Hijrah Cinta Di Sepertiga Malam

Hijrah Cinta Di Sepertiga Malam
Chapter 04


__ADS_3

SORE ini Raga berniat untuk mengunjungi sahabatnya yang bekerja di rumah sakit, berhubung pekerjaan Raga hari ini tidak banyak jadi ia bisa segeran ke Rumah sakit. Setelah menyelesaikan pekerjaannya dan membereskan meja kerjanya Raga keluar ruangan dengan penuh wibawa dan dengan gagah Raga melangkahkan kakinya. Raga terlihat sangat cool dengan parasnya yang di luar batas tampan, di tambah dengan body goalsnya membuat semua kaum Hawa terpesona saat melihatnya. Sesekali ia mendapatkan sapaan dari karyawannya namun Raga tetap berjalan dengan gaya coolnya dan mengahiraukan semua sapaan itu. Ya, itu lah kekurangannya sikapnya yang dingin dan acuh kepada siapapun kecuali orang-orang terdekatnya. Membuat siapapun segan padanya, memang begitulah sikapnya ia tak mau ambil pusing mengenai apa kata orang tentangnya yang terkesan sombong itu,baginya ini hidupnya pilihannya dan orang lain tidak ada urusannya dengan hidupnya.


Setelah mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh Raga telah sampai di depan Rumah Sakit tempat sahabatnya bekerja, Raga segera memarkirkan mobilnya dan turun untuk mencari keberadaan sahabatnya itu.


Raga yang melihat sahabatnya tengah berjalan di lobby Rumah sakit segera memanggilnya " Yan "


Yang dipanggilpun menoleh,Raga segera menghampirinya " eitss udah nyampe aja lo broo ?"


" janjinyakan emang jam segini " ketus Raga yang melihat sahabatnya itu masih bekerja


" sans dong mamen , gue masih ada satu pasien nih tunggu di ruangan gue dulu yah lo "


Raga mendengus " hmm. yang mana ruangan lo? "


"Sus tolong anterin temen saya keruangan saya ya"


"Baik dok, mari mas" Raga mengikuti suster itu


20 menit kemudian ......!!


Biyan memasuki rungannya dia melihat Temannya itu tengah duduk di kursi dengan tampang kesalnya. Ya ! Raga adalah sahabat Biyan sedari SMP namun, mereka harus berpisah saat kuliah karna Raga memilih kuliah di Jerman sedangkan Biyan kuliah di London.


Raga yang mendengar suara ketukan sepatu menoleh " ck. lama lo !!" kesalnya


Biyan terkekeh ia yakin sahabatnya itu tengah marah padanya, karna Biyan tahu sahabatnya itu paling benci bila di suruh menunggu. Maklum kadar kesabaran Raga sangat minim " Sorry bro tadi pasiennya susah di atur soalnya jadi gue nanganinnya agak lama "


" Hmm"


" ck. Kek anak prawan lo Ga ngambekan, heran gue lo dari dulu nggak berubah "


" suka-suka gue "


" Laper gue nih Ga makan yuk sambil ngobrol-ngobrol gue kangen udah lama nggak ketemu lo "ajak Biyan


" Jyjyk gue denger kata-kata lo" Biyan terkekeh mendengar ucapan sahabatnya itu. Ternyata Raga tidak berubah masih ketus


" udah gue tau lo pasti juga kangen sama gue kan Kan" Goda Biyan sambil mengedipkan sebelah matanya membuat Raga makin jyjyk. Raga berdiri dan keluar rungan, berada di satu ruangan dengan Biyan bisa membuatnya Gila


Biyan tertawa,ia sangat senang bisa membuat sahabatnya itu kesal " ck. Lo mau kemana Ga ?"ucapnya ketika melihat Raga yang membuka pintu

__ADS_1


" Makan "


" Ck. Tadi di ajakin gak mau sekarang malah ninggalin " ucap Biyan sembari mengejar sahabatnya


Mereka sudah berada di kafe yang tak jauh dari Rumah Sakit . Mereka tengah menikmati pesanannya


" Lo mau mampir kerumah gue nggak Ga ?"


Raga tampak berfikir sebentar " Boleh"


" Sip deh "


Setelah selesai makan mereka pulang kerumah Biyan . Mereka telah sampai di Rumah Biyan. Biyan mengetuk pintu rumahnya dan adiknya lah yang membukakan pintu


"Assalamu'alaikum dek" ucap Biyan memberikan salam


"Wa'alaikumussalam bang" jawab Alisyha sembari mencium tangan kakaknya. Alisyha yang menyadari kakaknya tidak sendiri pun bertanya,pasalnya ia tidak bisa melihat siapa orang itu karna posisinya yang membelakanginya "Siapa bang ?"


Raga pun menoleh ia terkejut melihat wanita yang berada di depannya. Alisyha pun tak kalah terkejut saat melihat pria yang tadi pagi membuatnya kesal setengah mati " LO !!! " ucap Raga dan Alisyha bersamaan, membuat Biyan bingung padahal ia belum menjawab pertanyaan adiknya


" Lo kan OM-OM yang ngeselin tadi pagi kan !!"ucap Alisyha sembarangan


" Syha kamu ngomong apa sih ! " tegur kakaknya


" Dia temen abang syha, ehh kok kamu bisa tau dia sih ? "tanya Biyan menyelidik pasalnya Alisyha dan Raga belum pernah bertemu sebelumnya karena setiap Raga main kerumanya saat itu juga Alisyha tidak ada di rumah


" Abang nggak inget ? dia yang tadi pagi bikin Lisyha kesel gara-gara dia Lisyha nggak bisa buka pintu mobilnya !!" ucap Alisyha, membuat Raga dan Biyan terkejut. Jadi tadi mereka bertemu tapi,mereka tidak tahu


Raga yang sedari tadi hanya diam pun bicara " ohh jadi kamu anak kecil yang tadi pagi ,dan tadi kamu panggil saya apa ? OM !! "


Alisyha yang di panggil anak kecil pun melotot " gue bukan anak kecil ya !!"


"Aku Syha bukan gue ,abang kan udah bilang jangan pernah pakek lo gue lagi kalo ngomong sama orang !! apa lagi sama yang lebih tua dari kamu !!" ucap Biyan mengintrupsi pasalnya dia sudah mengingatkan adiknya untuk bicara yang sopan namun, Alisyha hanya bicara sopan saat di depan Bunda dan Ayahnya.


Alisyha langsung kicep, dan itu membuat Raga menyeringai penuh kemenangan "ternyata anak kecil ini penakut juga,buktinya hanya ucapan Biyan yang menurutnya tidak ada tampang galaknya saja langsung membuatnya kicep" gumannya dalam hati


"I-ya bang" ucap Alisyha pasrah


" Ayo masuk Ga ,dan kamu Syha buatin minum buat Raga !! oh iy. Bunda sama ayah belum pulang Syha ??"

__ADS_1


"Udah kak. Bunda lagi bantu Ayah packing buat besok " setelah menjawab pertanyaan sang kakak, Alisyha segera masuk dan membuatkan minum untuk Tamu kakaknya .Eitss Tamu tak di undang maksudnya !! Alisyha masih kesal karna kejadian tadi pagi.


Raga dan Biyan memasuki Rumahnya, Biyan mempersilahkan Raga untuk duduk " Bentar ya gue ganti baju dulu sama narok tas di kamar " ucap Biyan sambil berjalan menuju kamarnya di lantai atas


Baru saja Biyan ke atas, tiba-tiba Ayahnya Keluar "Ehh ada tamu. Ini Raga kan ??"


"Ehh iya Om. OM Haris gimana kabarnya ??"


" Alhamdulillah baik nak . Kamu udah lama Ga ??"


" Baru saja nyampe kok Om"


" Loh Raga kan ??" tanya Bunda


" Iy tan"


"aduh tambah ganteng aja kamu ini, udah lama kamu nggak kesini Ga" goda bunda, bersamaan dengan itu Alisyha datang membawa minum dan cemilan


Alisyha yang mendengar pujian dari Bundanya itu pun merasa kesal,apa kata bundanya ? ganteng ? ganteng dari Hongkong !! eitts tapi dia ganteng juga sih. Alisyha pun mengelengkan kepalannya apa tadi kenapa ia bisa berfikiran seperti itu ,sepertinya otaknya mulai eror


Bundanya yang melihat putrinya mengeleng-geleng tak jelas, menegurnya" kamu kenapa syha ?? "


Alisyha yang baru menyadarinya pun jadi salting merutuki kebodohannya


"Enggak papa kok ma "jawab Alisyha gugup


Biyan yang baru duduk pun menatap adiknya,Ia menyadari kalo adiknya itu tengah gugup "Kamu kok salting gitu sih Syha " Alisyha terkejut mendengar ucapan sang kakak


"Apaan sih kak" ucapnya kesal sembari menaruh minuman yang ia bawa ke atas meja. Iy juga ,kenapa ia jadi salting gini.Batinnya


Setelah menaruh minuman di atas meja Alisyha pun hendak beranjak namun,dihentikan oleh sang Bunda" Tamunya nggak di persilahkan buat minum Syha, Bunda udah ngajarin kamu gimana caranya menjamu tamu kan Syha ? "Ucap Bunda


"i-ya Bun, Silahkan di minum OM" ucap Alisyha membuat semuanya kaget,Dan tentunya membuat Raga kesal. Apa tadi katanya ? OM ? bahkan dia seumuran dengan kakaknya si anak kecil itu! dasar anak kecil !!


"Syha !! kamu panggil Raga apa tadi OM ? panggil dia kakak Syha !!"ucap Ayah tegas membuat Alisyha takut,apa dia salah ? tentu saja ayahnya tidak pernah mengajarinya untuk tidak sopan seperti ini


"Baik yah" ucap Alisyha pelan


###

__ADS_1


TBC


dhuwi_yhuan


__ADS_2