HONORABLE DARK KNIGHT

HONORABLE DARK KNIGHT
CHAPTER 21 - ARTHUR DAN ANASTASIA


__ADS_3

Arthur pergi dari taman utama istana kerajaan, menuju kediaman keluarga Louise menaiki kereta kuda milik keluarga Louise.


Ditengah perjalanan menuju kediaman keluarga Louise Arthur melihat seorang wanita dengan baju serba hitam yang menutupi kepalanya juga dan sedang menghunuskan pedangnya ke seorang pria yang terlihat sudah berumur. Lalu Arthur berhenti sebentar untuk menghampiri wanita itu.


" Apa yang kau lakukan dengan menghunuskan pedangmu ke pria tua itu?. " Tanya Arthur.


Wanita itu tidak menjawab Arthur dan langsung menebas leher pria itu.


" Hoi apa yang kau lakukan sialan!. " Ucap Arthur.


Lalu wanita itu menjawab, " Aku baru saja selesai melaksanakan tugas yang diberikan oleh Black Roses untuk membunuh orang ini. " Ucap wanita itu.


Arthur pun bingung dengan apa yang dikatakan wanita itu dan bertanya, " Siapa itu Black Roses?. " Tanya Arthur.


" Dia adalah pemimpin kami, pemimpin agung Land Of Darkness. " Ucap wanita itu.


" Apa?, Land Of Darkness? Apa itu, apakah itu semacam organisasi?. " Tanya Arthur.


Wanita itu tiba-tiba langsung menghilang dari hadapan Arthur dengan cepat tanpa menjawab pertanyaan Arthur lagi.


" Teleportasi ya, apa yang sebenarnya diinginkan organisasi itu?. " Gumam Arthur.


Lalu akhirnya Arthur melanjutkan kembali perjalanannya.


Setelah perjalanan yang lama, akhirnya Arthur sampai di kediaman keluarga Louise. Saat tiba di kediaman keluarga Louise Arthur tidak bertemu dengan siapapun, di sana hanya ada Anastasia.


Kemudian Arthur menghampiri Anastasia, " Anastasia, apa yang ada dirumah ini hanya dirimu?, apakah guru sudah kembali?. " Tanya Arthur.


" Iya, disini hanya ada aku sendiri, ayah dan yang lainnya sedang tidak ada dirumah, memangnya kamu darimana pagi ini Arthur hingga pulang sore hari begini?. " Ucap Anastasia.


" Aku tadi pagi harus berurusan dengan sang Raja mengenai insiden yang terjadi di Akademi Sihir Phillsburgh sebelumnya. Dan siangnya aku ada urusan tersendiri sampai sore hari. "


" Oh ada satu hal yang hampir lupa ku tanyakan kepadamu, Anastasia apakah kamu sudah diberitahu kamu masuk dikelas mana?. " Ucap Arthur.


" Iya, sebelumnya aku sudah diberitahukan oleh ayahku, ayahku diberitahu oleh kepala sekolah Akademi Sihir Phillsburgh bahwa aku masuk kedalam *KELAS SPESIAL*, kalau kamu sendiri bagaimana apakah kamu sudah tahu di kelas kamu ditempatkan Arthur?. " Ucap Anastasia.

__ADS_1


" Sama dengan dirimu aku dimasukkan ke *KELAS SPESIAL*, Raja Alfred yang memberitahukan hal itu langsung kepadaku. "


" Oh iya Putri Alice juga berada dikelas yang sama dengan kita, tadi aku sempat berbicara dengannya. " Ucap Arthur.


" O.. oh begitu yah. Kamu lumayan dekat juga yah dengan putri Alice. Yasudah kalau begitu kamu masuk duluan saja dan beristirahat Arthur. " Ucap Anastasia.


" Baiklah kalau begitu. Aku masuk duluan ya Anastasia. " Ucap Arthur.


" Iya baiklah. " Ucap Anastasia.


Arthur memasuki kediaman Louise dan pergi menuju kamar yang sebelumnya Ia tempati.


Saat Arthur akan memegang pintu kamar itu tiba-tiba pandangan sekelilingnya menjadi gelap dan saat itu juga Arthur tersadar bahwa Ia sedang berada di alam bawah sadar miliknya.


" Katakanlah siapa anda yang menarik ku ke alam bawah sadar milikku aku tahu anda adalah salah satu dari pemilik kekuatan *The King Of Judgement sebelumnya*. Lalu apa yang anda inginkan sekarang?!. " Ucap Arthur.


" Ooh begitu ya, jadi aku bukanlah orang pertama yang mendatangi dirimu, pemilik kekuatan yang mengerikan yang baru!. " Ucap orang yang mendatangi Arthur itu.


" Katakanlah apa yang ingin anda lakukan dengan mengganggu diriku!. " Ucap Arthur.


" Begitu ya. terimakasih atas sarannya kalau begitu aku harus segera kembali. " Ucap Arthur.


" Baiklah sampai jumpa lagi anak muda. " Ucap orang itu.


Orang itu pun menghilang seperti sebuah asap yang memudar begitu saja, tidak lama setelah itu Arthur bangun dari alam bawah sadar miliknya, Ia masih berada di depan pintu itu.


Ada seseorang yang memanggilnya dengan suara kecil dan perlahan lahan mulai terdengar jelas suaranya. Dan saat Arthur sudah mendapatkan kembali kesadarannya secara utuh Ia langsung melirik ke arah suara itu, ternyata orang yang memanggilnya adalah Anastasia.


" Arthur!!, akhirnya kamu merespon diriku, sebenarnya apa yang terjadi padamu mengapa kamu melamun didepan pintu, bahkan aku sudah memanggil dirimu berkali-kali dari tadi tetapi kamu tidak menjawab ku. " Ucap Anastasia dengan panik.


" Maaf Anastasia aku baik-baik saja barusan aku hanya memikirkan sesuatu yang mengganggu fikiran diriku, maaf telah membuat dirimu khawatir ". Ucap Arthur.


" Begitu ya, kalau begitu kamu istirahat saja langsung sepertinya kamu hanya kelelahan, maafkan ayahku yang memaksakan dirimu untuk ikut dengannya ke istana, memaksa dirimu yang baru saja bangun dari pingsan mu. " Jawab Anastasia dengan khawatir.


" Tidak apa-apa, tolong lepaskan tanganmu dari tanganku, aku ingin masuk ke kamar. " Ucap Arthur.

__ADS_1


" Oh iya maafkan aku baiklah selamat beristirahat Arthur. " Jawab Anastasia.


" Ya terimakasih ". Sahut Arthur.


Arthur pun memasuki kamarnya dan duduk di kasur, " Sebenarnya apa maksud dari orang itu, apa maksudnya bahwa raja itu ingin memanfaatkan diriku. Ah sudahlah untuk sementara aku akan mengikuti ucapannya sebenarnya apa yang diucapkan orang itu ada benarnya juga, dari awal bertemu tuan Glenn sampai aku bertemu dengan guru, aku melupakan hal yang sangat amat penting, yaitu aku juga harus berhati-hati terhadap orang lain. " Gumam Arthur.


Arthur mulai tertidur karena sebagian besar mana miliknya belum sepenuhnya pulih.


Keesokan paginya Arthur bangun, " Baguslah, para pendahulu pemilik kekuatan ini tidak mengganggu ku lagi. " Gumam Arthur.


Arthur pergi keluar kamar untuk mencari Siegfried, tetapi Arthur sudah berkeliling-keliling di kediaman Louise tetap tidak menemukan Siegfried. Lalu Arthur pergi menuju taman yang biasa dipakai keluarga Louise untuk latihan.


Disana Arthur bertemu dengan Lucas dan Anastasia, Anastasia sedang membantu Lucas latihan berpedang dan sihir.


" Bagaimana kemampuan berpedang milikmu Lucas, apakah aku boleh melihatnya." Ucap Arthur.


" Apa yang kamu lakukan disini Arthur. " Ucap Anastasia.


" Aku sedang berkeliling-keliling mencari tuan Siegfried, tetapi aku tidak bisa menemukannya dimana-mana hingga aku bertemu kalian disini. Oh iya Anastasia ngomong-ngomong apakah sudah ditentukan kapan kita akan memasuki Akademi Sihir Phillsburgh?" Jawab Arthur.


" Begitu ya, kalau untuk memasuki Akademi Sihir Phillsburgh aku sudah diberitahu oleh ayahku bahwa seluruh murid Akademi akan masuk 2 hari lagi, karena perbaikan Akademi sebentar lagi selesai. Baiklah kalau begitu apakah kamu bisa membantuku mengajari Lucas dalam berpedang dan sihir ". Ucap Anastasia.


" Ooh begitu yah, Baiklah tentu saja dengan senang hati aku akan membantunya. " Jawab Arthur.


" Benarkah begitu ka.. maksud ku tuan Arthur, apakah anda benar-benar akan membantu diriku untuk latihan?. " Ucap Lucas dengan gembira.


Dengan nada sedikit tinggi Arthur menjawab, " Ya!, tentu saja aku akan membantu mu latihan. Dan juga tidak perlu memanggil diriku *Tuan*, kamu boleh memanggil diriku kakak atau kak Arthur terserah padamu saja ingin memanggil ku apa, agar dirimu tidak canggung saat bersamaku. "


Dengan mata yang berbinar-binar sambil tersenyum lebar Lucas menjawab, " Baiklah Kak Arthur! , terimakasih dan mohon bantuannya untuk membimbing diriku ini kak Arthur! . "


" Aku tidak percaya orang hebat seperti kak Arthur yang mengalahkan kak Anastasia dengan satu gerakan dan orang yang tetap bisa berdiri walau terluka parah hingga dapat mengalahkan para penjahat itu membimbing diriku!?, hihihihi aku senang sekali nanti aku akan pamerkan ke teman ku bahwa kak Arthur sang penyelamat mengajariku bertarung. " Ucap Lucas dalam hatinya sambil tersenyum.


" Baiklah aku akan memulai membimbing latihan dirimu Lucas. Lucas apakah kamu siap?!. " Ucap Arthur.


" Yaaa!! kak Arthur, aku sudah siap. " Jawab Lucas.

__ADS_1


" Baiklah kalau begitu mari kita mulai saja latihannya. " Ucap Arthur.


__ADS_2