
" Silahkan kalian semua duduk dikursi yang telah disediakan. " Ucap kepala pelayan istana Kerajaan Lasenburgh.
Kemudian mereka semua duduk di kursi yang telah disediakan oleh Shax Alfred Lasenburgh.
" Raja Alfred apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa anda mengadakan sebuah rapat dengan mendadak?. " Tanya Glenn.
" Ya sebelumnya maafkan diriku yang telah mengundang kalian untuk rapat secara mendadak, tetapi aku mengadakan rapat pertemuan ini bukannya tanpa alasan, tetapi karena kita akhirnya sudah memiliki informasi tentang perang yang sebelumnya diucapkan oleh Azazel Arthur Astheric dari mulutnya. " Ucap Raja Alfred dengan serius.
" Apa?! Aku tidak menyangka akan secepat itu kita mendapatkan informasi soal perang itu, memangnya informasi yang seperti apa yang anda dapatkan Raja Alfred?. " Tanya Glenn.
" Ya Raja Alfred, informasi seperti apa yang kita dapatkan. " Ucap mereka yang ada diruangan itu.
" Aku mendapatkan informasi ini dari Nona Luna, kita semua harus berterimakasih dengan dirinya yang sudah mendapatkan informasi ini dengan susah payah. Berkat dirinya yang tinggal bersama Azazel Arthur Astheric dan sudah mendapatkan kepercayaan anak itu kita akhirnya bisa mendapatkan informasi ini. " Jawab Raja Alfred.
" Tidak perlu Raja Alfred, sudah tugasku untuk melaksanakan perintah yang anda berikan kepada diriku untuk mendapatkan informasi soal perang itu dari Arthur. " Ucap Luna.
" Seperti yang diharapkan dari salah satu orang terkuat di Kerajaan Lasenburgh ini, Nona Luna anda memang hebat. " Ucap Glenn dan orang-orang yang ada di ruangan itu.
" Jadi apa isi informasi itu Raja Alfred?. " Tanya Siegfried.
" Aku tahu dirimu pasti sudah sangat siap untuk perang yang akan datang nanti dan dirimu juga pasti menantikannya Siegfried, tetapi kita tidak boleh terburu-buru soal ini. " Jawab Raja Alfred.
" Informasi ini tidak terlalu detail sebenarnya tetapi yang jelas perang itu akan datang dalam waktu yang dekat, karena anak itu dari kemarin sudah mulai latihan mati-matian dan sama sekali tidak keluar dari ruangan latihan yang ada di mansion milikku, bahkan dirinya enggan untuk makan aku tidak tahu kenapa tetapi jika melihat dirinya seserius itu pasti lawan yang akan kita hadapi adalah sesuatu yang kuat. " Ucap Luna kepada semua orang.
" Kita tahu anak itu memang kuat, dirinya juga berjasa atas tragedi sebelumnya yang menimpa Akademi Sihir Phillsburgh. Tetapi kenapa sepertinya anda sangat mengandalkan anak itu untuk melindungi Kerajaan Lasenburgh ini Nona Luna?. " Ucap orang-orang penting Kerajaan Lasenburgh itu.
" Bukannya aku mengistimewakan dirinya, tetapi kenyataannya memang seperti itu. Jika saat itu, saat tragedi yang terjadi di Akademi Sihir Phillsburgh tidak ada dirinya, sudah dapat dipastikan orang-orang yang ada di sana tidak akan ada yang selamat, bahkan tuan Siegfried sekalipun tidak bisa melakukan apa-apa jika ada sebuah barier yang menghalangi dan mengganggu penggunaan sihir seperti saat itu. "
*Duarrr*
Tiba-tiba saja terdengar sebuah suara ledakan yang sangat keras, dan semua yang ada diruangan rapat itu terkejut dengan suara itu.
__ADS_1
" Apa!!? Apa yang sebenarnya terjadi!? Suara apa itu? . " Ucap Raja Alfred dengan terkejut.
Tiba-tiba ada seorang kesatria yang menerobos masuk membuka pintu ruangan rapat itu dan berbicara sesuatu.
" Gawat Raja Alfred, Tuan dan Nona yang terhormat!!, di hutan perbatasan Kerajaan Lasenburgh monster tingkat atas menerobos perbatasan dan menyerang orang-orang dengan acak. " Ucap kesatria itu dengan panik.
" Apa?! Lalu bagaimana dengan para penjaga perbatasan di sana? Apakah mereka masih selamat?!. " Tanya Raja Alfred dengan tegas.
" Aku tidak tahu, mereka semua pingsan saat terakhir aku melihatnya, tetapi saat aku sedang berlari menuju kastil Kerajaan Lasenburgh ini aku melihat ada seseorang anak yang berlari ke arah sebaliknya dari diriku, dia menghampiri para monster itu, anak itu terlihat berumur yang sama dengan Putri Alice Raja Alfred, tetapi dia adalah seorang anak laki-laki. " Ucap kesatria itu dengan terburu-buru.
" Kalian semua tetaplah disini, aku akan pergi dan memastikannya. " Ucap Siegfried tegas dan serius.
" Aku akan ikut dengan anda tuan Siegfried, bisa saja anak itu adalah Arthur. " Ucap Luna dengan panik.
" Baiklah tetapi setelah sampai di sana kita tidak boleh ceroboh siapapun anak itu kita harus menyelamatkannya apa anda mengerti Nona Luna?!. " Ucap Siegfried dengan tegas.
" Ya aku mengerti tuan Siegfried. " Jawab Luna dengan serius.
Lalu kemudian Siegfried dan Luna pergi menuju hutan perbatasan Kerajaan Lasenburgh untuk mengalahkan monster-monster itu dan menyelamatkan seorang anak asing yang tidak dikenal yang berlari ke hutan itu.
" Apa!, ada seseorang yang bertarung dengan menggunakan sihir berskala besar. Kita harus semakin cepat tuan Siegfried. " Ucap Luna dengan terkejut.
" Ya, kita tidak boleh membiarkan monster itu bertindak seenaknya. " Sahut Siegfried.
Tidak lama setelah itu akhirnya mereka sampai di hutan perbatasan Kerajaan Lasenburgh, mereka terkejut melihat banyak monster tingkat tinggi yang sudah tumbang, tetapi mereka lebih terkejut lagi karena yang menghabisi monster itu hanya satu orang anak.
" Pedang itu... Tuan Siegfried, bukankah pedang itu adalah pedang Dark Repulser?!. Mengapa anak itu bisa memilikinya, tidak bagaimana anak itu bisa memegang pedang itu?!!. " Tanya Luna dengan terkejut dan penasaran.
" Ya, akulah yang memberikan pedang itu kepada anak itu, aku tidak menyangka dirinya bisa menggunakan pedang itu dengan mudahnya meskipun dia belum bisa menggunakan kekuatan pedang itu. " Jawab Siegfried.
Anak itu melancarkan sebuah sihir api berskala besar kembali untuk menghabisi monster yang sedang dilawannya, setelah itu anak itu membalikan badannya menghadap Siegfried dan Luna.
__ADS_1
" Sialan!, Kenapa anda tidak bilang sebelum memberikan pedang ini kepada diriku tuan Louise Siegfried Lawrance!!. Aku tidak mengetahuinya pedang ini memiliki sebuah jiwa iblis, bahkan bukan iblis biasa ini adalah jiwa Raja Iblis yang pertama. Aku tidak tahu bahwa pedang yang anda berikan kepada diriku adalah Dark Repulser. " Ucap Arthur dengan marah kepada Siegfried.
" Maafkan aku Arthur, aku tidak bilang terlebih dahulu sebelum aku memberikan pedang itu kepada dirimu karena waktu itu waktu kita sangat terdesak dan terbatas. " Ucap Siegfried.
" Maaf apanya, karena dirimu aku harus terhubung dengan kekuatan *The Greatest Protection*, meskipun kekuatan aslinya tetap dimiliki sang Raja tetapi karena aku bisa memegang pedang ini aku juga harus ikut melindungi Kerajaan Lasenburgh ini dan umat manusia. "
" Untung saja aku bisa menolaknya meskipun bayarannya adalah tubuhku yang tidak akan bertahan lama. Tuan Louise Siegfried Lawrance aku kembalikan pedang ini kepada dirimu, jika pedang ini memang harus diwariskan kepada orang yang tepat maka berikan saja pedang ini kepada keturunan keluarga Kerajaan Lasenburgh ini misal seperti Alice. " Ucap Arthur dengan marah dan serius.
" Apa maksud dirimu tubuhmu tidak akan bertahan lama?. " Tanya Siegfried.
" Ya karena anda aku harus cepat bertemu dengan kematianku. Apakah anda sudah puas karena mendengar hal itu tuan Siegfried?!, dengan begitu kamu bisa bekerjasama dengan Land Of Darkness tanpa ada halangan sedikitpun ya kan!. " Jawab Arthur dengan marah.
" Apa maksudnya itu tuan Siegfried?! Anda bekerjasama dengan Land Of Darkness?!. Mengapa anda melakukan hal itu?!. " Tanya Luna dengan terkejut.
" Aku akan memberitahukan anda setelah ini, tetapi aku ingin anda berjanji tidak memberitahukan hal ini kepada siapapun bahkan sang raja sekalipun. " Jawab Siegfried.
" Baiklah kalau itu mau anda. " Ucap Luna.
" Arthur apakah monster-monster itu sudah tidak ada lagi?! Atau mereka masih akan datang?. " Tanya Luna.
" Aku tidak tahu pasti akan hal itu. Bibi Luna anda harus tahu satu hal ini, percuma saja jika bibi ingin membodohi diriku karena itu tidak akan bisa. " Ucap Arthur dengan serius.
" Apa maksud dirimu Arthur?!. " Tanya Luna dengan bingung.
" Aku tahu bibi Luna mengikuti diriku secara diam-diam saat aku berjalan menuju ruang latihan yang ada dimansion bibi, meskipun bibi menyembunyikan aura sihir dan aura kehadiran, yang harus bibi tahu adalah hal itu tidak berguna jika dilakukan terhadap diriku, aku bisa merasakan aura kehadiran dan aura sihir meskipun mereka menyembunyikannya. Aku juga sengaja memberikan informasi itu kepada anda. "
" Karena tidak mungkin jika kalian harus menghadapi Raja Iblis kedua bersama pasukannya tanpa persiapan apapun, itulah alasan mengapa aku terus latihan. " Jawab Arthur.
" Begitu ya, jadi semua yang aku lakukan percuma saja, kamu memberikan informasi itu karena kasihan kepada orang-orang yang ada di Kerajaan Lasenburgh yang tidak bersalah ini kan?. " Ucap Luna.
" Ya, ini adalah kebaikan terakhir yang bisa aku berikan kepada orang-orang Kerajaan Lasenburgh ini, jika aku masih diberikan waktu yang panjang pasti berikutnya aku akan membunuh semua orang yang pernah menjatuhkan diriku. " Sahut Arthur.
__ADS_1
" Aku tahu kamu marah tapi bukankah seseorang yang memiliki kekuatan harus melindungi yang lemah. " Ucap Luna.
" Entahlah itu tergantung perspektif orang yang memikirkan hal itu. Tuan Siegfried, Bibi Luna, bisakah aku membuat satu permintaan terakhir kepada kalian?. " Ucap Arthur.