Gadis Manja Yang Di Paksa Mandiri

Gadis Manja Yang Di Paksa Mandiri
Kembali Berulah


__ADS_3

Setelah sampai di kontrakan, Cloe diam saja. Dia tak mengatakan apa pun pada Joan. Karena di dalam hatinya masih ada rasa kecewa. Hal ini membuat Joan heran," sayang, kamu kenapa diam saja? apakah kamu sakit, atau kamu belim benar-benar memaafkanku?"


"Aku sedang ingin diam saja, ka. Sedang lelah saja, dan ingin istirahat."


Hanya sepatah kata yang Cloe katakan, setelah itu dia melangkah ke kamar dan merebahkan tubuhnya di ranjang.


"Sebenarnya ada apa dengan istriku? kok wajahnya murung saja ya? bohong kalau dia katakan lelah, karena dari raut wajahnya terlihat sekali. Bukan rasa lelah yang sedang dia rasakan," batin Joan.


"Biarkan saja dech, dia tidur. Jika aku terus saja bertanya malah yang ada nantinya dia semakin bertambah murung, dan kembali lagi kita bertengkar," batin Joan.


Cloe memejamkan matanya terlelap dalam tidur. Sementara ponsel Joan tiba-tiba berdering yang ternyata panggilan telepon via video dari Ola. Joa lekas mengangkatnya dia duduk di balik tembok yang membatasi kamar.


📱" Ada apa, Ola sayang?'


📱" Ka Joan, bagaimana sih? katanya hari Minggu ini kita akan piknik sama mamah papah juga..Tapi dari ponselnya kok baru aktif. Ini sudah malam pula."

__ADS_1


📱" Maaf ya, Ola. Ini kaka baru sampai kontrakan, karena habis dari kampungnya Cloe."


📱" Ya..payah banget dech kakak! bohong sama Ola. Sudah nggak sayang ya sama Ola? Sejak Kaka menikah banyak perubahan."


📱" Kok Ola bilang begitu? kemarin kan sudah Kaka belikan tas dan sendal juga. Terus setiap Ola minta apa pun kakak belikan. Masa ngomong begitu sih?"


📱" Ola benci dech sama, Ka Joan!"


Tut Tut Tut Tut Tut ...


"Ini semua gara-gara Cloe, jika dia tidak ngambek pasti aku saat ini sedang piknik bersama Ola dan orang tuaku."


"Oh..jadi gara-gara aku liburanmu beserta keluarga gagal? seharusnya kamu nggak usah menjemputku. Biarkan saja aku tinggal di kampung."


"Kamu juga bohong padaku bukan? katanya hari minggu akan lembur di kantor ternyata yang sebenarnya kamu akan pergi liburan bersama adik dan orang tuamu."

__ADS_1


"Mau sampai kapan sih kak kamu seperti ini selalu membohongi aku? jika kamu tak ikhlas menjemputku, seharusnya biarkan saja aku berada di kampung. Dengan begitu kamu bisa pergi liburan bersama keluargamu."


Joan gelapan, karena dia kaget tiba-tiba Cloe mengatakan banyak hal," aduh, ketahuan deh. Aku pikir Cloe benar-benar tidur nyenyak, malah dia mendengar semua percakapanku dengan Ola."


"Kenapa diam saja, sudah kehabisan kata-kata untuk berbohong atau sedang memikirkan suatu kebohongan yang lain? untuk menutupi kebohonganmu yang barusan," tegur Cloe pada saat melihat Joan diam saja.


"Bukan seperti itu sayang, kamu pasti telah salah paham. Dengan apa yang barusan kamu dengar," elak Joan.


"Pendengaranku masih normal, aku mendengar jelas apa yang kamu bicarakan bersama Ola. Aku juga sempat mendengar gerutuanmu," ucap Cloe kesal.


Kembali lagi Joan tidak bisa berkata apapun, dia hanya diam saya sesekali menggaruk-garuk tengkuknya yang tak gatal, dia salah tingkah.


Cloe pun memutuskan untuk keluar rumah, dia berganti pakaian dan berlalu pergi dari hadapan Joan tanpa ada kata.


"Sayang, kamu akan kemana?" Joan mencekal lengan Cloe.

__ADS_1


"Nggak perlu cemas, aku hanya ingin jalan-jalan saja."


Tetapi Joan tak mengizinkan Cloe pergi sendirian. Ia pun menemani Cloe, walaupun Cloe Engan dengannya saat ini.


__ADS_2