Gadis Manja Yang Di Paksa Mandiri

Gadis Manja Yang Di Paksa Mandiri
Godaan Mantan


__ADS_3

Cloe ikut kesal pada mantan pacar Joan yang sempat chat pada suaminya tersebut.


"Kenapa juga mantannya tiba-tiba mengubunginya ya? aku nggak ingin dech jika suatu saat nanti mereka itu CLBK. Aku harus benar-benar menjaga dan waspada selalu jangan sampai kecolongan," batinnya kesal.


Pada saat mereka berada di tempat kerja, sang mantan datang dan dia membeli saksh satu produk yang ada di toko tersebut.


Joan ingin sekali menghindarinya, tetapi kebetulan semua karyawan sibuk dengan masing-masing pelanggannya. Hingga terpaksa Joan turun tangan melayani Marsya.


Untung saja Cloe telah selesai melayani pembelinya. Hingga dia pun menghampiri Joan dan Marsya.


"Aduh, gawat! jangan sampai ribut, aku juga nggak ingin Clos salah paham padaku,' batin Joan.


"Hay, mba. Ada yang bisa aku bantu? mba sedang butuh kulkas beraksi pintu, di sini banyak loh berbagai merk dan ukuran," ucap Cloe berusaha ramah dan pura-pura nggak tahu siapa itu Marsya.

__ADS_1


"Heh, SPG. Aku hanya ingin di layani oleh Joan saja," ucapnya ketus.


"Marsya, memang tugas dia melayani semua orang. Sementara aku di sini sebagai atasan mereka Dan asal kamu tahu ya, dialsh istriku. Jadi tolong jangan bersikap kasar padanya."


Marsya terperangah pada saat Joan memperkenalkan Cloe sebagai istrinya," astaga Joan, jadi kamu memilih wanita modelan begini untuk kamu jadikan istri?"


Cloe kesal sekali pada saat dirinya di ejek oleh Marsya. Tetapi dia mencoba untuk menahan rasa emosinya. Karena dia ingat selalu pesan papahnya untuk tidak gampang emosi," di sini aku sedang di uji, apakah aku mampu menahan rasa amarahku ini."


"Kamu menghinanya, sama saja menghinaku karena kami sudah menyatu. Dia ini lebih baik darimu, karena tidak mengobral tubuhnya. Akulah orang yang pertama mendapatkan kesuciannya. Sedangkan kamu, apa? malah terang-terangan mengaku padaku jika kamu pernah melakukan hal itu pada pria lain. Di saa aku sudah ingin melamarmu."


"Seharusnya kamu koreksi diri, jangan selalu merasa diri lebih baik dari wanita lain. Kamu memang cantik, tetapi kecantikanmu ini di obral murah!" ejek Joan.


"Mba, jika ingin membeli ya membeli tetapi jika mba datang kesini untuk menggoda suamiku, aku tidak akan tinggal diam. Apa mba ingin aku teriaki sebagai pelakor? apa mba ingin kecantikan paripurna mba ini hilang dari peredaran dengan adanya cap pelakor?" ancam Cloe.

__ADS_1


Hingga pada akhirnya, Marsya membeli satu kulkas. Itu pun dia meminta di layani oleh SPG yang lain. Dia sempat menatap tajam ke arah Joan dan Cloe.


Di dalam hatinya penuh dengan umpatan," sialan banget, istri Joan berani sekali padaku. Aku juga heran, kenapa juga Joan menikah dengan wanita jelek seperti dirinya."


Marsya berlalu pergi dari toko tersebut, dengan penuh kekesalan dan kekecewaan. Sementara pada saat Cloe akan melayani pembeli yang baru datang, tiba-tiba Joan mengecup keningnya. Hal ini sontak saja membuat heboh semua yang ada di toko.


"Walah...ini di toko loh. Nanti saj kalau sudah di rumah cipika cipiki nya."


"Waduh...bikin iri saja deh."


"Wah, mba itu pacarnya apa?" tanya seorang pembeli yang akan di layani oleh Cloe.


"Bukan pacar, tetapi suami saya, Bu."

__ADS_1


__ADS_2