
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Marco sudah berdiri didepan pintu dengan wajah yang bahagia,dia menatap ke arah Sandres dengan rasa senang . Apalagi di samping nya sudah ada seorang wanita paruh baya yang terlihat cantik duduk diatas kursi roda dengan tatapan yang mengarah ke depan.
Sekuriti yang kembali ke pos langsung memberikan kabar pada kepala pelayan di rumah marco sehingga marco dan istri nya langsung menyambut kedatangan Sandres. Dia senang sekali,dia berharap istri nya dapat sadar karena kedatangan Sandres.
"Terima kasih karena sudah datang kesini nak,selamat kembali kerumah " ucap marco dengan senang membuat Sandres merasa sedih mendengar nya ,dia tidak menyangka kalau marco sangat menginginkan kedatangan nya.
"Hhmmm....maaf pak,saya hanya ingin meminta tolong pada anda " ucap Sandres yang merasa ngak enak hati pada marco tapi marco hanya tersenyum saja .
"Ayo masuk lah lebih dulu,kita bicara didalam saja " ucap marco yang mendorong kursi roda milik istri nya yang merupakan mama kandung nya Sandres.
Sandres merasa sedih melihat keadaan mama nya, ingin sekali dia memeluk tubuh kurus wanita paruh baya itu tapi ngak mungkin dia lakukan begitu saja tanpa sebab . Sandres mengikuti langkah kaki marco ,hingga dia duduk di salah satu sofa .
"Ada apa ?" tanya mario yang menatap ke arah Sandres,dia tersenyum karena Sandres menatap ke arah istri nya dengan tatapan yang berbeda.
"Ha...itu,ekkhm.... saya mau minta tolong pada anda untuk mencari calon istri saya,istri saya di culik. Saya bisa saja ke sana tapi saya takut jika nanti nya calon istri saya sudah di lukai oleh mereka,saya tau kalau anak buah anda banyak dimana-mana " jelas Sandres yang langsung sadar .
__ADS_1
"Oh....baiklah,siapa nama nya dan dimana ? saya akan menyuruh anak buah saya untuk mencari nya dan membawa nya kesini " ucap marco dengan santai.
"Terima kasih,saya ucapan terima kasih lebih dulu pak" ucap Sandres dengan wajah yang sudah senang.
Marco tau ,sebelum Sandres datang. David sudah menelpon nya dan menjelaskan semua nya ,marco langsung bergerak menyuruh anak buah nya mencari. Tapi saat ini marco menghubungi anak buah nya ,hanya butuh sebentar saja mengetahui lokasi dimana karin di bawa.
"kamu pasti capek,sebaiknya istirahat saja lebih dulu. Karin akan dibawa kesini,saat ini dia sudah tak sadar kan diri dan kamu bisa hubungi keluarga nya agar ngak perlu khawatir" ucap marco dengan tenang
"ada kamar disana,kau bisa istirahat disana lebih dulu sambil menunggu karin sampai " ucap marco lagi .
"Terima kasih ,tapi hhmm ini istri anda pak ?" tanya Sandres dengan pelan,dia memperhatikan wajah wanita paruh baya yang berada di kursi roda didekat marco.
Sandres memperhatikan wajah wanita yang melahirkan nya, sangat mirip dengan nya membuat nya tersenyum dan tanpa sadar. Sandres jongkok di depan kursi roda istri Marco,dia menangkup wajah wanita paruh baya yang disebut dengan mama kandung nya.
"Heiiii ....kenapa anda diam saja hhmm? Lihat lah aku,anda kenal dengan ku ?" tanya Sandres yang kini menyatukan tatapan mata nya dengan milik mama nya.
Wanita itu masih diam,hingga membuat Sandres mengeluarkan air mata dipipi nya. Tubuh nya bergetar,dia masih tersenyum dengan air mata yang mengalir di pipi nya.
__ADS_1
"Istri ku,sudah lama seperti ini. Setelah mengetahui kalau anak nya meninggal dalam kecelakaan,dia seperti kehilangan jati dirinya juga " jelas marco dengan suara yang bergetar ,menahan tangis nya
"ma...mama " panggil Sandres,dia sedih melihat keadaan mama kandung nya itu. Tiba-tiba dia mengucapkan panggilan itu pada wanita yang melahirkan nya,mata wnaita paruh baya itu sudah mulai berkaca-kaca.
"ini aku Sandres,anak mama. Aku masih hidup ma " ucap Sandres yang sudah menangis dan mengecup kening mama nya.
"hiks....hiks....ma,sadar lah. Aku akan menikah ,sebentar lagi mama juga akan menjadi nenek " ucap Sandres yang menangis cukup kencang
Marco ikut menitikan air mata ,dia tersenyum dan masih menatap ke arah istri juga anak nya yang kini sudah menangis histeris. Mata istri nya sudah mengeluarkan air mata, dia yakin jika istri nya akan segera sadar dan tidak seperti mayat hidup lagi.
"Sayang.....lihatlah,ini Billy. Anak kita,dia masih hidup dan akan tinggal bersama kita disini. Kau tidak ingin melihat Billy menikah hhmm" ucap marco yang ikut jongkok disamping kursi roda milik istri nya .
"hiks....hiks....billy" ucap wanita paruh baya itu dengan pelan,membuat Marco terkejut dan langsung memeluk tubuh istrinya dengan erat .
Sandres ikut memeluk tubuh wanita yang sudah melahirkan nya, billy....dia tidak tau nama itu tapi dia yakin jika itu adalah nama aslinya dulu sebelum dia diberikan nama oleh bu panti .
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ