
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Jantung nya semakin berdebar saat mobil sudah memasuki halaman rumah karin,Sandres semakin terlihat gugup. Dia ingin saja membawa lari karin dan menikahi nya entah dimana ,apalagi papa kandung nya seorang mafia . Mungkin papa nya karin semakin tidak merestui mereka,kepala nya terasa mau pecah memikirkan hal itu.
"ayo turun,kenapa masih didalam mobil saja " ucap mama Sandres dengan bingung,marco sudah berada disamping nya dan ikut merasa bingung dengan sikap dan wajah Sandres yang sudah memucat.
Karin yang mendengarnya langsung membuka mata nya,dia ngak tau kalau mereka sudah sampai karena dia sudah tertidur. Mungkin karena kehamilan nya membuat nya sering tertidur dan kelelahan ,apalagi tadi malam bercinta cukup lama .
"sudah sampai ?" tanya Karin yang menatap sekeliling nya
"sudah sayang,ayo turun " jawab amam Sandres, karin pun ikut turun lebih dulu.
Karin mendorong kursi roda milik mama nya Sandres,mereka masuk lebih dulu . Sedangkan marco masih memperhatikan wajah anak nya yang terlihat gelisah,dia yakin jika Sandres memikirkan sesuatu .
__ADS_1
"ayo....Kenapa masih diam disana? kau tidak ingin melamar karin ?" tanya marco menatap ke arah Sandres dengan tatapan bingung .
"pa...."ucap Sandres dengan ragu tapi kemudian dia menatap ke arah marco,dia ingin menceritakan semua nya tapi dia yakin jika marco pasti tau mengenai dirinya.
"Ngak usah khawatir,semua nya pasti berjalan lancar. Jangan memikirkan apa pun,ada papa disini " ucap marco dengan tegas,aura kebapakan nya benar-benar terpancar di wajah nya.
Sandres memperhatikan wajah tegas marco,sangat cocok sekali menjadi ketua mafia yang disegani dan ditakuti oleh semua orang termasuk pihak berwajib. Dia merasa bangga akan hal itu,kemudian dia menganggukan kepala nya dan keluar dari mobil .
Sandres berjalan dengan ringan,dia senang sekali bisa bersama dengan marco karena dia yakin jika papa nya ini pasti bisa membantu nya untuk membuat papa nya karin merestui nya.
Tatapan mata papa nya karin tertuju pada Sandres,wajah yang semula cuek dan ketus kini tersenyum tipis pada nya . Membuat tubuh Sandres yang tadi nya menegang dan kaku kini sudah normal,dia ikut membalas senyuman itu.
"selamat datang dirumah kami,silahkan duduk " ucap papa karin dengan sopan dan ramah .
__ADS_1
Marco merangkul bahu Sandres, dia duduk di samping Sandres. Semua nya memperhatikan kedekatan mereka,wajah mereka yang terbilang sangat mirip membuat semua orang percaya kalau Sandres memang anaknya marco .
Semua barang yang mereka bawa ,diletakan diatas meja. Bahkan sebagian diletakan di lantai bawah meja karena sangking banyak nya . Kedua orang tua karin sampai tak menyangka mendapatkan lamaran putri nya sebanyak ini.
Sewaktu laras dan david dulu, mereka mendapatkan lamaran juga tapi tidak berlebihan seperti ini . Mereka hanya bisa tersenyum saja,mungkin karena Sandres baru saja bertemu dengan kedua orang tua nya makanya perlakuan yang dilakukan oleh orang tua nya sedikit berlebihan .
"terima kasih atas sambutan nya pak,bu. Kedatangan kami kesini ingin melamar karin,maaf kan perlakuan anak kami sebelum nya karena sudah membuat karin hamil duluan sebelum menikah "jelas marco dengan tegas.
Semua orang menatap tak percaya pada apa yang dikatakan oleh marco,terlihat sekali kewibawaan nya. Membuat mereka kagum dan merasa kalau marco memang cocok menjadi ketua mafia yang disegani dan dihormati oleh semua orang,Sandres pun berpikir demikian.
Sandres bangga memiliki papa seperti marco,dia bersyukur akan hal itu. Terlihat jelas kalau marco memang sangat menyayangi nya dan memberikan yang terbaik untuk nya saat ini.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘