
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Karin memang terbilang sangat tomboi,tidak ada pria yang bisa mendekati karin. Bahkan karin tidak memiliki teman dekat sama sekali,baik wanita maupun pria. Hanya laras saja yang selalu menjadi teman dekat nya, kalau sekedar teman di sekolah nya banyak dan selalu bersikap biasa saja.
Kedua orang tua karin merasa bersyukur melihat karin hamil dan memiliki pria yang menyukai nya dari dulu,tapi mengapa harus Sandres. Walaupun mereka tau kalau Sandres tidak menyentuh laras sama sekali,tapi tidak mungkin mereka menerima Sandres begitu saja.
Mereka menyerahkan seluruh keputusan pada kedua anak nya, mereka tidak perduli dengan omongan orang lain. Yang penting bagi mereka kebahagiaan anak nya ,untuk urusan seperti yang lainnya bisa mereka atasi dengan uang. Walaupun mereka ngak begitu banyak memiliki uang ,tapi cukup untuk membayar hal-hal seperti itu.
"eekkhmmm....karin,kakak ingin bicara dengan mu berdua" ucap Laras dengan serius.
Laras berjalan menuju kamar nya ,karin yang juga sudah berdiri pun mengikuti kakak nya. Dia yakin jika yang ingin dibicarakan oleh kakak nya pasti mengenai Sandres,karena dia masih yakin kalau kakak nya masih mencintai Sandres.
Laras menutup pintu kamar nya dan mendekati karin yang sudah duduk di sofa didalam kamar nya, dia mengambil tangan adik nya itu dan menggenggam nya dengan erat.
"menikah lah dengan kak Sandres" ucap Laras membuat karin mengernyitkan dahi nya dengan cukup dalam.
"aku akan menikah dengan papa david" ucap Laras lagi dengan tersenyum malu-malu,ngak seperti saat dulu laras menceritakan mengenai Sandres.
"kak....pipi mu memerah ,beneran kakak suka dan cinta dengan papa david?" tanya Karin yang masih ngak percaya dengan apa yang dikatakan oleh kakak kesayangan nya ini
"ya....aku akan menikah dengan papa david jika kau juga menikah dengan kak Sandres,dia benar-benar serius dengan mu. " jelas laras ,dia sudah yakin kalau Sandres juga mencintai adik nya itu
__ADS_1
"kak,aku belum menyukai atau mencintai nya. Aku ngak mau,aku masih benci dan kesal dengan nya " jawab Karin dengan nada kesal nya ,walaupun sebenarnya dia sangat butuh sekali belaian dan sentuhan dari Sandres tapi dia masih marah karena Sandres sudah menyakiti kakak nya .
"coba lah,pikirkan anak kalian jika dia lahir. Paling ngak, kalau kalian menikah. Kalian bisa mencoba saling mencintai " jelas laras dengan pelan
"sebaiknya kakak menikah duluan dengan papa david,aku akan menikah setelah anak kami lahir " jawab Karin dengan tenang dan santai.
"aku lihat kalau kakak seperti nya sangat mencintai papa david,begitu juga dengan papa david. Tadi saat dimeja makan,seperti nya papa david sedang marah" ucap karin yang masih memperhatikan wajah Laras
"seperti nya papa david kesal sama kakak ,karena kakak ngak mau menikah dengan nya kan?" tanya Karin dengan nada menggoda nya
Laras menganggukan kepala nya ,dia merasa bersalah karena hal itu. Kemudian dia menatap ke arah Karin yang sudah tersenyum lembut ,karin pun menganggukan kepala nya juga .
"Baiklah,sebaiknya kita bicara kan semua nya sekarang . Agar kami bisa mempersiapkan semua nya ,apalagi pernikahan kami belum terdaftar di negara jadi ngak akan masalah untuk kakak menikah lagi " ucap Laras dengan nada senang nya ,karin pun menganggukan kepala nya
Karin merasa senang melihat wajah bahagia pada Laras,dia ikut bahagia melihat kakak nya begitu bahagia dan bersemangat. Apalagi saat ini laras langsung berdiri dan menarik tangan nya untuk keluar bersama,dia akan menjelaskan semua nya pada semua keluarga nya.
Semua mata menatap ke arah Laras dan karin yang sudah berdiri didepan mereka,Sandres dan david menunggu penjelasan dari kedua nya dengan Tidak sabaran karena dia berpikir kalau pasti nya karin dan laras akan memberikan kabar membahagiakan bagi mereka berdua.
"eekkhm.....karin sudah memberikan kabar bahagia,dia merestui kita menikah sayang " ucap Laras dengan senang,dia langsung mendekati david yang masih duduk dengan santai dan duduk dipangkuan pria itu Kemudian memeluk leher david senna erat.
Sandres tersenyum senang,dia menunggu karin melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh laras pada david. Dia juga ingin diperlakukan seperti itu ,apalagi laras tidak malu-malu untuk memeluk dan mencium david didepan semua orang yang ada disana.
__ADS_1
"dan aku ngak akan menikah dengan kak Sandres,aku ingin melahirkan anak ku lebih dulu baru aku menikah . Tapi tergantung dia,mau menunggu ku atau ngak" ucap karin dengan tenang
Sandres yang tadi nya sudah tersenyum senang,kini terdiam dan menatap ke arah Karin dengan tatapan yang datar. Dia merasa terkejut juga sakit dihati nya, dia ingin segera menikahi karin .
"itu pun jika dia ingin menunggu ku,jika dia bosan dan sudah menemukan wanita lainnya . Ya ngak masalah,aku akan mencari pria lain untuk dijadikan suami dan ayah bagi anak ku " jelas karin sambil tersenyum dan mendekati mama nya dan memeluk tubuh mama nya dengan lembut
"semua terserah pada mu,kami akan mendukung semua yang kalian ingin kan . Kami hanya ingin kebahagiaan kalian berdua sayang "ucap mama karin yang membalas pelukan putri kedua nya.
"tapi....Aku ingin merawat karin saat dia hamil anak ku,apa ngak boleh kami menikah saja lebih dulu dari pada papa dan laras?" tanya Sandres yang ngak terima dengan keputusan karin
"Kau bisa tinggal disini dan merawat karin hingga karin melahirkan kemudian kalian menikah,kami ngak masalah akan hal itu " ucap mama karin,dia tau bagaimana saat hamil .
Mama karin yakin jika karin juga mengalami hal yang sama seperti saat dia hamil dulu,selalu ingin di belai dan di sentuh . Ingin di perhatikan dan dipeluk ,walaupun mama nya karin tau kalau karin belum menyukai Sandres tapi masa-masa kehamilan membuat nya ingin disentuh dan menyentuh juga .
Papa karin melotot ke arah istri nya, dia tidak setuju dengan hal itu tapi berbeda dengan wajah senang di bibir Sandres. Dia sudah tersenyum senang,kemudian menganggukan kepala nya .
"Baiklah ma,besok aku akan melakukan konfirmasi ke media. Kalau pernikahan ku dan Laras hanya kesalahan saja,aku juga akan menjelaskan semua nya " jelas Sandres dan mama nya karin menganggukan kepala nya dengan cepat
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1