HATI YANG MUSNAH

HATI YANG MUSNAH
PENGGUNCANG ARSY


__ADS_3

Aku terlihat begitu anggun hari ini, berbalut gaun putih panjang bertabur manik-manik bak puteri kerajaan, wajah dengan make up hasil ukiran MUA ternama, cantik sungguh, terlebih ada yang berbeda dengan penampilanku kali ini. Aku mengenakan hijab. Tentu saja itu permintaan dari Rama, seminggu sebelum pernikahan kami.


Rama menelponku, seperti biasa sekedar memantau kegiatan calon istrinya setiap hari.


"La, aku boleh ga minta sesuatu dari kamu? Sebelum kamu sah jadi istri aku? ujar Rama di ujung telepon.


"Apa Ma? Jangan minta aneh-aneh ya?" jawabku mewanti-wanti.


"Astagfirullah.. Suudzon aja kamu. Aku cuma mau kamu pakai hijab," ujar Rama.


"Hah.. Hijab..? Aku belum siap Ma untuk itu, lain kali aja ya"


"Cuma ini permintaanku La," Rama memohon.


"Oke baiklah, nanti setelah menjadi istri mu", jawabku berjanji.

__ADS_1


"Iya, aku tunggu janji mu, calon istriku", ujar Rama dan mematikan telepon.


Aku selalu tersenyum setiap mendengar kata-kata terakhir Rama ketika akan mematikan telepon. Itulah sebabnya mengapa hari ini aku memilih gaun pengantin yang tertutup dan menggunakan hijab.


"Masyaallah, cantik sungguh sahabat aku yang satu ini..! Ga nyangka kamu kalau didandani bisa secantik ini La," Puji Airin padaku.


Aku senyum tersipu mendengar pujian Airin.


"Anak ibu cantik banget..! Keliatan perempuannya. Anggun", Ibu pun memujiku.


"Hahaha..Ga sayang", jawab ibu sembari mengecup keningku.


****


Pukul 08.00 WIB akad nikah akan dimulai, penghulu dan dua orang saksi sudah berada di tempat. Ayah sudah siap dengan pakaian teluk belanga nya. Papa bertindak sebagai salah satu saksi nikah. Rama sudah duduk dengan gagah di hadapan ayah, dengan pakaian Melayu berwarna putih silver, peci senada dengan pakaiannya, wajah yang berseri-seri, namun jauh di dalam hatinya tersembunyi rasa gugup yang luar biasa. Hari ini adalah hari yang begitu sakral menurutnya, hari dimana serah terima tanggung jawab dari seorang ayah kepada lelaki yang baru saja dikenal oleh putrinya. Keringat dingin mulai membasahi punggung Rama. Hitungan menit saja, kalimat pengguncang Arsy itu akan dilafaskannya, terlontar di kolong langit, namun mampu mengguncang sesisi arsy.

__ADS_1


Tiga kali sudah lafas ijab kabul diulang. Rama gugup. Aku tampak cemas memandang ke arah ibu dan mama. Airin mengusap punggungku dari belakang. Rama selalu salah dalam penyebutan nama lengkapku. Baru sehari lalu ia tahu nama lengkap calon istrinya. Keringat mulai menampakkan bulirnya di kening Rama, perlahan menetes ke pelipis dan pipinya. Kali ini dia mencoba dengan lebih konsentrasi, ditariknya nafas panjang agar sedikit lebih tenang. Kini ia sedikit lebih tenang. Untuk memulai ijab kabul kembali.


"Akbar Ramadhan bin Khairul", ujar ayah tegas memanggil nama Rama.


"Saya Pak", jawab Rama.


"Saya nikahkan engkau Akbar Ramadhan bin Khairul dengan Puteri kandungku Rachel Charla Amelia binti Roy Ardan dengan mas kawin seperangkat alat solat dan sebentuk cincin emas seberat empat gram dibayar tunai", ayah melafaskan kalimat yang membuat suasana ruangan menjadi syahdu.


"Saya terima nikahnya Rachel Charla Amelia Binti Roy Ardan dengan mas kawin seperangkat alat solat dan sebentuk cincin emas seberat 4 gram dibayar tunai." jawab Rama dalam satu tarikan nafas.


Ucap syukur terucap dari seluruh tamu undangan yang hadir di ruangan, aku menggenggam tangan ibu, tangis haru menetes membasahi pipi. Rasa bahagia bercampur haru memenuhi hatiku.


Rama begitu bahagia, dipandangnya wanita yang kini telah sah menjadi istrinya dan menjadi tanggung jawabnya dunia akhirat, begitupun denganku, senyum bahagia dengan sinar mata yang berbinar, aku salami tangan lelaki yang mulai hari ini akan aku abdikan seluruh hidup dan matiku. Aku cium tangan lelaki yang hanyaku kenal sebagai jamaah musholla itu. Tak menyangka, bahwa lelaki itu kini menjadi labuhan terakhir hidupku.


****

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan komentar dan kritik untuk aku ya, sebagai perbaikan dan koreksi buat aku. Dan jangan lupa like setiap membaca episode nya. 😊😊


__ADS_2