
" A... Apa yang kamu katakan itu benar Arthur?!. " Ucap Luna dan Siegfried dengan terkejut.
" Cih... Sialan aku salah bicara, apa yang harus kulakukan jika sihir kontrak darah itu aktif. "
Arthur hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Siegfried dan Luna itu, dirinya juga menunggu apakah sihir kontrak darah yang sebelumnya Ia lakukan dengan Black Roses akan aktif setelah dirinya mengatakan salah satu hal mengenai informasi perang itu.
" Mengapa kamu tidak menjawabnya Arthur? . " Tanya Siegfried dan Luna.
" Hahh... Mengapa kalian bisa langsung mempercayai perkataan yang aku ucapkan itu? Tentunya jika Raja Iblis yang bergerak kita semua akan hancur apakah kalian masih tidak mengerti perbedaan kekuatan itu?. " Ucap Arthur dengan nada yang arogan.
" Lalu jika bukan seperti itu apa maksud dirimu mengenai pasukan Raja Iblis yang sebelumnya dirimu ucapkan itu?. " Tanya Siegfried.
" Baiklah jika kalian ingin tahu, berikan pedang Dark Repulser itu terlebih dahulu kepada diriku. " Ucap Arthur.
" Kalau informasi yang kamu berikan itu adalah kebohongan lalu katakanlah kebenarannya, apa alasan dirimu menginginkan pedang Dark Repulser ini Arthur?. " Tanya Siegfried dengan serius.
" Tidak ada habisnya membahas hal itu ya, baiklah kali ini aku akan mengatakannya dengan jujur. Aku membutuhkan pedang itu, aku ingin mencoba apakah aku bisa menarik konsekuensi menolak terhubung dengan pedang Dark Repulser itu yang mengambil setengah dari sisa hidupku. " Ucap Arthur tanpa ekspresi.
" Apa yang akan terjadi jika itu malah sebaliknya Arthur? Bagaimana jika itu malah mengambil nyawamu sepenuhnya?. " Tanya Siegfried.
" Jika anda sebegitu nya tidak ingin menyerahkan pedang itu, berarti dirimu sudah menjual pedang itu kepada orang lain ya? Apakah itu termasuk ke dalam perjanjian dirimu bersama Land Of Darkness Tuan Siegfried? . " Ucap Arthur sambil memancing emosi Siegfried.
" Mengapa kamu bisa mengatakan hal seperti itu Arthur? Apakah kamu sebegitu bencinya dengan kerja sama antara diriku dengan Land Of Darkness? . " Ucap Siegfried masih dalam keadaan tenang.
" Aku akan memberikan satu informasi lagi jika dirimu mau menyerahkan pedang Dark Repulser itu sekarang Tuan Siegfried. Tenang saja informasi kali ini aku tidak akan berbohong. " Ucap Arthur.
Siegfried menyeringai lalu dia memunculkan Dark Repulser itu dari tangannya.
" Menarik, sepertinya kamu tahu sekali caranya untuk bernegosiasi Arthur entah siapa yang mengajarkan hal itu kepada dirimu, tapi aku akan menerima negosiasi itu. " Ucap Siegfried.
Kemudian Siegfried melemparkan pedang Dark Repulser itu kepada Arthur, dan dengan cepat Arthur menangkap pedang itu.
__ADS_1
" Tenang saja aku tidak akan lari begitu saja Tuan Siegfried. " Ucap Arthur.
" Baiklah kalau begitu informasi menarik seperti apa yang kamu miliki?. " Tanya Siegfried.
Arthur menyeringai setelah Siegfried melontarkan pertanyaan seperti itu
" Ya, informasi itu adalah bukan hanya anda yang bekerja sama dengan Land Of Darkness, tetapi aku juga membuat sebuah kesepakatan yang menarik dengan organisasi itu. " Ucap Arthur dengan nada yang arogan.
" Apa?!! Mengapa kamu melakukan hal itu Arthur?. " Ucap Luna dengan sedikit marah.
" Bibi Luna... Apakah anda berfikir aku melakukan hal ini begitu saja karena sepenuhnya kemauanku? Tentu saja tidak. Kerja sama yang kulakukan itu adalah ketika aku di tangkap oleh mereka, itulah satu hal kebenaran yang tidak aku sebutkan saat diriku diinterogasi. " Ucap Arthur dengan serius.
" Sepertinya informasi ini tidak akan memicu kutukan kontrak darah itu kan? Waktu itu wanita itu berkata bahwa yang harus kulakukan adalah menjaga informasi tentang perang, kalau begitu mungkin dengan sedikit informasi ini akan baik-baik saja. " Ucap Arthur dalam hatinya.
" Lalu? Apakah itu karena kamu diancam oleh mereka Arthur? Ancaman seperti apa yang membuat dirimu dapat dikalahkan oleh organisasi itu?. " Tanya Luna.
" Ya anda benar, aku diancam jika tidak melakukannya mereka akan mengincar kedua adik-adikku. Kalau begitu aku akan berikan satu informasi kerja sama yang aku lakukan itu. Informasi ini adalah aku diharuskan memberikan informasi tentang seluruh Bangsawan Besar Kerajaan Lasenburgh, tentu saja aku tidak memberikan informasi itu secara gratis, itu saja yang dapat aku katakan kepada anda dan Tuan Siegfried Bibi Luna. " Ucap Arthur dengan penuh kebohongan.
Kalau begitu aku pamit undur diri terlebih dahulu. Selamat tinggal Tuan Siegfried dan Bibi Luna. Aku harap kalian selalu berada dalam kondisi yang baik.
" Tunggu Arthur.. " Ucap Luna.
Tetapi Arthur tidak menoleh kebelakang sedikitpun, dirinya meninggalkan mereka begitu saja dengan kecepatan yang tinggi tanpa memperdulikan lagi apa yang akan terjadi kepada mereka.
" Apa maksudnya perkataan anak itu dengan ucapan Selamat Tinggal?. " Tanya Luna dengan bingung.
" Sepertinya anak itu benar-benar akan meninggalkan Kerajaan Lasenburgh ini Nona Luna. " Ucap Siegfried.
" Ya mungkin saja, tapi apakah kira-kira dia akan kembali ke mansion milikku atau tidak ya?. " Tanya Luna dengan ekspresi yang terlihat sedih.
" Mungkin saja dia akan kembali, tapi mungkin saja dirinya tidak akan kembali ke tempat anda. " Ucap Siegfried.
__ADS_1
" Nona Luna, sebagai salah satu orang yang dekat dengan Arthur apakah menurut anda soal pasukan Raja Iblis itu benar?. " Tanya Siegfried.
" Bisa jadi benar bisa jadi salah, selama diriku bersama dirinya aku tidak pernah tahu apa yang ada dipikirannya, tetapi yang diriku tahu anak itu hanya akan berbohong soal latihannya. Dia selalu berbohong akan kelemahan dirinya, bahkan jika dirinya terluka atau kehabisan mana dan kelelahan dia selalu berbohong bahwa dirinya baik-baik saja... Bahkan jika diriku menyuruhnya untuk beristirahat dia tidak akan melakukannya. " Ucap Luna dengan dalam.
" Ya seperti yang anda katakan, saya juga merasa bahwa anak itu sangat sulit untuk ditebak... Aku tidak pernah tahu isi pikiran yang ada di kepalanya, anak itu terlihat seperti tipe seseorang yang bertindak terlebih dahulu dibandingkan memikirkan terlebih dahulu apa yang harus dilakukan, tetapi jika dia telah bertindak melakukan sesuatu dia tidak pernah ceroboh, atau bisa dibilang dia seperti bertindak dan berpikir diwaktu yang sama. " Ucap Siegfried.
" Begitu yah, baiklah kalau begitu kita lanjut saja ke topik utamanya. Mengapa anda bekerja sama dengan organisasi Land Of Darkness itu Tuan Siegfried?. " Tanya Luna dengan serius.
" Sepertinya diriku benar-benar tidak bisa mengelak yah. Baiklah kalau begitu saya akan menjawabnya, mereka meminta melakukan kerja sama dengan diriku dengan meminta informasi mengenai Arthur. Saya memberikan informasi mengenai anak itu bahwa dia adalah mantan murid saya dan apa saja yang telah saya ajarkan kepada anak itu dan beberapa tentang keluarganya, sementara itu saya meminta mereka mengawasi Arthur dan memberikan informasi mengenai anak itu kepada saya untuk jangka waktu yang pendek. " Jawab Siegfried dengan sungguh-sungguh.
" Apa anda sudah kehilangan akal sehat anda?! Mengapa anda tega memberikan informasi mengenai murid anda sendiri kepada musuh Kerajaan Lasenburgh ini!. Bukankah dengan begitu Land Of Darkness akan mengetahui kelemahan Arthur begitu saja, seperti tentang apa saja teknik bertarung yang digunakan oleh anak itu?!. " Tanya Luna dengan sangat marah.
" Jangan marah begitu Nona Luna, anda sepertinya tidak mengetahui satu hal tentang anak itu ya. " Ucap Siegfried.
" Apa maksudnya anda Tuan Siegfried?. " Tanya Luna.
" Saya tidak akan memberikan informasi mengenai kelemahan anak itu begitu saja jika Saya tidak mengenal dirinya dengan dalam. Nona Luna... Satu hal yang anda harus tahu mengenai anak itu adalah jangan pernah menganggap dirinya merupakan anak yang ceroboh, seperti yang sebelumnya anda katakan kita tidak tahu sama sekali apa isi pikiran yang ada di kepala anak itu, selama saya bersamanya sewaktu masih menjadi gurunya saya tidak pernah melihat dirinya menggunakan teknik bertarung yang persis sama seperti yang saya ajarkan kepadanya. "
" Maka dari itu saya percaya bahwa anak itu pasti akan langsung tahu jika musuhnya menggunakan teknik yang sama seperti yang gurunya ajarkan. Dirinya juga pasti dengan cepat akan merubah pola serangan dan teknik bertarungnya. " Ucap Siegfried dengan rinci.
" Begitu yah... Maafkan saya Tuan Siegfried, saya berfikir anda mengkhianati Kerajaan Lasenburgh ini dengan bekerja sama dengan Land Of Darkness. " Ucap Luna.
" Tidak apa-apa, saya juga berfikir suatu saat pasti akan ada yang mengetahui tentang kerja sama yang saya lakukan bersama Land Of Darkness ini. " Ucap Siegfried.
" Baiklah kalau begitu saya juga pamit undur diri terlebih dahulu Tuan Siegfried, sampai jumpa.. semoga hari anda menyenangkan. " Ucap Luna.
" Ya semoga hari anda menyenangkan juga Nona Luna. " Ucap Siegfried.
Setelah Luna menaiki kereta kudanya dan kembali ke mansion miliknya, di kediamannya Siegfried menyeringai dan berkata.
" Yah mungkin bisa saja muridku yang satu lagi lebih kuat dan dapat mengalahkan anak itu, karena aku sudah bertemu dengannya lebih awal sebelum aku bertemu dengan anak itu. "
__ADS_1