Gembok Takdir

Gembok Takdir
Aku Mencintai Seseorang, Tapi Tidak Bisa Menemuinya Lagi


__ADS_3

Kyuhyun hanya menurut dan tidak menjawab pertanyaan Hanwu. Sekertarisnya itu cukup pintar, ia akan memahaminya jika diberikan kesempatan. Mereka duduk dimeja makan dan menikmati masakan ibu Hanwu yang memang sangat otentik dan enak.


“Ternyata Hanwu tidak berbohong saat mengatakan kalau masakan bibi sangat enak.” Kyuhyun tersenyum saat mencicipi makanan yang diberikan ibu Hanwu.


“Kau sangat pandai memuji, bibi hanya memiliki dua anak dan mereka jarang makan dirumah.”


“Aku cukup terkejut Hanwu dan Hansen tidak menjadi gemuk dengan masakan bibi, tapi mereka bahkan melewatkan makanan enak ini?”


“Kami jarang makan dirumah karna tidak ingin gemuk.” Sela Hanwu dengan suara rendah.


“Omong kosong, masakanku selalu seimbang dan bergizi.”


“Ya, tapi ibu memberi kami makanan untuk porsi tiga orang…” gumam Hanwu. Kyuhyun tersenyum saat mendengarnya.


Ibunya juga selalu menambahkan makanan ke piringnya dan memintanya untuk makan yang banyak.


“Kau ingin menjaga bentuk badanmu, tapi gadis cantik di rumah sebelah tidak berhasil kau dapatkan!” Ibu Hanwu berkata sambil mendengus kesal. Ia ingin memiliki menantu perempuan yang akan menemaninya.


“Oh, kau gagal mendapatkan pacar? Padahal saar bekerja denganku banyak gadis cantik yang melirikmu…” Kyuhyun berkomentar dengan santai.


Hanwu memiliki wajah tegas dan tampan, ia juga bisa berbicara dengan baik kepada siapapun. Tidak heran jika banyak gadis yang jatuh hati padanya.


“Aku hanya belum ingin menikah… aku tidak punya waktu untuk berkencan juga.”


“Aku bisa memberimu libur dua hari diakhir pekan untuk kau berkencan.”


“Lupakan! Perusahaan sedang berada di masa awal pengembangan, setelah sedikit berjalan, bebanku akan lebih ringan. Saat itu aku akan mencari gadis baik untuk kubawa pulang.”


“Bukankah bibi mengatakan ada gadis cantik tetangga?”


“Huh, gadis itu sudah menikah bulan lalu! Hanwu terlalu lamban bergerak padahal jelas-jelas dia gadis baik yang menyukainya.”


Kyuhyun menepuk bahu Hanwu dengan simpati. Ia mungkin bisa menebak alasan pria ini tidak menerima gadis itu.


“Bagaimana denganmu Kyungsoo? Kau sudah mempunyai kekasih?” Ibu Hanwu mengalihkan pembicaraannya ke arah Kyuhyun.


“Aku memang mencintai seseorang, tapi sekarang kami tidak bisa bertemu lagi.” Kyuhyun menatap kearah cangkir ditangannya, menyembunyikan kesedihan dikedua matanya.


“Oh, gadis itu sudah meninggal?” Tanya Ibu Hanwu dengan hati-hati.


“Tidak, untungnya dia masih hidup.” Kyuhyun tersenyum samar. Ya, setidaknya gadis itu masih hidup. Jika tidak, ia pasti sudah gila.


“Lalu mengapa, apa dia sudah memiliki kekasih?” Hanwu ikut penasaran. Ia tidak pernah melihat bosnya dekat dengan wanita manapun. Kyungsoo pasti masih sangat mencintainya.


“Tidak.” Kyuhyun meniup daun the dicangkirnya dan menyesap minumannya dengan pelan.


“Gadis itu sudah menikah?”

__ADS_1


“Tidak, setahuku dia masih lajang.”


“Lalu apa yang kau tunggu, jika kau menyukainya temui gadis itu dengan jantan.” Ibu Hanwu sedikit gemas, mengapa pria muda sekarang tidak tertarik untuk menikah?


“Seseorang mengatakan bahwa salah satu dari kami akan meninggal jika kami bertemu.” Kyuhyun menghela nafas berat dan mengatakan yang sebenarnya.


“Hey… takhayul macam apa itu. Dukun mana yang mengatakannya.” Ibu Hanwu menggeleng dengan tidak setuju. Ia mengira bahwa seorang peramal mungkin mengatakan omong kosong itu kepada Kyungsoo agar dia melajang seumur hidup.


Kyuhyun yang mendengarnya hanya tertawa pedih. Dia juga tidak ingin mempercayainya, tapi orang yang dipanggil dukun oleh Ibu Hanwu bahkan bisa memutar waktu dan menyelamatkan kekasihnya. Mau bagaimana lagi?


Melihat Kyungsoo yang tidak ingin membahas mengenai kekasihnya, Hanwu hanya menambahkan minuman kedalam cangkirnya dalam diam.


“Bagaimana dengan keluargamu? Hanwu hanya mengatakan kau baru kembali dari luar negeri. Apa mereka juga tinggal disana?” Ibu Hanwu menyerahkan sepotong kue coklat kepada Kyuhyun.


Kyuhyun tersenyum sambil menerimanya. Pantas saja Hanwu mengatakan bahwa ia akan gemuk jika makan di rumah. Setelah makan malam yang enak tadi, ibu Hanwu masih memberinya kue coklat. Berapa banyak lemak yang akan mereka dapatkan malam ini?


“Orangtuaku meninggal sepuluh tahun yang lalu, tidak ada saudara sehingga sekarang hanya aku sendiri.”


Kyuhyun berpikir bahwa ini tidak termasuk menyumpahi pasangan tua Cho untuk meninggal lebih awal. Ia secara teknis memang Le Kyungsoo, anak yatim piatu yang tinggal di Amerika.


“Oh, ya ampun… maafkan bibi.”


Kyuhyun menggelengkan kepalanya saat ibu Hanwu meminta maaf atas ucapannya. Ia tidak tersinggung sama sekali, ia juga tidak sedih akan kepergian orangtuanya. Anggap saja mereka memang sudah meninggal sepuluh tahun yang lalu. Ini akan menjadi lebih mudah daripada teringat akan orangtua kandungnya dan ingin menemui keduanya karna rindu.


“Mulai sekarang, kau adalah putraku. Anggap saja kami sebagai keluargamu, meskipun tidak terdaftar dalam registrasi dan tidak memiliki hubungan darah.”


“Panggil aku ibu, ibu mungkin baru menemuimu beberapa kali, tapi ibu tahu kau bukan orang jahat. Bahkan jika kau melakukan kejahatan, ibu tahu kau tidak melakukannya dengan niat buruk.”


Kyuhyun tertawa renyah saat mendengarnya. Tawanya kali ini terdengar sangat bebas dan ceria, berbeda dengan tawanya dulu yang terdengar kosong, menyindir, atau tawa tanpa suara yang menyebalkan.


“Baiklah ibu… aku akan memastikan kalian tidak terlibat jika aku melakukan kejahatan. Hanwu, panggil aku kakak!” Kyuhyun menerima tawaran ibu Hanwu dan bercanda dengan Hanwu. Haruskah ia mengganti namanya menjadi Han Kyungsoo?


Keluarga ini sungguh menarik. Mereka tidak tahu bahwa tangannya telah berlumur darah, ia bahkan lupa berapa banyak nyawa yang terbunuh selama menjadi agen rahasia NIS. Dulu dia tidak berkedip saat membunuh musuhnya saat menjalankan misi.


Hanwu mendengar deringan di ponselnya, ia beranjak mengangkat panggilan itu.


“Halo, apakah ini dengan saudara Hanwu?”


“Ya, benar… ada yang bisa saya bantu?”


“Kami dari kepolisian kota, bisakah anda datang ke kantor kami sekarang?”


Hanwu terpaku saat mendengar jawaban bahwa pemanggil berasal dari kepolisian kota.


“Kakak, kau benar-benar terlibat dalam kejahatan? Mengapa polisi memanggilku?” Tanya Hanwu sambil menutupi mikrophone handphonenya.


Kyuhyun menatap Hanwu dengan bingung. Sepertinya candaannya tidak lucu, ia yakin belum melanggar hukum dengan identitasnya saat ini.

__ADS_1


“Maaf, apakah ada masalah?” Tanya Hanwu ke arah teleponnya.


“Adik anda terlibat dalam pertengkaran geng, ada dua orang temannya yang terlibat dan masuk ke UGD malam ini.”


“Saya paham, saya akan segera menuju ke kantor polisi.”


Hanwu memakai jaketnya dan pergi bersama Kyuhyun. Ia hanya mengatakan bahwa polisi mengundangnya sebagai saksi kepada ibunya.


Saat mereka sampai di kantor kepolisian kota, Kyuhyun menemaninya sambil menaikkan syal rajutan bewarna merah marun diwajahnya. Ia merasa tidak nyaman untuk memasuki kantor polisi, mungkin ia terlalu lama bekerja dibalik bayang-bayang hingga takut akan cahaya.


“Kami kakak dari Hansen, apa yang sebenarnya terjadi?”


Polisi memintanya mengisi formulir identitas sebelum mengantarnya ke ruangan tempat Hansen dan beberapa temannya ditahan.


“Apa yang kau lakukan? Mengapa kau sampai masuk kantor polisi dan babak belur seperti ini?!” Tanya Hanwu marah saat melihat wajah adiknya yang berantakan. Matanya yang sebelah sedikit bengkak seperti bekas pukulan, bibirnya robek dan beradarah.


“Mereka ingin menghajarku… aku dan temanku yang lain hanya membela diri.” Gumam Hansen sambil menundukkan kepalanya merasa bersalah.


“Omong kosong! Kau yang memukul kami lebih dahulu!” Beberapa anak lainnya tidak terima dengan ucapan Hansen.


“Itu karena kalian…” Hansen tidak berani mengatakannya. Jika kakaknya tahu bahwa mereka terlibat dalam narkoba, ia akan kena marah.


Salah seorang polisi yang bertugas datang dan memberi penjelasan pada Hanwu dan Kyuhyun diruang terpisah.


“Adik kalian ini sungguh berani, ia memang memukul mereka lebih dahulu. Tapi itu bisa dikatakan sebagai pembelaan.”


Hansen mengangguk dengan semangat saat polisi itu membuka penjelasannya dengan pujian terhadapnya.


“Kami menemukan beberapa bungkus esktasi dengan kadar rendah didalam baju mereka. Tes darah juga akan segera keluar, kemungkinan besar mereka juga menjualnya selain mengkonsumsinya.”


Hanwu terkejut saat mendengarnya. Bagaimana adiknya bisa berteman dengan pengedar narkoba itu? Ia menatap Hansen dengan tajam.


“Aku bersumpah bahwa aku tidak pernah mencobanya!” Hansen langsung mengatakannya saat ia melihat pandangan Hanwu.


“Ya, hasil penyelidikan miliknya sudah keluar. Memang negatif… lalu tidak ada bukti bahwa adik anda terlibat dalam jual beli narkoba. Jadi kesalahannya hanyalah memukuli beberapa dari mereka. Anda sebaiknya menghubungi dua keluarga temannya yang masuk ke rumah sakit.” Ucap polisi itu dengan anggukan persetujuan.


“Hanya satu, Key berusaha membantuku, tapi dia tertusuk oleh mereka. Yang satunya itu geng mereka, ia berusaha memukulku dengan balok kayu. Jadi aku mendorongnya jatuh dari tangga.” Hansen kembali menimpali ucapan polisi itu.


Kyuhyun berkedip saat memperhatikan raut wajah Hansen. Anak ini tidak jujur sepenuhnya.


“Ya, kau mendorongnya untuk membela diri, kudengar anak itu mengalami patah tulang. Jadi kalian selesaikanlah secara baik-baik, kurasa keluarganya tidak akan menuntutnya.”


“Bahkan jika mereka menuntut Hansen, anak merekalah yang akan masuk penjara. Hansen hanya membela diri, dan anak itu bahkan mungkin terlibat dalam jual beli narkoba. Hukumannya tidak akan ringan.” Kyuhyun mengatakannya pada polisi itu.


“Ya, saudaramu benar. Jadi kalian bisa pulang setelah menandatangani beberapa formulir dan membayar denda akan kesalahan adik kalian.”


Hanwu segera mengurusi administrasi sementara Hansen duduk dipojok ruangan dan menulis surat perjanjian bahwa ia tidak akan mengulangi kesalahannya dan menjadi warga negara yang baik. Apapun itu, namanya tetap akan tercatat dalam file kepolisian, hal ini akan mempengaruhi karirnya dimasa depan. Terlebih jika ia ingin masuk ke universitas terkenal.

__ADS_1


__ADS_2