
Jarak antara dia dan Alisyha hanya tinggal 5 cm dan tiba-tiba Alisyha terbangung dan mengerjap-ngerjapkan matanya alangkah terkejutnya ia saat menatap Raga sudah sedekat itu dengannya.
Mereka sempat bertatapan beberapa detik sampai akhirnya Alisyha tersadar
Alisyha berteriak sambil mendorong tubuh Raga hingga sedikit terjungkal ke belakang"HUAAAAAAAA OM MAU NGAPAIN !!! "
" Aww heh ank kecil saya nggak mau ngapa-ngapain ya , saya cuma mau ngebuka seatbelt aja
Kamu sudah saya bangunin dari tadi tapi kamu tetep aja tidur . " ucap Raga sambil menyentil kening Alisyha
Alisyha tersenyum dengan salting karena telah suudzon " duh kenapa gue jadi deg-degan gini ya " batin Alisyha.
" si ank kecil ini manis juga kalo senyum " Batin raga beberapa detik kemudian tanpa sadar ia mengeleng-gelengkan kepalanya menepis semua yang ada dalam batinnya
" Om sehat kan ? "tanya Alisyha sambil menyetuh kening Raga
" Bukan mahram !! dasar anak kecil !!"
Alisyha tak terima " tapi tadi Om main sentil-sentil kening aku " ucap Alisyha sambil mencebikan bibirnya
" Astagfirullah saya lupa . Dan satu lagi berhenti panggil saya OM karna saya bukan om kamu ! sekarang ayo turun kita sudah sampai di rumah kamu !! " ucap Raga sambil keluar dari mobil meninggalkan Alisyha
" tumben si Om ngomong panjang " ucap Alisyha namun, tak di hiraukan oleh Raga
" ishh Om kok aku di tinggalin sih !! " teriak Alisyha yang masih berada dalam mobil membuat Raga membalikan badan. Ternyata ia telah melupakan si anak kecil itu
" maaf saya lupa kalo kaki kamu masih sakit, sini biar saya papah " ucap Raga sambil mengulurkan tangannya
Alisyha mencebikan bibirnya karena kesal " gendongg !! " ucap Alisyha pelan namun, masih terdengar oleh Raga
" Astagfirullah syha lo ngomong apa sih " batin Alisyha
" apa tadi kamu bilang ? " tanya Raga
Alisyha menggeleng " ehh enggak kok Om. Om salah denger kali " setelah itu Raga memapah Alisyha kedalam Rumah
Dilain tempat Ardan dan Dani telah sampai di rumah. tapi bukan rumahnya Ardan melainkan rumah Dani " Dan !! " panggil Ardan
" hmm " jawab Dani yang tengah sibuk bermain PS
" gue harus gimana ya ? " tanya Ardan
" gimana apanya ? " jawab Dani masih fokus dengan PS nya
" Biar Alisyha mau terima gue "
" gila lo Ar baru juga kemarin kenal udan main tembak-tembak aja lo !! "
" mana gue tau Dan cintakan datangnya tiba-tiba . Terus gue harus gimana Dan ? " tanya Ardan meminta solusi
" emmm " Dani tampak berpikir sejenak " ya lo coba deketin aja dulu atau nggak lo chat gitu "
" boleh juga ide lo "
" tapi ... "
" tapi apa Dan ? "
" kalo bokap lo tau lo ngajakin anak orang pacaran gimana ?? "
" emm iy juga ya bokap gue nglarang banget gue pacaran ! kalo bokap sampai tau gue nanti pacaran bisa abis gue "
" terus lo mau gimana ? mau ta'arufan lo ? apa langsung mau married ? "
" mana mungkin kak Raga aja belum meried gue mana bakalan boleh , lo liat nanti aja gimana deh " ucap Ardan
Sampai di depan pintu Raga mengetuk pintu rumah Alisyha sambil memapah Alisyha. Pintu terbuka menampakan Abiyan " Ehhh ini adek gue kenapa Ga ? " tanya Iyan khawatir. Setelah itu ia langsung mengabil alih Alisyha
" ishhh suruh masuk dulu dong bang Lisha capek nih " ucap Alisyha. Setelah mengantar Alisyha kekamarnya Abiyan kembali ke ruang tamu menemui Raga
" adek gue kenapa ?? "
" adek lo nggak sengaja kesrempet sama gue " ucap Raga
__ADS_1
" Apa lo bilang !! kok bisa sampe kesrempet sih. Kalo sampai adek gue kenapa-napa awas aja lo tanggung jawab !! " ancam Biyan
Raga sedikit terkejut melihat ekspresi Biyan yang sampai segitunya. tidak biasanya ia seperti itu Raga mengenal betul karakter sahabatnya " tenang dulu yan " ucap Raga menenangkan
" Gimana gue bisa tenang kalo adek gue kayak gitu keadaanya !! " ucap Biyan sedikit meninggikan suaranya membuat Raga tak enak hati dan suasana menjadi tegang
Beberapa detik kemudian Biyan tertawa berbahak " Ck. Ternyata lo bisa takut juga sama gue " ucap iyan
" jadi lo ngerjain gue !! Hah !!" kesal Raga
" Sorry mamen. gue kan cuma pengen liat muka tampan lo itu tegang kapan lagi gue bisa ngerjain lo ck." Ucap iyan masih dengan tawanya
" ehh btw tumben lo mau pegangan sama yang bukan mahram. Awas aja lo harus tanggung jawab halalin adek gue yang udah lo sentuh itu !! " Gurau Iyan
" lo nggak lupa sama hadist ini kan ?
LARANGAN MENYENTUH WANITA
YANG BUKAN MAHRAM
٢٢٦ - لأَنْ يُطْعِنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطِ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنَْ يَمُسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ
"Seseorang ditusuk kepalanya dengan jarum besi lebih baik daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya."
Hadits ini diriwayatkan oleh Ar-Ruyani di dalam kitab Musnad-nya (227/2)."
U
cap Biyan
" masalahnya tadi tu gak ada orang lain yang bisa nolongin ya gue terpaksa. Allah maha mengetahui kok kalo gue nggak ada niat ngapa-ngapain niat gue lillahi ta'ala. Sans aj lo gue bakalan tanggu jawab " ucap Raga santai
" maksud lo ?? " tanya Iyan
Raga beranjak dari tempat duduknya " gue balik dulu. Assalamu'alaikum "
" Wa'alaikumssalam. Ehh jawab dulu maksud lo apa !!! " teriak iyan namun, tidak di hiraukan oleh Raga
Tringg...
Ponsel Alisyha berbunyi ia segera membuka ponselnya
+628223456.....
Assalamu'alaikum Calon makmum 😅
" siapa nih " batin Alisyha
Me
Wa'alaikumssalam maaf siapa ya ?
+628223456.....
Ini gue Ardan. Jangan lupa save terus kasih nama calon imam😄
Me
Oh Ardan
Ardan
Oh aja nih ?
Me
Terus ?
Ardan
Syha, coba lihat bulannya deh
Me
__ADS_1
Bulannya knp ?
Ardan
Bulan malem ini sinarnya terang banget. tapi masih kalah terang sama kecantikan kamu 😆😆
Me
Apaan sih Ar
Ardan
Beneran tau, bahkan ribuan bintang yg bertabur di angkasa kalah sama kamu
Me
Bucin lo Ar
Ardan
Beneran syha
Bunda yang sedari tadi berdiri di depan pintu menghampiri Alisyha yang tengah asyik dengan ponselnya " kamu lagi ngapain syha kok sibuk banget. Sampai Bunda masuk kamu nggak tau ? " ucap Bunda sambil menyodorkan segelas susu
" ehh bunda kok nggak ngetuk pintu dulu sih " jawab Alisyha sambil mengabil segelas susu yang di berikan Bunda
" Bunda tadi udah ngetuk berkali-kali tapi kamu nggak denger sayang "
" masa si Bun ? "
" iya Syha . kamu lagi ngapain sih ? " tanya Bunda
" nggak ngapa-ngapain kok Bun "
" Gimana kaki kamu ? "
" udah nggak papa kok Bun. Tadi juga udah di priksa sama Bang iyan
Bentar lagi juga sembuh Bunda nggak usah khawatir yah " ucap Alisyha meyakinkan sang Bunda bahwa ia baik-baik saja
" Maafin Bunda ya. Coba aja tadi pagi bunda anter kamu. Pasti kamu nggak akan kayak gini " ucap Binda merasa bersalah
Alisyha menangkup kedua tangan sang Bunda " udah Bunda nggak salah kok lagian Lishya juga nggak papa cuma keseleo dikit besok juga sembuh ."
" yaudah kamu tidur ya, istirahat udah malem. Jangan main handphone terus " ucap Bunda sambil mengcup kening putrinya
" iya Bun "
" Good night my Honey " Ucap Bunda sambil menyelimuti Alisyha
" Good night too Bun " setelah itu Alisyha tertidur tanpa membalas notif dari Ardan
Ardan
Syha
Syha
Yuhuu Syha
Alisyha
Alisyha aisyah az-Zahra
Yah lo udah tidur ya shya
Yah gue di tinggal tidur😞
good night ya syha🌝
Sweet dream
Get will soon syha
__ADS_1