
"Kenapa kau tidak mengatakan sebelumnya?" Tanya Kristy yang melepaskan ciumannya
"Jika aku mengatakan apa kau akan bertemu dengan ku lagi? dan tidak takut pada ku?"
"Kristy, aku ingin kau serahkan hidup mu pada ku, malam ini aku ingin memiliki semua milik mu, tubuh mu ini dan hati mu aku menginginkannya, jadi walau kau menolak kau juga tidak bisa pergi dari ku, karena jika aku ingin melakukannya maka aku harus mendapatkannya" Jelas Nic dengan menc*um leher Kristy sambil melepaskan bajunya
Kristy yang mengetahui jika Nic adalah pria di malam itu membuatnya pasrah dan menyerah dirinya kepada Nicholas, karena Kristy sendiri juga sangat mencintai Nicholas selama ini.
Nicholas melepaskan pakaiannya dan juga Kristy setelah itu Nic langsung menyetub*hi Kristy, Nic yang selama ini ingin mendapatkan Kristy membuatnya nekad untuk melakukan hubungan Bad*n di siang itu.
"Sssssttt...,Nic. sa-sakit" Gerangan Kristy sambil mengenggam lengan Nic dengan kuat
"Serahkan pada ku, aku akan melakukannya dengan lembut, ingat tubuh mu ini dan hati mu hanya milik ku" Kata Nic dengan berisik di telinga Kristy sambil melakukan aksinya
Satu jam kemudian
Selama berhubungan Kristy merasa sakit dan perih akan tetapi dia hanya pasrah dan menahannya selama Nic menyet*buhinya
"Lily Fined kau keterlaluan kau menghina ku dan menertawakan ku, lihat saja aku akan menampar mu, sudah cukup kau menghina ku selama ini" Batin Kristy yang sedang mengeluarkan air mata
Nic mencium Kristy tanpa berhenti selama melakukan aksinya karena dia memang sangat mencintai gadis itu..
"Nic, aku merasa perih"
Mendengar ucapan Kristy, Nic menghentikan aksinya.
"Apa sudah bisa berhenti?" Tanya Kristy yang kelelahan
"Tidak bisa, aku telah menunggu mu selama setengah tahun, dan aku akan melakukannya secara perlahan sehingga aku puas" Jawab Nic dengan mencium bibir Kristy dan memulai aksinya lagi
"Ssstttt..." Gerangan Kristy dengan menahan sakit
"Kristy, aku ingin kau melayani ku hari ni, karena hanya kau saja yang bisa membuat ku tertarik pada mu, tubuh mu ini membuat ku tidak ingin berhenti melakukannya" Batin Nic yang melakukan aksinya dengan berulang kali
"Ssstttt..."
Setiap melihat Kristy menahan sakit Nic menghentikan aksinya dan kemudian melakukannya lagi secara perlahan
__ADS_1
"Tidak nyaman, sakit sekali aku bisa pingsan jika Nic tidak segera menghentikannya" Batin Kristy yang mengeluarkan air matanya
"Nic, apa bisa jangan teruskan lagi?"Tanya Kristy kelelahan dan mengeluarkan air matanya
Melihat reaksi Kristy yang sedang menahan sakit, Nic merasa tidak tega untuk melanjutkan keinginannya. padahal Nic sendiri masih ingin melanjutkan keinginannya itu.
"Apa kau masih marah karena kalung itu?" Tanya Kristy yang masih di tindih oleh Nic
"Tentu saja, itu kalung lamaran ku tapi kau tidak bisa menjaganya dengan baik, maka aku harus menghukum mu sehingga aku puas" Jawab Nic mengecup dahi Kristy
"Maaf, tapi aku tidak sengaja" Ucap Kristy dengan rasa bersalah
"Kristy, anggap saja kau menebus kesalahan mu dengan melayani ku, aku sangat puas setiap kau melayani ku, dan untuk selamanya aku ingin kau melayani ku" Jawab Nic dengan mencium bibir Nic
Di malam hari
Kediaman Fined
Di malam itu Lily membongkar semua pakaian mewahnya dari lemari dan menarohnya ke kasur. sambil memilih dengan penuh keyakinan bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.
"Dress ini sangat seksi, seangkuh apa pun dia tetap adalah pria, tidak mungkinkan dia tidak bernaf*u jika melihat ku berpakaian terbuka" Gumam Lily dengan senyum sinis
Keesokan harinya
Klek
Nicholas datang ke gudang tempat yang di mana Alan kurung. di saat itu Alan yang di hajar habis-habisan oleh Anggota Nic hanya bisa pasrah dan tidak berdaya, tergeletak di lantai dengan wajahnya yang bengkak dan sakit pada seluruh tubuhnya
"Bagaimana apa masih mau?" Tanya Nic dengan tatapan tajam
"Kau sangat kejam, tapi jika Kristy tahu dia pasti takut dengan mu" Kata Alan yang menahan sakit
"Dia sudah jadi wanita ku, jadi dia tidak perlu mengetahuinya, andaikan aku membunuh mu dia juga tidak perlu tahu" Jelas Nic dengan senyum sinis
"Kau memaksanya?" Tanya Alan dengan suara pelan
"Dia adalah milik ku.tentu saja aku akan melakukan apa yang ku ingin kan, jika ada pria yang mendekatinya maka pria itu hanya akan mati"
__ADS_1
"Nicholas Harrison, jika suatu saat kau telah bosan apa kau akan membunuhnya juga?" Tanya Alan yang berusaha untuk berdiri
"Apa kau kira aku Nicholas Harrison sama dengan mu? yang bisa meniduri wanita lain di saat kau pacaran dengan Kristy?"
"Kau?"
"Tentu saja aku tahu, karena semua tentang mu telah aku selidiki dengan baik"
"Berapa bulan atau berapa tahun kau akan bermain dengannya? beritahu aku, atau tidak jika kau sudah bosan maka ingat menghubungi ku maka aku akan membawanya pergi, jangan membunuhnya" Tanya Alan dengan menguji Nicholas
"Jika aku memberitahu mu aku tidak akan menghubungi mu apa kau akan menyesal?"
"Kenapa? apakah jika kau sudah bosan maka kau akan membunuhnya?"
" Tentu saja tidak, setelah kami menikah maka dia adalah istri ku untuk selamanya, jadi mana mungkin aku akan bosan dengannya, karena dia satu-satunya wanita ku, kau jangan berharap jika kau bisa mendapatkannya" Ketus Nic dengan berpaling dan ingin melangkah keluar dari gudang itu.
"Sebentar"
Mendengar permintaan Alan, Nic menghentikan langkahnya
"Dia mencintai mu, bukan aku yang dia cintai" Jelas Alan
Mendengar perkataan Alan, Nic menoleh ke arah Alan yang berdiri di belakangnya
"Dia mencintai mu, selama beberapa hari bersama ku dia hanya melihat kalung pemberian mu, dia juga mengatakan dia mencintai mu, di saat aku membuang kalungnya dia menangis dengan histeris dan oleh sebab itulah aku memeluk untuk menenangkannya, dan di saat yang sama kau muncul di sana dan mengira jika dia mengkhianati mu" Jelas Alan yang sambil mengeluarkan kalungnya
Nic melihat ke arah kalung yang di pegang oleh Alan dan kemudian Nic pun menatap ke arah Alan
"Aku hanya berpura-pura untuk mengujinya, aku tidak bermaksud untuk melukainya, jika dia memilih ku maka aku akan membawanya pergi, tapi jika dia memilih mu maka aku akan menghantarnya pada mu, aku tahu cara ku salah tapi ini membuktikan jika dia telah melupakan ku, kalung ini sangat penting baginya, bukan karena nilai nya tapi karena diri mu" Lanjut Alan yang mengembalikan kalung itu pada Nic
Setelah mendengar semua penjelasan Alan, Nic merasa menyesal karena telah salah faham pada Kristy, kemudian dengan cepat Nic meninggalkan tempat itu dan mengendarai mobilnya untuk kembali ke rumahnya .
"Kristy, aku menyesal karena salah menuduh mu, aku akan melakukan apa saja untuk menebus kesalahan ku" Batin Nic dengan rasa penuh penyesalan
Bab selanjutnya
Lily mengoda Nicholas,Kristy melukai Lily
__ADS_1