GAIRAH SANG MERTUA

GAIRAH SANG MERTUA
chapter 40


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


David duduk dipinggiran tempat tidur dengan perasaan takut,dia sudah mengenakan underware dan celana panjang nya. Dia menunggu laras yang berlari ke kamar mandi setelah menahan batangan miliknya yang ingin muncrat, dia merasa bersalah jadi nya.


David semakin takut jika laras akan menjauhi nya karena jijik dengan miliknya, dia menunggu dengan perasaan khawatir yang berlebihan. Jam sudah menunjukkan dini hari,tapi kedua nya masih sibuk dengan pikirkan masing-masing .


Laras merasa enggan untuk keluar karena malu menikmati segala sentuhan yang di lakukan oleh david, apalagi dia yakin jika david masih berada di kamar nya. Dia bingung bagaimana menghadapi papa mertua nya itu,sehingga dia hanya bisa menghela nafas dan duduk dilantai kamar mandi yang dingin.


Tok....tok....tok....


"laras " panggil david,dia merasa takut jika sesuatu terjadi pada Laras apalagi laras sudah hampir setengah jam berada didalam kamar mandi .


Laras yang hampir tertidur di lantai kamar mandi,kini tersentak dan sadar. Dia pun membuka pintu nya, karena ternyata david menunggu nya disana .


Ceklek


"kamu ngak apa-apa kan?" tanya David dengan nada khawatir.


"ng ngak kok pa,cuma ketiduran aja tadi didalam " jawab Laras yang langsung berjalan menuju tempat tidur nya, kemudian dia naik dan memposisikan tubuh nya untuk tidur.


"Aku ngantuk " ucap Laras lagi ,dia pun memejamkan mata nya.


David tersenyum,dia tau kalau Laras malu. Wajah laras sudah sangat merah sekali,membuat nya hanya bisa berdehem sebentar. David pun ikut duduk dipinggiran tempat tidur laras,dia merasa sudah semakin dekat dengan menantu nya ini .


"Tadi Sandres bilang kalau dia ingin memulai mencintai mu ,memperbaiki pernikahan kalian" ucap David sambil menatap wajah Laras,dia tau kalau Laras hanya berpura-pura tidur saja.

__ADS_1


Tak ada jawaban dari laras,hingga akhirnya david pun menyampaikan apa yang ada dihati nya. Dia akan mengambil keputusan untuk hubungan mereka ke depan nya, jika laras menerima nya atau tidak .


"karin tidak bisa ditaklukkan, makanya dia ingin memperbaiki pernikahan kalian. Papa tunggu jawaban mu,jika kau ingin mencoba mencintai Sandres maka papa akan mundur" ucap David dengan tegas,tetap tak ada jawaban hingga akhirnya david memilih untuk keluar dari kamar nya laras.


David tau kalau Laras sudah mendengar semua nya, dia hanya perlu menunggu saja. David sudah menyiapkan segala nya, dia akan pergi keluar negri jika memang laras dan Sandres akan menjalani kehidupan pernikahan mereka dengan baik .


Lagi pula mereka belum melakukan penyatuan,laras masih perawan dan david ngak akan mengganggu nya jika nanti nya laras ingin serius dengan pernikahan nya dengan Sandres.


Terdengar pintu dibuka,laras membuka mata nya dan menatap ke arah pintu. Dia merasa bingung jadi nya mendengar ucapan David,dia tidak tau harus mengambil keputusan seperti apa nanti nya .


David kembali ke kamar nya ,Dia merebahkan tubuh nya dengan pikiran yang sudah dia putus kan. David akan menunggu keputusan dan sikap laras kedepan nya, jika memang laras ingin memperbaiki pernikahan nya maka dia akan mundur perlahan.


David dan Laras sibuk dengan pikiran nya masing-masing hingga akhirnya mereka tertidur dengan lelap nya hingga pagi tiba,laras bangun seperti biasa nya. Walaupun dia masih mengantuk, tapi dia ngak mungkin diam saja tanpa membuatkan sarapan untuk mereka .


Sandres bangun lebih dulu,dia ingin membicarakan mengenai karin pada Laras. Dia tidak pernah berpikiran untuk mempertahankan pernikahan nya dengan laras,tapi dia akan meminta pendapat laras untuk mendapatkan karin.


Laras menyiapkan semua makanan yang sudah dia masak,dia akan menyusunnya diatas meja makan. Laras sengaja masak yang banyak agar siang nanti dia ngak perlu masak lagi,hanya memanaskan saja . Apalagi siang ini dia sudah mau kabur,kalau berdua dengan david dirumah pasti dia akan canggung .


"Hmmm....papa mana?tumben jam segini belom bangun? Kamu bangunin gih " tanya Sandres yang mencari keberadaan papa nya,biasa nya papa nya bangun lebih dulu.


Laras hanya mengangkat bahu nya saja ,kemudian dia duduk di kursi makan seperti biasa. Dia ingin menikmati makan pagi nya ,mumpung belum ada david. Dia ngak mau kalau nanti nya Dia terlihat gugup didepan Sandres juga david.


"Hmmm....kak laras,tolong bantu aku. Aku ingin karin menerima ku,aku ngak mau dia hamil sendirian" ucap Sandres dengan nada memohon.


"aku juga mau melihat tumbuh kembang anak ku,apalagi saat karin hamil besar. Pasti dia lebih susah untuk bergerak " ucap Sandres sambil menatap ke arah Laras dengan tatapan memohon nya ,dia yakin kalau karin pasti akan mengikuti ucapan kakak nya.

__ADS_1


"aku ngak bisa memaksa nya kak,tapi nanti aku usahakan " jawab Laras,dia senang karena Sandres sudah berubah menyukai wanita bahkan sekarang karin hamil anak nya.


Sudah sebulan lebih semenjak pernikahan laras dan Sandres, mereka hidup tenang tanpa apa pun juga. Menjalani pekerjaan dan aktifitas seperti biasa nya, bahkan laras semakin dekat dengan david. Tapi tadi malam terlalu sangat intim ,sehingga membuat Laras dan David hampir melakukan nya .


Laras masih menikmati makanan nya, dia yakin jika Sandres hanya bercanda mengatakan kalau dia akan memperbaiki pernikahan mereka. Entah apa maksud ucapan Sandres mengatakan hal itu pada david,dia juga ngak mau memikirkan nya.


Kriiing....kriiing...


Ponsel laras berdering,Sandres melihat siapa yang menelpon laras. Senyuman lebar menghiasi bibir nya,dia merasa senang karena wanita pujaan hati nya yang menelpon laras saat ini .


"Ya dek" jawab Laras yang menatap ke arah Sandres dengan bingung ,karena Sandres sudah berpindah ke kursi sebelah nya . Padahal tadi nya Sandres duduk didepan nya, malahan Sandres mengambil ponsel laras yang masih terhubung dari telinga nya .


Sandres menekan tombol loudspeaker, dia ingin mendengar percakapan laras dan karin. Membuat mata laras melotot ke arah Sandres,Sandres segera mengapit kedua tangannya agar laras mengijinkan nya mendengarkan pembicaraan mereka .


"kak....besok aku mau kerumah sakit,kakak ikut ngak ?" tanya Karin dengan semangat.


"kamu kenapa ? sakit apa ?" tanya Laras dengan panik .


"aku ngak sakit kak,cuma mau periksa kehamilan aku . Udah sebulan juga,jadi harus balik periksa tiap bulan nya " jelas karin membuat Laras merasa lega.


"iya,kakak usahakan ya. Besok jam berapa ? kalau ngak kakak pulang siang ini aja ya,biar bisa ngejar ikut kamu pagi trus siang nya baru pulang " ucap Laras dengan bingung.


"iya kak,gitu juga bagus . Lagian jadwal ke dokter nya pagi ,jadi ngak buru-buru kakak kesini nya " jawab Karin.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2