
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Karin terdiam mendengar ucapan mama nya Sandres,dia sudah merasa nyaman bersama dengan Sandres tapi dia masih ragu untuk ke jenjang yang lebih serius seperti ini. Dia takut jika Sandres akan pergi bersama kekasih pria nya itu dan meninggalkan dirinya ,tapi selama beberapa bulan ini Sandres terus bersama nya.
Karin benar-benar sangat bingung,tapi dia yakin kalau Sandres sudah meninggalkan pria yang dulu bersama nya itu. Kemudian dia menganggukan kepala nya, dia akan menerima Sandres untuk menikahi nya.
Sandres langsung memeluk karin tapi dengan mama nya juga karena mama nya berada ditengah-tengah mereka,mama Sandres tertawa cukup keras membuat marco kembali menitikan air mata nya. Dia ngak nyangka masih bisa melihat istri nya sadar dan tertawa seperti ini,rasanya seperti mimpi.
"Terima kasih sayang,jadi kapan kita menikah nya ?" tanya Sandres yang sudah ngak sabar menikahi karin.
"Mama dan papa yang akan melamar karin untuk mu,kau duduk yang manis saja nanti " ucap mama Sandres dengan bangga.
Sandres langsung kembali menangis juga,dia ngak menyangka kalau bisa memiliki kedua orang tua seperti ini. Apalagi mama nya tidak perduli apa pun dan memukul nya seenak nya saja,ngak ada segan atau pun gugup .
Dulu saat Senna masih hidup,senna ngak pernah memperlakukan dirinya seperti itu. Semua nya diberikan dan tidak sekali pun senna memukul nya seperti yang dilakukan oleh mama nya tadi,tapi dia senang mama nya memperlakukan nya seperti itu.
__ADS_1
"kenapa menangis hah?" tanya mama Sandres yang sudah menghapus air mata nya ,sedangkan karin menatap nya dengan tersenyum.
Karin merasa kalau Sandres benar-benar merasa senang saat ini ,karena di sela air mata yang turun . Bibir nya tersenyum, membuat karin tau kalau Sandres merasa bahagia memiliki keluarga lengkap saat ini .
"apa ada yang sakit sayang ?maafkan mama ya ?" tanya mama Sandres dan Sandres pun menggelengkan kepala nya ,dia memeluk tubuh mama nya kembali .
"aku merasa bahagia ma,terima kasih untuk tetap hidup bersama ku " jawab Sandres dengan pelan.
Suasana masih mengharukan,Karin terus menatap pria yang dia tau tidak pernah menangis selama ini. Ternyata Sandres memiliki perasaan yang lembut dan penyayang,terbukti dari dirinya yang dari tadi memeluk tubuh mama nya sendiri.
Sandres menatap ke arah papa nya,marco hanya berdehem saja dan tak menjawab apa pun. Mama nya Sandres memperhatikan wajah semua nya yang ada disana,kemudian dia tersenyum lembut.
"Papa dulu memang ketua mafia besar dinegara ini,papa mu membantu negara menangkap penjualan senjata ilegal dan narkoba. Semua nya dilakukan papa mu karena papa ingin membuat nama mafia bersih,banyak orang yang memandang tak baik pada mafia" jelas mama nya Sandres.
"Papa sudah tua,papa ingin kau yang menggantikan papa memimpin nya " ucap marco dengan tatapan tegas pada Sandres.
__ADS_1
Karin sudah tersenyum lebar,dia senang mendengarnya karena dia tau kalau ngak semua mafia itu buruk. Apalagi nama mafia jelas terbilang sangar dan menakutkan,tapi karin suka.
Sandres ingin menolaknya, tapi melihat senyuman lebar diwajah karin membuat nya ingin mengetahui apa yang ada dikepala wanita yang sudah dia cintai dari dulu.
"aku belum memikirkan hal itu pa,aku masih ingin menikah dan merawat istri dan anakku. Aku juga memiliki perusahaan yang harus aku jalan kan,walaupun aku sudah kembali pada kalian tapi papa david meminta ku tetap mengerjakan berkas-berkas perusahaan seperti biasa nya " jelas Sandres dengan tegas dan tenang.
Marco menganggukan kepala nya ,dia tersenyum dan bangga pada Sandres yang bertanggung jawab dengan apa yang dipegang oleh nya. Dia menatap ke arah Karin,hanya karin yang bisa membuat Sandres berubah pujian . Dari tatapan mata karin,marco tau kalau karin senang jika Sandres menggantikan nya menjadi ketua besar mafia .
"bagaimana menurut mu nak ? Apa sandres pantas menggantikan papa ?" tanya marco yang menatap ke arah Karin,begitu juga dengan Sandres dan mama nya
"ya....aku senang,kan ngak selama nya berada di markas. Jadi Sandres bisa mengurus perusahaan dulu,kemudian saat senggang bisa melihat markas. Aku rasa ngak akan sulit,apalagi ada ketua mafia yang lainnya di setiap markas nya " jawab Karin dengan semangat.
"benar,maksud papa juga seperti itu. Itu pun jika Sandres mau,banyak yang akan membantu nya nanti dimarkas" ucap marco sambil mengangguk-anggukan kepala nya secara perlahan, senyuman dibibir nya tak berhenti begitu saja. Dia merasa menang karena wanita yang dicintai oleh Sandres mendukung nya, dia yakin jika Sandres pasti akan mau menggantikan nya.
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘