
Candy seorang model yang wajahnya terluka di bawa ke rumah sakit, Kristy menuju ke rumah sakit itu dengan di temani oleh Nicholas
"Dokter, bagaimana dengan Nona Candy?" Tanya Kristy dengan khawatir
"Nona Kristy, luka di wajah Nona Candy seperti luka bakar, kosmetik yang dia gunakan ada kandungan kimia sehingga menyebabkan kulitnya melepuh dan perih" Jawab Dokter
"Kimia? kosmestik kami tidak mengandung kimia sama sekali. kami sudah melakukan pemeriksaan sebelum di jual di pasaran"jawab Kristy dengan cemas
"Apa kosmetik kalian ada di periksa ulang?" Tanya Nic yang berdiri di samping Kristy
"Sudah. hasilnya juga sudah keluar" Jawab Kristy dengan menatap Nic yang berdiri sampingnya
"Baiklah dokter, terima kasih" Ucap Nicholas
Sesaat kemudian Dokter itu meninggalkan Nicholas dan Kristy
"Kristy, apa kamu merasa aneh?"tanya Nicholas dengan menatap ke arah Kristy
"Iya, ini tidak mungkin sama sekali, aku mengawasi sendiri tidak mungkin ada kesalahan, selain itu bukti kosmetik juga ada, jadi tidak mungkin wajahnya terluka jika mengunakan kosmetik kami" Jelas Kristy dengan khawatir
Nada panggilan masuk ke handphone milik Nicholas
"Hm" Jawab Nic dengan cuek yang menerima panggilan itu
"Tuan, Nona Candy bermasalah ini semua dia yang merencanakannya untuk mendapatkan uang"jawab pria yang di seberang sana
Setelah mendengar semua info dari anak buahnya Nicholas memutuskan panggilannya. di saat di perusahaan tadi Nicholas sudah langsung memerintahkan Benny untuk menyelediki masalah Candy.
"Kristy, tenang saja wanita itu terluka tidak ada hubungannya dengan mu" Kata Nic dengan memegang pundak Kristy
"Bagaimana anda tahu?" Tanya Kristy dengan sopan
"Ikut aku masuk menjumpainya" Ajak Nicholas yang memegang tangan Kristy masuk ke kamar inap Candy
Klek..
"Tuan Harrison" Sapa Candy yang gemetaran melihat pria itu
"Apa sudah puas dengan akting mu" Tanya Nic dengan tatapan tajam
"A-apa maksud mu Tuan?" Tanya Candy dengan terbata
__ADS_1
"Kosmetik sama sekali tidak ada masalah, ada bukti laporannya tersebut itu bisa di jadikan bukti untuk membuktikan kosmetik layak di gunakan, jadi kau sama sekali tidak bisa menuntut ganti rugi" Jelas Nicholas dengan tegas
"Tuan, tapi wajah ku memang di hancurkan olehnya" Jawab Candy dengan menunjukan ke arah Kristy
"Ini hanya tuduhan Nona Candy, apakah anda ada memakai kosmetik lain?"Ujar Kristy
"Tidak, selama ini hanya mengunakan kosmetik kalian" Jawab Candy dengan membantah
"Cukup, kau sangat berani berbohong di depan ku, apa kau tahu akibatnya?"bl Bentak Nic dengan tatapan aura membunuh
"Bu-bukan seperti itu Tuan, aku hanya ingin mereka bertanggung jawab pada wajah ku" Jawab Candy dengan alasan
"Candy, kosmetik yang melukai wajah mu itu adalah kosmetik yang kau beli di pasaran yang berharga di bawah standar, di saat kau mengunakannya wajah mu langsung terluka dan kau sengaja membeli kosmetik keluaran dari perusahaan untuk mendapatkan uang dengan cara membohongi mereka dan menuntut ganti rugi" Jelas Nic yang telah mengetahui segalanya
"Tuan, maksud mu?" Tanya Kristy dengan penasaran
"Kristy, sebelum dia memakai kosmetik kalian wajahnya sudah terluka, dan sengaja membeli kosmetik kalian dan kemudian menuduh kosmetik kalian menghancurkan wajahnya dan memaksakan kalian untuk ganti rugi semua yang dia lakukan demi uang, karena dia sudah jatuh miskin maka hanya dengan cara ini dia mendapatkan uangnya" Jelas Nicholas yang panjang lebar
"Candy, kau keterlaluan. kau merusak reputasi perusahaan kami dengan ulah mu" Bentak Kristy dengan emosi
"Bukan itu" Jawab Candy yang terbongkar rahasianya
"Jangan! jangan! ini salah ku, jangan menuntut ku, Nona Kristy, maaf kan aku ini salah ku" Ucap Candy yang ketakutan
"Jika kau ingin aku memaafkan mu, maka aku ingin kau mengadakan konferensi pers dan beritahu mereka jika ini semua ulah mu dan kosmetik kami sama sekali tidak ada masalah, jika tidak aku akan menuntut mu" ancam Kristy dengan tegas dan meninggalkan kamar inap itu
"Apa kau sudah mendengarnya? aku menunggu berita besok jika tidak kau lakukan maka aku akan memasukkan mu ke penjara" Kata Nicholas dengan ngancam
"Tuan, ini sama saja menghancurkan ku"jawab Candy dengan mengeluarkan air mata
"Demi diri mu kau ingin menuduh orang yang tidak bersalah, perbuatan ini kau yang memulainya maka kau yang harus mengakhirinya" Ketus Nic
"Tuan, kenapa Tuan ikut campur masalah ini? ini bukan sifat mu"
"Karena kosmetik ini adalah tanggung jawab Kristy, oleh karena itu aku ingin ikut campur" Tegas Nic
"Tuan, kita sudah lama kenal, tapi kau tidak peduli pada ku, dan ini aku pertama kali melihat mu peduli pada seorang wanita" Jawab Candy dengan sedih
"Tidak perlu berbasa-basi, aku beri waktu sampai besok jika aku masih tidak melihat ada berita mu maka kau akan membusuk di penjara" Kecam Nic yang kemudian meninggalkan kamar itu
"Nicholas Harrison selama ini aku selalu saja mencoba mendekati mu tapi kau tolak, aku tidak tahu kurang ku di mana, tapi sekarang kau ikut campur dalam masalah ini dan kau ingin menghancurkan ku" Batin Candy dengan menangis terisak
__ADS_1
Kristy yang sedang berada di luar rumah sakit sambil memikirkan masalah Candy tanpa dia sadari alan yang adalah mantan kekasihnya sedang berjalan ke arahnya
"Kristy"sapa Alan
"Alan"balas sapaan Kristy
"Kenapa kau ada di sini? apakah semua baik-baik saja?"tanya Alan yang sudah mengetahui masalah kosmetik
"Baik-baik saja, kau sudah mendengarnya?"
"Iya, berita ini sudah tersebar, bagaimana apa masih bisa di atasi?"
"Tidak masalah ini hanya kesalahpahaman saja" Jawab Kristy tanpa memandang ke arah Alan
"Kristy, wajah mu kelihatan sangat lelah, aku akan menghantar mu pulang"
Sesaat kemudian Nicholas keluar dari rumah sakit itu, dan di saat Nicholas keluar raut wajahnya berubah menjadi menakutkan karena dia sudah mengenal pria yang dekat dengan Kristy itu, rasa api cemburu melanda pada dirinya.
"Kristy"panggil Nic yang menghampirinya
"Tuan Harrison"balas Kristy dengan sopan
Alan yang mendengar nama pria itu langsung menoleh ke arahnya..
"N**icholas Harrison kenapa dia bisa bersama Kristy."batin Alan
"Mari aku menghantar mu"kata Nic dengan menatap ke arah Kristy
"Tuan, biarkan aku yang akan mengantarnya"kata Alan
"Apa aku mengenal mu?" Tanya Nic dengan tatapan aura membunuh
"Nama ku Alan, aku temannya Kristy" Jawab Alan dengan sopan dan mengulurkan tangannya
"Tuan Alan, senang bisa berkenalan dengan mu"balas Nic dengan tatapan tajam dan bersalaman dengan Alan
Di saat bersalaman Nic mengenggam kuat tangan alan sehingga membuat Alan tidak bisa melepaskan tangannya dan harus menahan sakit
"Apa dia berdendam dengan ku, sehingga ingin menyakiti tangan ku" batin Alan yang sedang menahan sakit di tangannya
"Ingin mendekati Kristy lihat saja bagaimana aku memberi pelajaran pada mu" batin Nic yang sedang menatap tajam ke arah Alan
__ADS_1