GAIRAH SANG MERTUA

GAIRAH SANG MERTUA
chapter 38


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


David melotot ke arah Sandres,bisa-bisa anak angkat nya ini malah berubah haluan membuat nya merasa semakin kesal dan marah juga tapi mana mungkin dia nampak kan pada Sandres. Walaupun dia takut akan hal itu,tapi dia harus terlihat seperti berusaha untuk mendukung pernikahan mereka.


"Hmmm ya,kau bisa mencoba nya . Itu lebih baik " ucap David pada akhirnya ,dia merasa marah tapi dia ngak bisa mengatakan apa pun .


Sandres menahan tawa nya ,dia melihat dengan jelas sekali kalau papa nya itu sangat kesal . Sandres memilih meninggalkan nya, dia berjalan menuju kamar nya karena memang dia merasa sangat mengantuk.


Sementara di kamar nya,laras masih duduk . Dia mendengar ucapan David yang mengatakan kalau dia sudah tidur,dia memilih untuk menonton film dewasa yang bisa membangkitkan gairah nya . Dia ingin menuntaskan hasrat nya segera dan kemudian dia tidur,dia pun membuka pakaian nya dan mulai memainkan daging kecil di daerah sensitif nya.


Tubuh laras menegang saat dia mencapai puncak nya, setelah itu dia pun tertidur dengan tubuh polos nya yang sudah di tutupi selimut . Rasanya cukup menyenangkan melakukan hal seperti itu,padahal waktu belum menikah . Laras tidak pernah memikirkan hal-hal seperti itu,tapi kini dia malah senang dengan permainan tangan nya .


Malam sudah semakin larut ,david belum juga tidur . Dia merasa takut jika Sandres melakukan apa yang dikatakan nya,mana mungkin dia bisa diam saja. Kepalanya terasa mau pecah membayangkan jika Sandres bersatu dengan laras,dia tau kalau selama hampir sebulan ini Sandres tidak menyentuh laras sama sekali makanya laras berniat mencium nya tadi


Mengingat ciuman kaku yang diberikan oleh laras ,membuat david tersenyum. Ada rasa lega dihati nya, dia cukup yakin kalau Laras mulai ada rasa padanya . Dia yakin jika kalau Laras membutuhkan belaian nya ,hingga akhirnya dia memilih untuk keluar dari kamar nya.


David berjalan mengendap-endap seperti maling,dia ingin masuk ke kamar Laras tapi ternyata kamar itu dikunci sehingga david hanya bisa mengetuk nya dengan pelan sambil memanggil laras. Untung nya kamar Sandres cukup jauh dari kamar tamu yang ditempati oleh laras,sehingga dia ngak akan mendengar suara david.


Tok.....tok....


"ras...laras" panggil david dengan pelan sambil celingukan memperhatikan sekeliling nya.


David ingin segera memberitahukan apa yang dia dengar dari Sandres,dia ingin meminta pendapat dari laras . Jika memang laras ingin memperbaiki pernikahan nya maka dia hanya bisa mendukung nya saja,walaupun dia akan merasa kan sakit dihati nya.

__ADS_1


"ras...laras,kamu beneran sudah tidur ya ?" tanya David ,dia masih berusaha untuk membangunkan laras .


Di dalam kamar nya,laras mendengar suara ketukan pintu kamar nya dan suara david. Dengan sedikit mata yang masih terpejam,laras bangun dan berjalan ke pintu,disaat bersamaan juga david sudah berbalik ingin pergi dari sana karena dia pikir laras ngak akan membuka pintu nya .


"Papa? ada apa ?" tanya Laras saat melihat punggung david,dia sudah merasa kedinginan sekali.


David yang mendengar suara pintu terbuka dan suara laras langsung tersenyum dan berbalik,mata nya membulat sempurna saat melihat tubuh polos laras yang mulus dan putih. Seketika gairah di tubuh nya bangkit,dia merasakan hawa panas yang sudah menyelimuti tubuh nya .


"Hmmm....ada apa pa?" tanya Laras yang masih merasa ngantuk.


Laras tidak menyadari keadaan nya karena dia memang masih sangat ngantuk ,david kembali celingukan dan mendorong tubuh laras untuk masuk kedalam kamar Laras. Membuat Laras langsung tersadar dari ngantuk nya ,karena laras merasakan tangan david yang hangat menyentuh kulit bahu nya.


Ceklek


David langsung mengunci pintu kamar Laras dari dalam,kemudian dia berbalik dan menatap ke arah mata laras yang sudah terbuka. Laras masih belum sadar dengan kondisi nya ,dia hanya sudah tak mengantuk lagi


"kamu menggoda saya hhmm?" tanya David yang sudah memandang setiap jengkal tubuh Laras dengan tatapan berkabut gairah .


Laras mengernyitkan dahi nya,dia mengikuti arah pandang tatapan mata david. Kemudian dia berteriak karena terkejut,dia mengambil selimut nya yang berada diatas tempat tidur dan dengan cepat menuju tubuh nya. Tapi ku ingin memang dia lagi sial,selimut yang cukup panjang dan lebar itu akhirnya membuat kaki nya tersandung.


"aaakhh..." teriak laras dan langsung ditahan oleh david,tubuh mereka kini sudah berada diatas tempat tidur.


Laras berada dibawah tubuh David dengan keadaan polos lagi,karena selimut yang menyandung kaki nya sudah berada di lantai . Tubuh laras sudah terekspos ,laras menutupi bagian dada nya dengan kedua tangan nya .

__ADS_1


"aku sudah melihat nya ,kau benar-benar cantik luar dalam " bisik david


Wajah kedua nya sudah sangat dekat sekali,nafas mereka juga sudah saling menyentuh di wajah masing-masing. Laras juga merasakan sesuatu menusuk di sela paha nya ,membuat nya kembali mengingat apa yang dilakukan oleh david beberapa hari yang lalu .


"Hmmm....tubuh mu wangi sekali" ucap David dengan pelan,dia mencium bagian belakang telinga laras dan turun ke leher nya.


Laras menahan nafas nya, jantung nya sudah berdetak tak karuan seperti akan keluar dari tempat nya . Tubuh nya juga terasa sangat panas,membuat nya merasakan sesuatu sensasi yang berbeda.


"aku akan memberikan sesuatu yang belum pernah kau rasakan,itu jika kau mengijinkan nya " ucap David


Kini david sudah menghentikan ciuman nya dileher laras,dia menatap mata laras dan menunggu jawaban nya . Jika laras tidak menginginkannya maka dia akan segera keluar dari kamar itu ,karena dia ngak akan mungkin bisa menahan nya .


Kata david yang sudah bergairah masih menatap ke arah Laras,dia menampilkan wajah memohon nya hingga laras menganggukan kepala nya dengan pelan. Senyuman senang pun terbit dibibir david,dia juga ingin merasakan sensasi yang dikatakan oleh david.


Dengan perlahan david menarik tangan laras yang masih menutupi dada nya ,wajah Laras sudah memerah. Dia memalingkan wajah nya saat kedua tangan nya sudah terbuka,david memperhatikan bentuk bukit kembar milik Laras yang berisi dan sangat menggodanya.


"Bolehkan ? " tanya David dengan lembut.


"pakai mulut ? apa tangan hhmm ?" tanya David lagi membuat Laras merasa bingung,dia menatap mata david dengan wajah nya yang menggemaskan.


"Kau ingin kedua nya ?" tanya David dengan lembut lagi


"begini hhmmm?" tanya David yang kini sudah meremas salah satu bukit kembar milik Laras,sedangkan lidah nya sudah berada di pucuk nya dan menjilati nya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2