
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Malam ini,malam bersejarah dalam hidup nya . Laras sudah duduk didalam kamar nya,pernikahan yang sudah dia susun dengan rapi sudah selesai. Semua tamu undangan juga sudah pada pulang,kaki dan tubuh nya merasa sangat lelah karena menyambut para tamu undangan .
Kini laras terasa gugup dan canggung,dia merasa sedikit takut karena memang dia tak pernah melakukan hubungan suami istri dengan siapa pun. Jantung nya tak berhenti berdebar dari tadi,dia benar-benar gugup dan malu.
Sudah hampir seminggu laras dan david tidak bertemu,rasa rindu sudah menumpuk dihati kedua nya apalagi malam ini adalah malam pertama mereka. Laras sudah pernah melihat video dewasa,dimana akan terasa sakit jika kita akan melepaskan keperawanan.
Laras sudah membayangkan hal itu,dia memang merasa sangat takut tapi pasti nya akan terasa nikmat menurut nya karena dia melihat sendiri bagaimana dirinya dibuai dan disentuh oleh lidah david saat itu. Dia yakin jika david akan melakukan nya dengan pelan juga,dia sudah menantikan hal ini cukup lama.
Ceklek
Pintu dibuka dengan lebar,terlihat tubuh atletis dan kekar didepan pintu dengan senyuman mengembang dibibirnya membuat laras yang tadi nya ketakutan kini ikut tersenyum.
David menutup pintu kamar itu,laras dan david memang memilih untuk mengadakan pesta pernikahan mereka di rumah kedua orang tua nya laras bukan di hotel seperti pertama kali Laras menikah dengan Sandres dulu .
"maaf lama,tadi ditahan sama papa kamu " ucap David yang menatap tubuh laras dari atas hingga ke bawah
"kenapa belum ganti baju?" tanya David dengan pelan,dia tau kalau Laras sedang gugup .
David tau wajah Laras yang berusaha tersenyum padahal dia sedang tidak baik-baik saja,apalagi malam pertama dengan Sandres tidak seperti apa yang akan mereka lakukan saat ini .
"kenapa ? gugup?" tanya David yang sudah duduk disamping tubuh laras, laras hanya menganggukan kepala nya saja .
Bruuk
David menarik tubuh mungil milik Laras kedalam pelukan nya ,dia menghirup aroma sampo yang dipakai oleh laras. Walaupun masih berkeringat,tapi laras tetap terasa lebih wangi.
__ADS_1
"Aku akan melakukan nya pelan-pelan,kamu jangan khawatir. Tidak akan terasa sakit " bisik david membuat Laras sedikit tenang
Dari tadi memang hal itu lah yang laras takuti,banyak yang mengatakan kalau kehilangan keperawanan akan terasa begitu sakit. Dia juga melihat hal itu di video dewasa yang ditonton nya, makanya dia merasa sedikit takut.
"sekarang ?atau mau bersih-bersih dulu ?" tanya David dengan lembut .
"gaun nya....aku ngak bisa buka " jawab Laras,entah kenapa dia memilih gaun dengan kancing dibelakang nya.
Waktu itu laras dan mama nya hanya melihat cantik dan anggun nya gaun pengantin itu ,tidak melihat kalau kancing nya berada dibelakang dan akan kesusahan untuk membuka nya sendiri.
"Aku suka gaun nya, jadi harus aku yang bukain" ucap David.
Dengan perlahan david menurunkan reseliting di belakang gaun nya, sedikit demi sedikit terlihat kulit mulus di balik gaun itu . David menelan saliva nya dengan susah payah,walaupun dia pernah melihat nya tapi malam ini dia bisa langsung menerkam nya dan tidak menahan nya lagi.
Cup
Greep
Gaun milik Laras terjatuh dilantai,hanya ada brra dan underware berwarna merah yang masih melekat di tubuh laras. Jantung laras berdebar tak menentu,begitu juga dengan David.
Ini pertama kali nya David merasakan jantung nya tak karuan,saat malam pertama dengan senna. David terbilang sangat biasa saja,apalagi david sudah sering melakukan nya sebelum pernikahan mereka .
"aku mau mandi dulu" ucap laras yang sudah gugup dan ingin lari ke kamar mandi,entah kenapa laras merasa malu padahal dia sudah pernah seperti ini dihadapan david bagaikan david memberikan kepuasaan yang sangat nikmat
Greep
Terlambat,tubuh laras sudah didekap oleh david. Gairah yang selama ini david tahan sudah tak bisa dia tahan lagi,dia merasa sangat bergairah dan langsung mendorong tubuh laras hingga laras terlentang di atas tempat tidur.
__ADS_1
David langsung menindih tubuh laras,mata mereka saling bertemu . Wajah laras sudah memerah ,dia tersipu malu ditatap begitu oleh David.
"Kau sudah siap?" tanya David yang masih menatap mata Laras
Sebenarnya david ingin menerkam tanpa bertanya tapi ini pertama kali nya untuk laras,dia harus menahan nya dan membuat kenangan indah untuk laras.
"siap ngak siap,kamu juga akan menerkam ku kan ?"ucap laras sambil merengut
cup
"Kau benar ,ayo kita buat anak . Aku ingin banyak anak " jawab David,dia mengecup bibir laras dengan singkat.
Mendengar kata anak banyak,membuat tubuh laras menegang. Dia yakin kalau david ngak akan melepaskannya malam ini,tapi dia juga menginginkan nya.
David mulai menciumi dan memberikan tanda dileher dan bagian depan dada laras,kemudian dia terus turun menyapa kulit perut laras dan memainkan pusar nya dengan lidah . Laras memejamkan mata nya dan menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh David,sesekali dia menatap wajah david yang ternyata menatap mata nya.
Lenguhan keluar dengan manis nya dari bibir laras, membuat david bersemangat hingga akhirnya david sampai di titik inti milik Laras . David mengecup dan menekan lidah nya dari balik underware,milik laras sudah sangat basah.
Sreeeet
Dengan sekali tarikan,underware milik Laras pun luruh dari tubuh nya. Wajah laras yang sayu menatap wajah david yang tersenyum,dia mengelus daerah sensitif milik Laras dengan jari nya Kemudian menghisap sisa basah milik Laras hingga habis .
Laras terus melenguh ,nafas nya tidak beraturan hingga akhirnya tubuh nya lemas dan menginginkan lebih . David bangkit dengan kedua lutut nya sebagai penyangga,dia mengarahkan batangan miliknya didepan daerah sensitif milik Laras .
Menggesek dan menekan nya dengan lembut, memasukan nya sedikit saja membuat laras kesal karena dia ingin lebih dari itu. Tangan laras menarik batangan milik david dan menuntun nya kedalam hingga terdengar suara robekan dari dalam,rasa sakit menjalar dibagian bawah milik Laras.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ