
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Di dalam kamar david,laras masih setia memeluk tubuh kekar itu. Dia bahkan menelusupkan wajah nya didalam dada bidang milik david yang membuat nya candu,dia merasa tidak ingin melepaskan david .
Rasa nyaman membuat nya terus mendekap tubuh atletis milik david,menghirup dan menggesekan pipi nya didada itu. David tersenyum melihat hal itu,dia menatap kulit mulus milik Laras yang terpampang dengan nyata didepan nya.
Kedua gundukan kenyal milik Laras menempel sempurna di dada nya ,gairah yang tadi nya sudah surut kini mulai bangkit lagi . Sentuhan dan gesekan itu menimbulkan rasa ingin menikmatinya lagi.
David bangkit dan masuk kedalam selimut ,meremas kedua bongkahan kenyal milik Laras dan menghisap pucuk nya yang merah muda. Dengan sedikit kasar,david memberikan tanda disekitar nya membuat laras seketika melenguh merasakan nikmat nya.
"nngghh....pa,masih pagi ih" gimana laras tanpa membuka mata nya, david melihat nya dan tersenyum puas.
David mengecup seluruh permukaan kulit perut laras hingga dia sampai dibagian inti milik Laras,membelai nya dengan tangan nya kemudian memainkan nya dengan lidah nya.
Laras mengangkat bo kong nya dan melengkungkan tubuh nya ke atas,dia merasa sangat gatal dibawah sana. Ingin sekali dia dimasuki oleh david,dia membuka mata nya dan menyibakan nya secara perlahan.
Terlihat jelas David yang sedang sibuk dengan daerah sensitif nya ,membelai ,menghisap dan menjilati nya tanpa ampun. Laras terus mengerang,melenguh dan men de sah dengan manja nya.
"enak?" tanya David yang menatap mata laras yang sayu
"Enak,masukin...gatal" jawab Laras dengan nada manja nya
"nanti....setelah kita menikah,ayo bangun dan bersiaplah. Kedua orang tua mu pasti menunggu kita" ucap David yang segera bangkit dari tempat nya, dia berjalan ke arah kamar mandi dengan cepat.
__ADS_1
Wajah laras ditekuk dengan ketat,dia kesal karena hasrat nya tak kesampaian. Kemudian dia ikut bangkit dari tidur nya ,berjalan menuju kamar mandi yang berada disana.
Terlihat david berdiri dibawah guyuran air dengan kepala yang menengadahkan ke atas sambil terpejam,tangan yang sibuk mengurut bagian bawah nya yang sudah berdiri tegak. David membayangkan miliknya dihisap dan di kulum oleh laras,dia melenguh disaat bersamaan .
Laras yang melihat nya hanya tertawa ,kemudian dia mendekat dan mengambil alih tangan david membuat david terkejut. Apalagi laras melakukan seperti apa yang dibayangkan david sebelum nya, laras mengulum,menjilati dan menghisapnya dengan keras.
David terus mengerang dan men de sah ,berteriak menikmati permainan mulut dan tangan nya laras. Sesekali dia melihat laras melakukan nya dengan manja,hingga akhirnya dia keluar dimulut laras.
David sudah berusaha mendorong wajah Laras agar tidak tumpah didalam mulut nya, tapi laras terus menahan nya dan akhirnya semua nya berada didalam mulut nya.
"kamu ngak jijik ?" tanya David yang kini sudah menatap ke arah Laras yang membersihkan mulut nya, laras menggeleng.
"ini punya calon suami ku ,untuk apa aku jijik " jawab Laras yang langsung mendapatkan kecupan dari david dibibir nya.
Gairah nya kembali naik,tapi dengan cepat dia melepaskan pelukan nya dan memilih untuk membersihkan tubuh nya dengan cepat. Dia ngak mau lepas kendali dan menerkam laras sebelum mereka sah,dia ingin menikmati malam pertama pernikahan nya nanti .
Dulu saat bersama senna,mereka melakukan nya sebelum pernikahan sehingga saat malam pertama terasa biasa saja karena mereka sering melakukan nya setiap hari. David ingin sesuatu yang berbeda dari yang sebelum nya, dia ingin memiliki kenangan bersama laras.
Apalagi jika laras bisa hamil anak nya ,dulu senna selalu mengkonsumsi obat pencegah kehamilan padahal david bisa membuang nya diluar tapi senna tidak mau. David malah ingin senna hamil dan mereka bisa segera menikah dan punya anak,tapi lagi-lagi senna ngak mau dan memilih untuk meminum obat-obatan pencegah kehamilan hingga akhirnya dia benaran ngak hamil selama nya dan menjadi penyakit ditubuh nya .
David ngak mau nanti nya laras juga melakukan hal itu,sehingga david memilih untuk melakukan nya saat sudah menikah. Sehingga mereka bisa langsung punya anak tanpa menunda-nunda lagi,dia ingin anak yang banyak.
Setelah selesai,keduanya keluar dari kamar david dan menuju dapur. Disana sudah ada karin yang duduk dengan manis ,dia sedang sarapan sebelum berangkat ke perusahaan papa nya.
__ADS_1
"pagi...." sapa laras dengan ceria,begitu juga dengan david
"pagi pa...ma" sapa david yang tersenyum canggung,dia tidak terbiasa memanggil pa dan ma karena biasanya paman dan bibi.
"pagi....kalian ngak akan pulang hari ini kan ?" tanya papa Laras dengan tatapan menelisik menatap ke arah David.
"Hhmmm.....ya Pa,kami mau menyelesaikan semua nya dengan cepat agar bisa menikah dengan cepat juga " jawab David dengan tegas
"Jadi kami akan pulang setelah selesai sarapan ,lagi pula ngak mungkin Sandres sendiri yang mengkonfirmasi semua nya " jelas David lagi dengan tenang.
"benar juga,tapi Sandres sudah pulang pagi-pagi sekali. Mungkin sebentar lagi dia sampai " ucap mama nya laras
David dan Laras saling berpandangan, kemudian dia menatap ke arah Karin yang sudah berdiri dan hendak pergi tapi tidak jadi. Karin malah berdiri dengan mata yang juga menatap ke arah kedua nya secara bergantian,mereka menunggu jawaban dari nya.
"dia sudah pamit pada ku tadi malam,minggu depan dia akan kembali. Kalian memang harus membantu nya, agar semua nya berjalan lancar " jelas karin dan langsung berlalu menuju halaman depan rumah nya, dia tersenyum saat mengingat malam panas nya dengan Sandres. Apalagi dia yang memulai nya,bahkan kini dia merasa ingin di sentuh pria itu lagi .
Laras dan David makan dengan cepat,david segera menghubungi Sandres dan menanyakan rencana yang akan dia buat sehingga dia bisa ikut dalam rencana itu. Dia juga ingin membersihkan nama laras dan Sandres agar mereka bisa menikah tanpa ada gosip yang ngak benar.
Laras dan David pun berpamitan dengan kedua orang tua Laras,mereka meminta restu agar semua nya berjalan lancar dan mereka bisa menikah dengan cepat.
David menjalankan mobil nya kembali pulang,dia menggenggam tangan laras sepanjang perjalanan dengan sebelah tangannya . Mereka menikmati kebersamaan itu,membuat hati kedua nya sangat senang .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππππ