
ALISYHA mulai memasuki ruang kelasnya setelah acara dikejar-kejar laki-laki yang tadi pagi Kakaknya berhasil membuatnya naik darah. ya siapa lagi kalo bukan Ardan Zyidan Al-Malik, Ya setelah acara meminta maaf tadi pagi Ardan membuntutinya sampai depan kelas.
Baru saja Alisyha mendudukan dirinya di kursi miliknya kedua sahabatnya menghampirinya.Mereka adalah Karina Anastasya yang kerap di sapa KarinĀ dan juga Felma Maharani Putri yang kerap di sapa Elma .Mereka berdua adalah sahabatnya dari masa MOS sampai saat ini duduk bangku kelas XII
"Etdah neng pagi-pagi udah manyun aja" celetuk si tomboy Karin
"Kenapa kamu teh Syha ?" Tanya Elma si penasihat,kenapa Elma di sebut penasihat karena di antara mereka bertiga dialah yang paling bijak sana lagi Maha penyabar
"Sebel gue tau nggak sih"kesal Alisyha
"Enggak" jwb Elma polos Yang langsung di hadiahi cekikikan dari Karin
"lo tuh kelewat polos Ma" ucap Karin masih dengan suara tawa cekikikannya
"hehe ya maap atuh aku teh kan belum tahu Lisyha teh kenapa"
"Udah-udah lo pada makin buat gue pusing tau nggak sih" kesal Alisya pada kedua temannya, ya begitu lah Alisyha satu Orang membuat moodnya buruk semua ikut keba imbasnya
Hening beberapa detik kemudian
"Ohh iya aku teh lupa ngasih tahu kalian nanti ada acara kajian setelah pulang sekolah yang di adain sama anak-anak rohis kita ikut yuk" ucap Elma mengagetkan
"Maksud lo siraman Rohani" ucap Karin Yang diangguki oleh Elma
"Ada Tukang Ceramahnya" ucap Karin lagi
"Ustadz Karin bukan tukang ceramah" ucap Elma membenarkan maksud Karin yang di sebut Tukang ceramah tadi
Karin melirik Alisyha yang berada di sebelahnya.Alisyha yang paham akan maksud sahabatnya pun berfikir sejenak "Yang ceramah cwe apa cwo Ma ?" tanya Alisyha
"oh ikhwan kok syha tenang aja" ucap Elma berbohong karna ia tahu jika ia bilang pengisi kajiannya prempuan maka sudah bisa di pastikan sahabatnya itu tidak akan mau ikut
"Yaudah gue ikut lumayankan bisa cuci mata" ucap Karin bersemangat
"Kalo kamu Syha ?"
"Emmm,, aku ikut deh"
Setelah itu guru Mapel mereka masuk ke ruang kelas dan langsung memulai pelajaran.
Tetttt...Tettttt...Tettt...
Suara bel tanda usainya pelajaran membuat seleruh siswa bernapas lega,pasalnya berada di ruang kelas bagaiman di dalam penjara.
"Alhamdulillah " Ucap mereka bebarengan
"Kantin yuk" ajak Karin
"Beresin dulu atuh Rin bukunya jangan asal nyelonong aja" ucap Elma mengingatkan
"Hehe"
"Kantin yuk Syha" ajak Elma
"Tungguin gue woyy"
__ADS_1
"Berisik bgt sih lo Rin" ucap Alisyha
Mereka bertiga berjalan menuju kantin.Sampai di kantin ternyata Kantin sudah ramai sampe berdesak-desakan membuat mereka bertiga kesal
"Tuh kan Ma lo sih nyuruh gue beresin buku dulu jadi ramekan" Ucap Karin menyalahkan
Elma yang tak terima mencoba membela dirinya" kok jadi aku sih"
"Ehhh lo celingak-celinguk nyari duwit jatoh Syha" ucap Karin
"Sembarangan lo, gue lagi nyari tempat duduk kosong nih" jawab Alisyha tanpa melihat Karin,pasalnya ia tengah mencari tempat duduk dan yappp ada satu tempat kosong di bagian pojok
Mereka bertiga kompak dan mulai menghitung
Satu. Dua . Tig----
Mereka kompak berlari menuju tempat tersebut sebelum di tempati oleh anak lain. Dari arah samping ada dua orang anak laki-laki yang juga menuju tempat tersebut
Brakkkkkk
"Aduh" guman Alisyha.Alisyha tidak sengaja menabrak orang yang tiba hendak menduduki bangkunya saat mendongak ia terbelalak kaget melihat siapa orang yang baru saja membuatnya terjatuh. Ya dia adalah orang yang tadi pagi membuatnya kesal
"Lo lagi" kesal Alisyha
"Ehh lo kan yang tadi pagi kalo jodoh emng gak kemana yah"ucap Ardan sambil berdiri dan mengulurkan tangannya untuk membantu Alisyha berdiri namun,tangannya di tepis oleh Alisyha
"Kamu teh nggak papa Syha" ucap Elma
"gue jatoh Ma ya kali gue nggak papa" kesal Alisyha
Dani Firmansyah adalah satu-satunya sahabat Ardan pasalnya dia adalah teman Ardan sejak Smp
"Siapa cepat dia dapat" ucap Karin sambil melotot
"Mata lo biasa aja oyyy awas loncat tu mata" cletuk Ardan
"Nggak bisa lo berdua harus get out dari sana karna kita yang duluan" Ucap Karin
"Nggak bisa lah"protes Dani
"Bisa ya bisa" balas Karin
"Engak ya enggak"
"Bisa ya bisa"
"enggakk"
"Bisa"
"Udah-udah lo berdua baru ketemu udah berantem aja ntar jodoh ****** lo Dan" ucap Ardan
"Sembarangan mulut lo Ar"
"Jadi gimana nih siapa yang duduk di sini ?" tanya Ardan
__ADS_1
"gimana kalo kita duduk bareng aja dari pada ribut,lagian ini kan kursinya juga panjang ada dua lagi cukup lah biat kita" ucap Elma memberikan solusi yang langsung di angguki oleh teman-temannya
"Tapi, lo berdua harus pesenin kita makan" ucap Alisyha
"Loh kok jadi kita yang di jadiin babu sih"protes Dani
"Ya karna lo udah bikin gue jatoh tadi jadi, sebagai gantinnya lo harus pesenin kita makan ok." Ucap Alisyha yang langsung di hadiahi dua jempol oleh Elma dan Karin pasalnya mereka malas berdesak-desakan untuk memesan makan
Setelah selesai makan mereka kembali kekelas masing-masing.
Tak terasa kini waktu telah menunjukkan saatnya pulang sekolah saat yang paling di nantikan oleh seluruh siswa
"Jadikan Syha,Rin ?"tanya Elma
"Jadi dong kan gue mau ketemu cogans,siapa tahu nih gue dapet jodoh ikhwan ganteng" ucap Karin penuh semangat
"Yaudah langsung aja yuk" ajak Alisyha
Mereka sudah berada di depan masjid saat hendak memasuki masjid ternyata mereka bertemu lagi dengan Ardan dan Dani
"Heran gue di mana-mana ketemu dua sejoli ini lagi" cletuk Karin
Yang di sindir pun menoleh" maksud lo siapa, ehh lo nggak sadar lo juga kemana-mana bertiga inget lo yang ketiga setan" balas Dani
"Kayaknya kita beneran jodoh deh,buktinya kita udah ketemu tiga kali dalam sehari.ehh iya gue sampe lupa kenalan .Kenalin nama gue Ardan Zyidan Al-Malik dan ini Temen gue Dani Firmansyah" ucap Ardan memperkenalkan diri
" Ck. Lo kira minum obat apa tiga kali sehari " ucap Karin
"Kalian teh udah kaya upin ipin ya sampe kenalan aja mirip upin ipin" ucap Elma sambil cekikikan
"Tangan gue pegel nih" kesal Ardan pasalnya tangannya sudah terulur sedari tadi tapi,orang yang berada di depannya tidak segera menjabat tangannya
"Dihh ogah bgt gue jabat tangan lo ,lo kira mau nikah apa pakek segala jabat tangan" ucap Alisyha
"gak boleh gitu atuh Rin,Syha
.Kenalin aku Felma panggil aja Elma"
ucap Elma menasihati
"Iy-iy gue Alisyha"
"Karina panggil aja Karin"
"Nah gitu dong,lo juga kenalin diri lo Dan" ucap Ardan sambil menyenggol bahu Dani yang sedari tadi hanya diam
"Gue Dani"
"Loh kalian masih ada di sini acaranya udah mau di mulai cepatan masuk nggak baik anak prempuan sama laki-laki barengan kayak gini" ucap salah satu guru yang kebetulan adalah guru agama
Kemudian mereka berlima segera memasuki masjid,yang jelas mereka duduk di golongan masing-masing.Maksudnya galongan ikhwan dan akhwat
###
TBC
__ADS_1
dhuwi_yhuan