
Setelah drama berpelukan tadi Livia dan sahabatnya kini sudah berada di kelas menunggu Guru di pelajaran sejarah datang.
Mereka asik mengobrol hal hal random sesekali tertawa hingga Guru datang mereka baru menghentikan pembicaraannya.
"Assalamualaikum semua"salam Guru yang bernama Buk Risa.
"Waalaikum salam"jawab siswa/siswi dengan kompak.
Bu Risa langsung menuju kursi Guru dan mulai mengabsen murid satu persatu lalu setelahnya Buk Risa bangun dari duduknya untuk menjelaskan pembelajaran hari ini.
"Jadi hari ini kita akan memilih anggota kelompok untuk membuat sebuah makalah,dan nanti akan saya kasih judulnya per kelompok,paham semua ya"kata Buk Risa diangguki sekelas.
Pembagian anggota kelompok ditentukan oleh Guru supaya tidak adanya perselisihan antara sesama siswa/siswi,karna pernah sekali sang Guru menyerahkan pemilihan kelompok secara bebas,para siswa/siswi malah berdebat,bahkan ada yang tidak mempunyai kelompok.
Dikelompok Livia terdiri dari,Livia,Neisya,Ayu,Zidan dan Alif.
Setelah selesai acara penentuan anggota kelompok dilanjutkan dengan pembagian Judul per kelompok setelahnya Guru pun sedikit menerangkan cara pengerjaannya lalu Guru memberikan waktu bebas bagi mereka setengah jam sebelum bell pulang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Waktu pulang telah tiba Livia dan sahabatnya sedang berjalan santai menuju parkiran.
"Kayaknya lo udah banyak kemajuan ya Yaa sama si Iqbal"kata Neisya.
"Bisa dibilang gitu,tapi tetap aja tu anak kaku banget bener kata lo,dia susah buat dideketin"keluh Livia.
"WOI"sapaan beserta tepukan dibahu Livia dan Neisya membuat mereka berempat kaget.
"YAAMPUN ZIDAN,BISA GAK SIH GAK USAH TERIAK TERIAK"kesal Neisya memarahi Zidan.
"LO JUGA TERIAK WOI"balas Zidan tak kalah kencang.
"TAPI LO DULUAN"balas Neisya tak mau kalah.
"Udah lah sesama mulut toa gak usah berantem"melas Livia menghentikan mereka.
"Lo ngapain sih kesini ganggu aja"kesal Anggun menatap Zidan dibalas cengiran oleh Zidan.
"Maaf ibu ibu ratu sudah membuat para ibu ibu ratu kaget"canda Zidan membuat mereka menatapnya malas.
__ADS_1
"Pulang sono lo"usir Livia sedikit mendorong bahu Zidan.
"Bentar elah gue mau nanyak nih"keluh si Zidan karna mendapat usiran dari Livia.
"Yaudah cepat apaan"tanya Neisya.
"Gue mau nanyak,kalian besok ada waktu gak?"tanya Zidan membuat Livia dan sahabatnya saling tatap penasaran.
"Emangnya kenapa?"balas tanya Livia.
"Kalau kalian besok gak ada kesibukan gue mau ajak kalian buat kerja kelompok besok aja karna besok libur"kata Zidan.
"Buru buru amat"kata Neisya diangguki Livia.
"Kan makin cepat selesai kan makin baik"kata Zidan.
"Kelompok gue juga rencananya besok"kata Anggun.
"Kalau kelompok gue sih belum ada rencana"Zahra ikutan menjawab.
"Iya juga sih,makin cepat selesai makin baik,terus rencananya dimana?"tanya Livia kepada Zidan.
"Boleh juga"jawab Neisya diangguki Livia.
"Berarti kalian juga bisa besok kan"tanya Zidan lagi.
"Iya iya bisa"kata Livia.
"Jam berapa?"tanya Neisya kepada Zidan.
"Belum tau sih"jawab Zidan bingung.
"Jam 10 aja,biar kita bisa beres beres sekalian istirahat dulu"saran Livia mendapat anggukan dari kedua teman kelompoknya.
"Nanti gue buat grub biar bisa saling caling caling,sekalian kasih tau apa apa aja yang harus dibawa"kata Zidan mendapat persetujuan dari Livia dan Neisya.
"Ayu sama Alif gimana?"tanya Neisya.
"Gue udah konsul bareng mereka tadi dan mereka sih ngikut aja,katanya gimana sama ketuanya aja"
__ADS_1
"Lo ketuanya?"tanya Livia kepada Zidan.
"Bukan gue"geleng Zidan membuat Livia dan Neisya keheranan.
"Terus siapa?"Tanya Neisya.
"Livia"jawab Zidan santai membuat Livia terkejut.
"Heh apa apaan kok jadi gue,siapa yang milih"kesal Livia.
"Gapapa kali,gue sama yang lain udah bahas tadi dan gue saranin lo yang jadi pilihannya mereka juga setuju setuju aja tuh"kekeh Zidan membuat Livia semakin kesal karna tau bahwa Zidan dalangnya.
"Lo dalangnya kan, AAKKKHHH ZIDANN"teriak Livia melihat Zidan sudah berlari menjauh.
"GUE DULUAN BU KETUA BAY BAY"Zidan dengan santai berdadah dadah ke Livia.
"Iishh kok gue sih"kesal Livia di tenangkan oleh Neisya dengan menepuk nepuk bahu Livia.
"Sabar Yaa,lo pasti bisa"semangat Neisya.
"Gigi lo bisa,gue yang jadi korban kalau gini mah"
"Udah Yaa terima aja,gue duluan ya gais"kata Zahra berpamitan kepada sahabatnya diangguki mereka bertiga.
Mereka bertiga akhirnya juga menyusul Zahra untuk pulang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam ini Livia asik memainkan HP nya dia sedang menonton drama yang merupakan sebuah rutinitasnya dimalam libur lalu dia mendapat notif dari whattsap yang ternyata dari grub kelompok yang dibuat oleh Zidan.
Livia tidak membukanya dia tetap melanjutkan menonton drama.
Beberapa menit kemudian kembali ada notif dari grub yang sudah ramai karna terganggu Livia pun membukanya dan melihat mereka sedang membahas perlengkapan yang harus dibawa besok karna makalah yang mereka buat harus dibuat sendiri tidak boleh menyewa jasa dari foto copy atau apapun.
Livia mendapat jatah membawa beberapa lembar kertas folio dan Livia hanya membalas ok setelahnya Livia kembali melanjutkan menonton dramanya.
Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam Livia sudah terbiasa begadang kalau hari libur jadi dia tidak akan mengantuk dia masih saja menonton dan sepertinya dia sudah lupa kalau besok dia harus bangun lebih awal dari biasanya.
Waktu berjalan,sudah jam 02:00 malam Livia baru menyudahi tontonannya dia mematikan laptop dan menaruhnya dimeja belajar lalu dia pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan menggosok gigi setelahnya dia langsung tidur bahkan Livia lupa membuat alarm buat besok.
__ADS_1