Hanya Wanita Pengganti Hutang

Hanya Wanita Pengganti Hutang
14 - Ulah Ibu Mertua


__ADS_3

Malam hari nya.


Alana yang sedang membantu Para pelayan menyiapkan makan malam mendengar suara bel pintu rumah berbunyi, seorang pelayan pun bermaksud untuk membukakan pintu itu. Namun Alana menghentikan nya.


"Biar aku saja." Kata Alana.


"Baik Nona." Saut pelayan.


Alana membuka pintu dan melihat supir pak Beni dan Bu Adel yang datang.


"Selamat malam Nona." Sapa supir.


"Iya." 


"Nona, Nyonya Adel meminta saya untuk mengantarkan ini untuk anda." Ucap supir sembari memberikan sebuah paper bag untuk Alana.


"apa ini pak?." Tanya Alana.


"Saya tidak tahu Nona, saya hanya di suruh mngantarkan nya pada anda." Jawab nya.


Alana pun tersenyum mengangguk, tak lupa ia mengucapkan terima kasih pada Supir sebelum supir itu pamit pergi meninggalkan rumah itu.


Alana lalu berjalan ke kamar nya sembari membuka isi paper bag itu, Baru saja akan sampai di pintu kamar Alana terkejut saat melihat Isi nya, ia pun melihat sekitaran karena takut di lihat oleh orang. Karena Bu Adel mengirimi nya sebuah Kimono seksi.


"Astaga, dia menyuruh ku memakai ini?." Batin Alana.


Saat masih bingung dan bertanya-tanua untuk apa mertua nya mengirimi barang ini, tiba-tiba ponsel Alana berbunyi, ia pun lekas mengambil ponsel nya yang terletak di atas tempat tidur dan melihat orang yanh sedang ia pikirkan menghubungi nya.


"Iya ma." 


"Alana, apa kau sudah menerima barang yang mama suruh antar?." Tanya Bu Adel.


"sudah Ma." Balas Alana.


"Bagus lah, kalau begitu coba kamu pakai, lalu foto kan ke mama agar mama nyakin kamu memakainya." Kata Bu Adel.

__ADS_1


Alana mendengar tentu saja kaget. "untuk apa ma?, Ini terlalu seksi ma." Balas Alana.


"Kamu pakai saja, untuk apa malu, pakai untuk menyenangkan suami kamu, masa Sama suami sendiri malu." Kata Bu adel.


Alana menghela nafas pelan, ia pun tak ingin menjadi terlalu panjang, ia pun mengiyakan kemauan ibu mertua nya.


"Baiklah ma, aku akan mengenakan nya." Kata Alana.


"Nah begitu, kalau begitu mama matikan dulu telfon nya." Balas Bu Adel tersenyum.


Keinginan Bu Adel yang ingin segera menimang cucu seperti teman-teman nya pun mendukung Alvaro agar lebih banyak waktu bersama Alana, agar mereka segera memberikan cucu untuk nya. 


Alana sejenak duduk di tepi tempat tidur memandangi pakaian yang terlalu terbuka untuk nya sebelum ia masuk ke kamar mandi untuk Mengenakan nya.


"Habis foto aku akan segera Menganti nya." Gumam Alana.


Alana lalu masuk ke dalam kamar mandi dan beberapa saat keluar dengan pakaian itu.


Alana tersenyum geli melihat diri nya yang seperti sekarang ini, meski ia tak ingin mengenakan nya, tapi tak memungkiri ia terlihat manis.


Alvaro yang masuk sekilas melihat Alana bersembunyi di balik lemari, ia pun mendekati nya dan tersenyum saat melihat Alana memakai pakaian seksi yang sangat menggoda.


Alana berusaha menutupi dada nya dengan tangan nya. "kau ingin mengodaku dengan pakaian seperti ini?, Menarik." Ucap Alvaro sembari tersenyum nakal.


"Tidak, bukan seperti itu." Ucap Alana gugug.


Namun Alvaro tak ingin mendengar nya lalu mendekati wanita itu, mencium belakang Alana, ia pun hanya bisa menutup mata nya dan membatu.


"Tuan, maaf." Kata Alana mendorong tubuh Alvaro menjauh dari tubuh nya.


"ibu Tuan yang meminta saya mengenakan pakaian ini Tuan, dan mengfoto kan untuk nya agar ia nyakin saya mengenakan nya." Kata Alana.


Alvaro yang mendengar pun tersenyum nakal, beberapa menit yang lalu, Alvaro yang masih berada di kantor, dan berfikir untuk pulang ke rumah lebih malam tiba-tiba mendapatkan telefon dari ibu nya. Bu Adel berbohong kalau Alana sedang sakit dan meminta Alvaro untuk segera pulang.


Namun saat sampai di rumah, Alvaro yang bergegas kekamar malah di suguhi penampakan seperti ini. Alvaro pun mengerti maksud ibu nya.

__ADS_1


Ia lalu memegangi kedua pundak Alana membuat kedua mata Alana membulat besar. "Apa yang akan dia lakukan pada ku?." Batin Alana.


Alvaro menuntun Alana ke tempat tidur dan mendorong tubuh kecil nya itu di atas kasur yang empuk.


Alana keringat dingin, bingung, takut dan gugup yang di rasakan Alana saat ini, Alvaro lalu mengambil ponsel Alana lalu ia memeluk Alana untuk menutupi sisi sensitif saat ia mengambil gambar, lalu mengirimi pada Bu Adel.


Bu Adel yang menerima foto kalau Alvaro sedang memeluk Alana yang mengenakan piyama yang ia belikan pun tersenyum, karena rencana nya berhasil.


"Sudah selesaikan?." Ucap Alvaro, Alana pun mengangguk.


"Sekarang kita selesaikan yang tertunda." Ucap Alvaro.


"Apa?." 


Belum sempat berkata lagi, Alana lansung di serang oleh Alvaro, Alvaro menyentuh nya dengan lembut, mencium sisi sisi sensitif nya, Alana yang tadi nya takut perlahan pun menikmati permainan Alvaro. Alvaro pun tersenyum melihat Alana yang mulai menikmati.


"Ah....." Alana menjerit kesakitan saat mahkota yang selama ini ia jaga kini di ambil oleh suami nya itu. Laki - laki yang tak pernah ia ingini sebelum nya, laki laki yang menyakiti perasaan nya sebelum terjadi nya pernikahan, laki laki yang memiliki tujuan untuk membuat nya hamil lalu meninggalkan nya.


•••


Keesokan hari nya.


Alana merasa sakit pada area ******** nya saat ia terbangun dari tidur, ia melihat Alvaro yang masih tertidur tanpa busana dan hanya membalut selimut.


"Auw..." Alana menjerit dan memsbuat Alvaro terbangun.


"ada apa?" Tanya Alvaro.


"Sakit." Ucap Alana.


Alvaro menyeritkan kening nya, tak menyangka Alana akan merasakan kesakitan seperti itu karena kebuasan nya semalam.


Alvaro melihat kedua mata Alana yang berkaca-kaca. "Kau mau ke kamar mandi?, Aku akan mengantar mu " kata Alvaro.


"Tidak usah, saya bisa sendiri." Balas alana dan berdiri perlahan. Ia takut kalau Alvaro membantu nya akan membuat Alvaro kembali mengajak nya melakukan hubungan badan.

__ADS_1


Alvaro pun melihat wanita itu berjalan agak kesusahan ke kamar mandi, hingga mata Alvaro tanpa sengaja melihat bercak darah yang menempel pada tempat tidur, Alvaro pun menyadari kalau Alana masih memiliki kesucian nya, Alvaro berfikir kalau ucapan Alana tentang tidak pernah melakukan nya hanya sebuah kebohongan tapi kini ia mempercayainya kalau Alana masih perawan.


__ADS_2