GAIRAH SANG MERTUA

GAIRAH SANG MERTUA
chapter 67


__ADS_3

❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Buuuugghh


Pukulan pun diberikan oleh si bos mafia,dia memukul dan menendang tubuh sandi sehingga sandi tersungkur dilantai yang cukup jauh dari pria yang dipanggil bos itu. Semua orang terkejut,mereka tidak menyangka jika si bos langsung memukul dan menendang sandi tanpa aba-aba.


"bos....uuhhukk...uuuhuuk,kau kenapa ? aku salah apa " tanya sandi dengan bibir yang sudah robek dan terbatuk-batuk, karena pukulan yang cukup keras dia dapatkan di wajah nya sedangkan kaki si bos sudah menendang perut sandi.


"buka ikatan nya" bentak pria yang dipanggil bos itu pada salah satu orang yang ada disana,membuat mereka mengernyitkan dahi nya dan menatap ke arah Karin.


"Tunggu apa lagi hah? Jangan sampai kalian aku buat tidak bisa berjalan lagi " bentak pria itu lagi dengan cukup keras


Mau tak mau salah satu temannya pun membuka ikatan pada tubuh karin,sandi terdiam . Dia tak bisa lagi mengatakan apa pun ,dia hanya bisa melihat tubuh karin di buka tali nya dari belenggu ikatan yang ngak jelas.


"bos,kami akan memberikan nya pada anda yang pertama setelah itu baru kami akan melakukan nya secara bergilir" ucap sandi yang mulai berbicara, dia ngak mau rencana nya gagal.

__ADS_1


Setelah ikatan karin terbuka,karin langsung mendekati sandi yang baru saja berdiri. Dia memukuli pria itu lagi tanpa ampun hingga sandi tak bisa berbicara sama sekali,tak ada yang membantu nya sama sekali . Mereka masih menunggu perintah dari pria yang di panggil bos tadi ,pria itu hanya berdiri saja di tempat nya.


"berani sekali mencari gara-gara dengan ku hah, kau ingin membuat ku bergilir?" bentak karin dengan kesal,kaki nya terus saja memandangi wajah sandi yang sudah tak sadarkan diri lagi.


"Nona....sudah,sebaiknya anda ikut bersama kami. Tuan muda kami sudah menunggu anda di rumah ketua" ucap pria yang dipanggil bos tadi.


Karin melirik ke arah nya ,dia mengernyitkan dahi nya cukup dalam. Kemudian mata nya menatap sekeliling nya dengan tatapan tajam,dia sana begitu banyak pria yang juga menatap nya.


"Siapa kalian?kenapa aku harus mengikuti mu? " tanya Karin dengan nada datar nya.


Semua orang yang ada disana tak menyangka kalau pria yang mereka panggil bos bisa tunduk pada wanita didepan mereka,yang mereka tau kalau pria tegap didepan nya ini hanya tunduk pada kedua besar mafia yang selama ini mereka hormati dan mereka sayangi.


Ketua besar yang selalu membantu kesulitan mereka setiap saat,mereka menghargai hal itu. Apalagi ketua besar mafia itu tidak pernah menganggap mereka orang lain lagi,dia selalu menganggap mereka keluarga. Tapi tidak jika mereka melakukan kesalahan atau pengkhianatan, maka mereka tidak akan mendapatkan hal yang baik dalam hidup nya.


"kalian mafia?" tanya Karin yang sedang menelisik setiap tempat dan tubuh mereka masing-masing dengan mata nya.

__ADS_1


"ya nona,kami anggota mafia. Tempat ini salah satu markas kami,saya yang bertanggung jawab dengan Semua yang ada disini. Saya akan menyingkirkan sandi karena telah berani berniat buruk pada anda" jelas pria yang dipanggil bos itu.


Karin hanya menganggukan kepala nya, dia merasa keren saat ini. Impian dari dulu saat dia masih remaja,dia pernah melihat salah satu mafia membela seorang wanita tua yang di palak oleh preman pasar. Sejak saat itu,pemikiran karin mengenai mafia jadi berubah. Dia pikir semua mafia hanya ingin membuat keonaran saja dimana-mana, tapi tidak dengan mafia yang dia lihat .


"bagus...ayo,aku ingin lihat siapa ketua besar mafia kalian " ucap karin seperti sebuah perintah untuk nya.


Karin mengikuti langkah kaki pria itu,dia melihat tiga mobil berada didepan markas mereka. Seorang pria lainnya sudah membuka pintu bagian belakang dan mempersilahkan Karin untuk masuk,mobil dibagain tengah dari tiga mobil.


Karin masuk tanpa ragu,dia melihat mobil didepan nya berjalan lebih dulu kemudian mobil yang dia naiki mengikuti dari belakang hingga mobil dibelakang nya juga ikut bersama mereka. Karin merasa sedikit terkejut,dia seperti ratu yang sedang di kawal oleh para pengawal nya.


Karin memperhatikan sekelilingnya ,mencoba mencari bukti nyata . Dia penasaran dengan sosok bos besar yang dikatakan oleh mereka,mengapa bos besar itu menyelamatkan nya seperti ini membuat nya semakin tak sabar ingin segera sampai.


Karin menatap jalanan yang terlihat sepi,dia memperhatikan semua nya dengan baik. Jalan mereka didampingi oleh beberapa polisi lalu lintas didepan,dengan suara serini yang cukup memekak kan telinga membuat karin melotot.


Bersambung

__ADS_1


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2