisa di nilai dengan uang, karena dia lebih berharga dari uang mu itu" Bentak Nic dengan kesal


"Benny, lakukan" Perintah Nic


"Baik Tuan" Jawab Benny dengan menurut


"Tuan, a-apa yang ingin anda lakukan?" Tanya Billy dengan ketakutan


"Kau telah menyinggung ku, aku tidak suka jika ada orang yang ingin menyentuh wanita ku, jadi kau harus mendapat balasan dari ku sehingga aku puas menyiksa mu" Kata Nic dengan senyum sinis


"Kalian lakukan" Perintah Benny pada anggotanya


Dua anggota itu berjalan menghampiri Billy yang sedang ketakutan


"Jangan mendekat, apa yang kalian ingin lakukan?" Teriak Billy yang ketakutan


Dua anggota itu melepaskan ikatan pada tangannya..


"Aargghhttt..,sakit..." Teriak Billy dengan rasa sakit yang luar biasa di tangannya yang patah itu


Setelah melepaskan ikatan di tangannya mulut Billy di sumbat kain dan tangan kanannya di tahan oleh salah satu anggota.


"Emm..em...em..." Gerangan Billy yang mulutnya di sumbat dan ketakutan .


Anggota Nic memegang Alat pemotong kabel yang berukuran jumbo.

__ADS_1


Krek..krek...


"Emm...em...em.."Gerangan Billy sambil meronta dan mengeluarkan air mata karna tulang 2 jari tangan kirinya di patahkan satu-persatu


Tidak lama kemudian Billy pingsan akibat kesakitan yang di rasakan olehnya


"Siram air" Perintah Nic dengan tatapan tajam


"Baik" Jawab Benny yang sambil mengambil air dan menyirami Billy


"Em...em...em.." Gerangan Billy yang tersadar dan kondisinya yang melemah


"Lanjutkan" Perintah Nic dengan tatapan kejam


Krek..krek..krek..


"Em...em...em..em.." Gerangan Billy yang memucat dan pingsan tidak sadarkan diri


"Siram" Perintah Nic


"Baik" Jawab Benny dengan nurut


Benny menyiram Billy sehingga sadar kembali dan menerima hukuman tersebut


Krek..krek..krek..krek..krek..krek


"Em...em...em..em..." Teriakan Billy kesakitan karena tulang 5 jarinya di patahkan oleh anggota Nic membuatnya tidak berdaya dan pingsan tidak sadarkan diri


"Siram" Perintah Nic yang belum puas melihat penderitaan yang di terima oleh Billy


Benny lagi-lagi menyirami air ke tubuh Billy dengan kasar, sehingga Billy yang sudah sekarat sadarkan diri dan wajahnya yang sudah memucat


Dan setelah sadar Benny melepaskan kain di mulut Billy


"Bagaimana? apa rasanya sangat nikmat?" Tanya Nic yang menghampiri Billy dengan senyum tipis


"Tu-tuan, jangan bunuh aku" Pinta Billy dengan nada yang lemah


"Tenang saja aku tidak akan membunuh mu, aku hanya akan menyerahkan mu pada polisi, aku akan menuntut mu ingin mencabuli tunangan ku" Ujar Nic dengan senyum


"Tu-tuan jangan, kau sudah mematahkan semua jari ku, kenapa masih tidak melepaskan ku?" Kata Billy yang wajahnya sudah pucat


"Apa kau kira siksaan yang kau dapatkan ini sudah buat ku puas? tidak sama sekali, aku masih ingin kau hidup di penjara yang di penuhi oleh tahanan lainnya, kau masih bisa makan dan tidur gratis di dalam sana" Jelas Nic

__ADS_1


"Ti-tidak, aku tidak mau" Jawab Billy yang kesakitan


"Tapi aku mau melihat mu menderita seharusnya kau tahu sifat ku. aku Nicholas Harrison tidak pernah bersifat lembut pada siapa pun, dan aku ingin melihat mu tersiksa di dalam sana untuk selama hidup mu, aku bisa membuat mu menanggung penderitaan setiap hari di dalam sana" Kecam Nic


"Tuan, tolong jangan kejam pada ku, aku sudah kehilangan jari ku, jangan menghukum ku lagi" Kata Billy dengan menahan sakit yang luar biasa


"Aku memang kejam, terutama pada musuh ku" Jawab Nic dengan senyum


"Benny, hantar dia ke kantor polisi" Perintah Nicholas yang masuk ke mobilnya


"Baik Tuan" Jawab Benny dengan menurut


Dua anggota Nicholas menarik Billy secara kasar dan masukkan ke mobilnya dan setelah itu Nic kembali ke rumah sakit, sementara Benny dan anggotanya ke kantor polisi


Setiba di rumah sakit Nic masuk ke kamar Selina untuk menemui Kristy


Di malam itu Kristy sudah ketiduran, Nic menarik gorden pembatas ranjang antara selina dan Kristy. lalu Nic tidur di samping Kristy yang sudah ketiduran


"Selamat malam" Ucap Nic dengan senyum dan mengecup dahi Kristy


Sesaat kemudian Kristy merasakan pelukan dari Nic membuatnya terbangun dan merasa hampir tidak percaya jika pria itu rela tidur bersamanya dari pada pulang ke rumahya


"Nic, kenapa kau ada di sini?" Tanya Kristy yang penasaran


"Aku ingin menemani mu di sini" Jawab Nic dengan senyum


"Seharusnya kau kembali ke rumah"


"Tanpa mu aku tidak mau" Jawab Nic dengan menyentuh wajah Kristy


"Jika Selina bangun bukannya nanti dia tahu"


"Besok aku akan bangun awal, jadi tenang saja, tidurlah" Jelas Nic dengan memeluk Kristy sambil memejamkan matanya


"Pria ini memang hangat, aku merasakan kehangatan dan aman saat bersamanya, tapi apa hubungan ini bisa lama? bagaimana caranya aku mengatakan padanya jika aku sudah pernah di jual ke pria lain? dan apa dia akan meninggalkan ku setelah dia mengetahuinya? Nic, aku menyukai mu dan takut kehilangan mu" Batin Kristy yang menatap Nic yang sedang tidur di sampingnya


Keesokan harinya..


Benny mendatangi rumah sakit untuk bertemu dengan Nicholas.


"Tuan, sesuai perintah anda Billy sudah ku aturkan ke penjara yang banyak tahanannya, aku yakin di dalam sana hidupnya pasti di penuhi siksaan tanpa henti" Kata Benny


"Ini yang ku inginkan, sebarkan kasusnya biar semua orang tahu. aku ingin namanya rusak di kota ini" Ujar Nic

__ADS_1


__ADS_2