Gadis Manja Yang Di Paksa Mandiri

Gadis Manja Yang Di Paksa Mandiri
Minggat


__ADS_3

Joan hanya membaca pesan dari Cloe, ia pun hanya tersenyum sinis. Membuat Ola yang ada di sampingnya merasa penasaran," ada apa sih Kak, sepertinya dari tadi ada yang mengirim chat pesan terus deh, sampai Kakak nggak fokus denganku?"


"Si anak manja itu ngambek gara-gara aku tak mengajaknya pergi. Bahkan ia mengancam katanya akan pergi ke kampung hari ini juga."


Tanpa ada rasa sungkan Joan menunjukkan semua chat pesan yang dikirim oleh Cloe kepada Ola. Sejenak Ola pun membaca semua chat pesan tersebut.


"Kak, bagaimana jika ternyata Cloe benar-benar pergi ke kampung sendirian? lantas apa yang akan Kakak lakukan coba?" Ola mengembalikan ponsel Joan.


"Ya ampun Ola, kamu percaya saja dengan isi chat pesan ancaman dari, Cloe? aku yakin ini hanya gertak sambal doang. Mana mungkin dia berani pergi ke kampung sendirian, apalagi barusan dia habis telponan dengan orang tuanya dan mengatakan belum bisa pulang ke kampung," Joan tersenyum sinis.


Dia tidak tahu yang sebenarnya jika Cloe benar-benar pergi ke kampung saat itu juga, karena Cloe sudah tidak bisa menahan rasa sakit hatinya lagi. Ia sudah sangat marah dengan kelakuan suaminya itu.


Cloe pulang ke kampung seorang diri dengan mengendarai transportasi kereta api," heran dech, chat pesanku cuma dibaca. Dia pikir aku ini cuma mengancam saja!"


Beberapa menit kemudian...


Cloe sudah memesan grwb untuk ke stasiun kereta di kota C tersebut. Dia sudah di penuhi dengan rasa amarah sehingga tidak memikirkan apapun yang ada di otaknya saat ini adalah pulang ke kampung.


Kebetulan Joan saat itu memutuskan untuk tidur di rumah orang tuanya, ia sama sekali tidak memikirkan kemarahan yang sedang melanda istrinya. Sampai detik ini Joan belum tahu jika Cloe pulang ke kampung.


Beberapa jam kemudian Cloe sudah sampai di stasiun kereta api di kota P. Ia meraih ponselnya dengan rencana ingin meminta salah satu anggota keluarganya untuk menjemputnya di stasiun kereta api, tetapi ia mengurungkannya dan pada akhirnya ia memesan grab.


ada saat sampai di rumah orang tuanya, terhenyak kaget," Cloe katanya kamu tidak bisa pulang, kok tahu-tahu sudah ada di sini, lantas mana Joan?"


"Aku datang sendiri, Pah. Karena merasa bosan di kontrakan dan besok juga libur aku memutuskan untuk pulang. Ka Joan nggak ikut, karena sedang sibuk,' ucap Cloe sekenanya.


Tetapi Papah Oscar bisa membaca kesedihan yang ada di raut wajah Cloe," kamu nggak bisa membohongi papah. Pasti sedang ada masalah di antara kalian, iya kan?"

__ADS_1


Cloe hanya bisa tertunduk lesu. Ia memang tidak bisa berbohong pada papahnya, hingga pada akhirnya ia mengaku," iya Pah."


"Ayok kita duduk di dalam jangan di luar rumah."


Karena kebetulan pada saat Cloe baru datang orang tuanya sedang asyik duduk di teras halaman. Kini mereka bertiga masuk dan duduk di ruang tamu.


"Coba ceritakan pada papah, apa yang sebenarnya terjadi?" tanya papah Oscar mulai menyelidik.


"Aku kesel banget sama Ka Joan, dia itu terlalu egois. Pada saat aku teleponan sama papah dan Mamah tadi sore, dia tiba-tiba pergi tanpa pamit. Pada saat aku panggil, dia sama sekali tidak menghiraukan panggilanku, malah pergi saja."


"Beberapa menit kemudian, dia mengirimkan pesan kepadaku mengatakan bahwa dia sedang ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan, tapi dia bohong Pah."


"Mungkin dia terlupa, hingga memasang status di WhatsApp jika dia sedang bersama dengan Ola di sebuah toko tas-tas branded dan sandal."


"Intinya dia itu selalu egois, tidak pernah mementingkan istrinya, aku selalu tersisih, pah."


"Bagaimana tidak, segala kebutuhan adik dan orang tuanya selalu dipenuhi oleh Ka Joan. Tetapi segala kebutuhanku, aku harus bekerja membanting tulang sendiri dari awal sebelum kita nikah juga seperti itu."


Tanpa ada rasa keraguan, Cloe menceritakan semuanya tentang Joan kepada orang tuanya.


"Cloe, bukannya papah pernah bilang dari awal sebelum kamu menikah dengan, Joan? apakah kamu benar-benar sudah yakin dengan keputusanmu untuk menikah dengannya? apalagi pada waktu itu kamu sering mengeluh menceritakan segala keburukan tentang Joan pada saat kalian berdua masih berpacaran."


"Tetapi kamu menerjang saja nasehat dari papah. Kamu tetap menikah dengannya. Walaupun papah sudah memberikan segala peringatan dan saran kepadamu."


"Jika kamu telah memutuskan untuk menikah dengannya, walaupun kamu telah mengetahui segala kekurangannya. Seharusnya kamu tidak perlu banyak mengeluh. Tetapi kamu harus mencoba menerima segala kekurangan dari, Joan."


"Padahal papah barusan berkataan padamu saat kamu menelpon supaya kamu bisa meredam emosimu, kamu malah pergi seperti ini. papah yakin kamu pasti tidak pamit sama sekali bukan?"

__ADS_1


Cloe menjawab segala perkataan yang papahnya lontarkan barusan.


"Pah, aku kan barusan sudah mengatakan jika aku sudah bilang mau pulang kampung padanya. Tetapi chat pesan aku hanya di baca saja, ia nggak membalasnya sama sekali. Ya sudah aku pergi saja. Mungkin dia pikir aku hanya omong doang sam nggak berani pulang sendiri," ucap Cloe.


"Bahkan sampai saat ini dia nggak mengubungi aku. Aku memang salah, pah. Aku pikir watak dia bisa berubah, makanya aku nekad menikah dengannya. Tetapi ternyata seperti ini. Aku juga percuma telah membuat surat perjanjian pra nikah. Karena Joan tetap saja menomor satukan keluarganya," ucap Cloe kesal.


"Ya sudah, biar kamu nggak marah-marah terus. Sebaiknya kamu istirahat saja dulu. Setelah tidur pastu pikiranmu akan segar," saran papah Oscar.


Cloe menuruti kemauan Papah Oscar, ia melangkah ke kamarnya untuk segera tidur. Walaupun sebenarnya ia tak bisa tidur sama sekali. Dan pada saat tengah malam, Joan menelpon Cloe. Segera Cloe mengangkatnya.


📱' Sayang, aku minta maaf ya. Aku menginap di rumah orang tuaku. Maaf baru memberi kabar. Kamu baik-baik ya."


📱" Ya."


📱" Sayang, tolong jangan marah. Karena kebetulan pada saat aku mau pulang, hujan lebat hingga aku di larang pulang."


📱" Nggak apa-apa, untung saja aku sudah ada di rumah orang tuaku juga. Jika tidak aku pasti akan bertambah sedih."


📱" Apa, kamu nggak usah berbohong dech. Mana mungkin kamu berani pulang sendirian?"


📱" Nggak percaya, lihatlah!"


Cloe mengalihkan panggilan telepon menjadi panggilan video.


📱" Aku nggak berbohong, memangnya kamu yang tukang bohong!"


📱" Ya sudah nggak apa-apa. Karena kamu pulang sendiri, lusa gaei senin kamu bslik kesini sendiri ya?"

__ADS_1


📱" Nggak, aku nggak akan balik lagi ke situ. Untuk apa jika aku nggak pernah kamu anggap ada!'


Saat itu juga Cloe mematikan panggilan videonya.


__ADS_2