GAIRAH SANG MERTUA

GAIRAH SANG MERTUA
chapter 63


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Petugas sekuriti yang ada disana langsung berlari ke pos nya ,dia menghubungi kedua orang tua karin dan menceritakan semua nya. Tak ada satu pun yang berani melawan pria yang bernama sandi,pria itu jelas bukan tandingan mereka.


"Bagaimana ini pak? apa perlu lapor polisi ?" tanya petugas perusahaan yang sudah menceritakan semua nya, tapi papa nya karin bersikap biasa saja. Dia berusaha untuk tenang agar mama nya karin tidak merasakan khawatir ,karena dia memang sudah sangat khawatir.


"pak sandi itu salah satu anggota mafia pak,bisa dibilang dia tangan kanan nya bos mafia. Semua orang tunduk pada nya, kita harus bagaimana pak ?saya takut nona karin di apa-apain oleh mereka " ucap petugas itu dengan nada khawatir.


"Dia hanya tangan kanan bos ,tapi calon suami karin merupakan calon bos mafia . Tenang lah" jawab papa karin


Papa karin menghubungi david setelah dia mematikan panggilan ponsel nya dengan petugas perusahaan milik keluarga nya ,dia meminta pada david agar menyampaikan nya pada Sandres karena nomor nya Sandres ngak bisa dihubungi sama sekali.


"skalian kau hubungi papa nya Sandres vid, papa ngak mau kita terlambat membantu karin " ucap papa nya karin dengan tegas.


David hanya menganggukan kepala nya walaupun tak terlihat oleh Papa mertua nya, dia pun menghubungi nomor telepon asisten Sandres dan akhirnya di jawab.


"mana Sandres ?" tanya David tanpa basa basi lagi


"Tuan Sandres ada di sebelah saya tuan ,apa anda ingin bicara ?" jawab asisten pribadi Sandres.


"berikan ponsel mu pada nya" ucap David dengan tegas

__ADS_1


Asisten Sandres pun memberikan ponsel nya pada Sandres, dia memberitahukan kalau david yang menelpon nya .


"ada apa pa? " tanya Sandres dengan malas,karena dia memang merasa sedang sangat lelah.


"ada apa pa?" tanya Sandres dengan nada malas nya .


"kenapa ponsel mu ngak aktif? karin di culik " jelas David dengan ketus.


Sandres terkejut,dia hampir melompat dari duduk nya. Sebelum ponsel nya mati,dia sempat menghubungi karin dan menanyakan keberadaan nya yang memang lagi di dalam kantor nya dan bersiap-siap untuk pulang.


"kapan pa? tadi aku hubungi ,karin masih di kantor nya dan bersiap mau pulang " ucap Sandres yang sudah sangat khawatir.


Sandres langsung berdiri dan berjalan dengan cepat keluar dari ruangan nya ,tubuh nya yang tadi nya merasa lelah. Kini sudah bugar kembali,dia tidak merasakan pegal dan lelah karena saat ini dia sudah sangat khawatir sekali.


"Papa akan hubungi Marco,biar dia yang mencari karin karena kalau menunggu kau kesana pasti akan lama " ucap David dengan tegas dan Sandres hanya menganggukan kepala nya.


"aku akan langsung kerumah nya pa" ucap Sandres dan panggilan telpon mereka pun berakhir.


Marco adalah papa kandung nya Sandres,hanya dia yang bisa membantu saat ini . Tak ada pilihan lain selain meminta bantuan nya,walaupun tempat tinggal marco berada dikota itu juga tapi anak buah marco berserak di setiap penjuru negara.


Marco pernah mendatangi Sandres untuk meminta nya bergabung dengan nya di dunia bawah,dia ingin Sandres menggantikan nya sebagai ketua mafia. Karena dia sudah termasuk tua ,dia ngak mau memberikan jabatan penting itu pada tangan kanan nya.

__ADS_1


Apalagi tangan kanan nya juga ngak mau menggantikan nya, dia akan mengajari Sandres untuk menjadi ketua mafia yang baru dan mengabdi pada Sandres dan marco selama nya .


Marco juga sudah memberikan alamat rumah nya ,dia ingin Sandres menemui mama nya yang saat ini hanya diam dan tidak mengenal siapa pun. Saat Sandres kecil menghilang dan dinyatakan meninggal,mama kandung Sandres langsung pingsan dan histeris seperti orang gila.


Sejak saat itu lah mama nya Sandres tak pernah lagi berbicara dan tatapan nya seperti kosong,dia hanya diam dan tak pernah lagi menampilkan senyuman manis nya . Hal itu membuat marco sedih ,dia terus mencari keberadaan Sandres hingga akhirnya dia tau kalau Sandres masih hidup dan hidup dengan baik bersama david .


Marco pernah mengajak Sandres untuk kerumah nya dan bertemu dengan ibu kandung nya ,tapi Sandres tidak mau dan memilih berpura-pura tak tau padahal dia sangat merindukan kedua orang tua nya . Sandres merasa kesal dan belum menerima semua nya hingga kini dia harus datang kerumah itu ,pertama kali nya dia akan menginjakan kaki nya disana.


Sandres masuk dengan cepat,dia berjalan menuju halaman rumah yang cukup luas itu. Banyak sekali bunga-bunga dihalaman itu,ada dua sekuriti yang mendekati nya saat Sandres memperhatikan sekeliling nya


"Maaf ,anda mencari siapa ?" tanya salah satu sekuriti


"pak marco,saya Sandres. Saya ingin ber..." jawab Sandres tapi langsung dipotong oleh sekuriti yang lainnya .


"eh tuan muda,silahkan masuk " potong nya,membuat Sandres mengernyitkan dahi nya tapi dia tetap diam karena memang dia lagi mengkhawatirkan karin saat ini.


Sandres mengikuti salah satu sekuriti yang berjalan masuk kedalam,sedangkan yang satu nya sudah kembali ke post penjagaan yang berada di dekat pagar rumah itu yang cukup tinggi.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2