
" A.... anda adalah kakek buyutku?! Azazel Ard Astheric?!. " Ucap Arthur dengan terkejut.
" Ya anak muda kamu benar, aku adalah Azazel Ard Astheric. Maaf dari awal aku tidak menghampiri dirimu terlebih dahulu dibandingkan pemilik kekuatan The King Of Judgement sebelum-sebelumnya. " Ucap Ard.
" Begitu yah, jadi apakah alasan kakek buyut mendatangi diriku adalah karena sekadar memberitahu diriku bahwa tubuhku sudah mencapai batas dan tidak dapat menampung kekuatan yang lainnya?. " Tanya Arthur.
" Bisa dikatakan seperti itu, tapi aku ingin bertanya keturunan ku apakah kamu sudah mengenal seperti apa ibumu itu?. " Jawab dan tanya Ard.
" Justru karena itu, aku ingin bertemu dengannya meski hanya sedetik sebelum aku mati, karena aku sama sekali tidak mengetahui tentang dirinya, dan apa sebenarnya alasan ibuku meninggalkan keluarganya secara tiba-tiba. " Jawab Arthur.
" Arthur, apakah kamu sudah mengetahui segalanya tentang kekuatan The King Of Judgement ini?. " Tanya Ard.
" Aku memang sudah memulai memahami kekuatan ini tapi aku tidak mengerti mengapa aku tidak bisa memahami kekuatan ini lebih luas lagi. " Jawab Arthur.
" Begitu yah, kalau begitu biar ku beritahu sedikit hal tentang kekuatan The King Of Judgement yang aku tahu. Kamu seharusnya sudah mengetahuinya bahwa alam bawah sadar pemilik kekuatan ini bisa menampung jiwa pemilik kekuatan The King Of Judgement generasi yang sebelum-sebelumnya, maka dari itu alam bawah sadar mu bisa dijadikan seperti tempat untuk mendiskusikan sesuatu jika kamu tidak mengetahui sesuatu dan ingin bertanya kepada para pendahulu dirimu. "
" Seperti yang sebelumnya diriku katakan, bahwa para pemilik kekuatan The King Of Judgement generasi sebelum-sebelumnya bisa mengawasi pewaris kekuatan The King Of Judgement yang baru, kamu tahu kan bahwa pemilik kekuatan The King Of Judgement yang sebelumnya adalah kakekmu atau bisa dibilang anakku, dari situlah aku mengawasi anakku hingga dirinya bertemu dengan ibumu saat cucuku membawa seorang wanita ke hadapannya untuk meminta restu menikahi wanita itu. Hahaha bahkan anakku tidak bisa memutuskannya sendiri, dia memasuki alam bawah sadarnya dan aku menemuinya. Dia meminta saran apakah sebaiknya dirinya merestui anaknya untuk menikahi wanita itu atau tidak kepada diriku. " Ucap Ard.
" Kakek buyut, apakah kakek buyut sudah mengetahui bahwa ibuku memiliki darah dari ras Malaikat?. " Tanya Arthur.
" Ya aku sudah mengetahui hal itu, bahkan anakku juga bisa mengetahuinya, awalnya aku sangat membenci ibumu meski hanya melihatnya karena dirinya memiliki darah dari ras Malaikat, karena ras Malaikat mereka bahkan tidak membantu di peperangan besar melawan invasi Iblis ke dunia ini sebelumnya saat eraku sedang berjalan, tetapi ada sepasang suami-istri yang ikut dalam pertempuran waktu itu, dan aku dapat merasakannya bahwa pasangan suami-istri itu mereka berasal dari ras Malaikat. Aku sempat terheran-heran mengapa mereka mau membantu kami melawan para Iblis itu, tetapi pada akhirnya aku membiarkan mereka ikut bertempur bersama kami. "
__ADS_1
" Dan setelah aku melihat ibumu melalui anakku, aku dapat merasakannya wanita itu memang berasal dari ras Malaikat, tetapi dia mewarisi darah dari sepasang suami-istri dari ras Malaikat yang sebelumnya ikut bertempur dengan diriku. Jadi aku menyuruh anakku untuk merestui pernikahan anaknya dengan wanita itu. " Jawab Ard.
" Ternyata seperti itu ya, jadi orang tua ibuku sudah pernah mengenal dan bertemu dengan kakek buyut dalam sebuah pertempuran besar. " Ucap Arthur.
" Mungkin hanya itu saja yang bisa aku ceritakan kepada dirimu Arthur, apakah kamu tahu apa alasan diriku menceritakan hal ini kepadamu. " Tanya Ard.
" Ya aku mengetahui hal itu kakek buyut. Jadi yang anda maksud adalah aku harus terus bertahan hidup sampai aku bertemu dengan ibuku dan keluarganya bukan?. " Jawab Arthur.
" Ya kamu benar Arthur, dan jika saatnya tiba saat dirimu dapat bertemu dengan ibumu dan keluarganya, kamu dapat bertanya detailnya mengenai alasan mengapa mereka ikut membantu dalam perang besar waktu itu. "
" Petunjuk untuk mencari ibumu memang tidak ada, tetapi aku yakin kamu bisa menemui dirinya dan keluarganya Arthur, kamu adalah keturunan diriku yang paling ku andalkan untuk mengembalikan nama baik keluarga Astheric, Jujur saja bahkan aku membenci anakku sendiri karena dirinya bekerjasama dengan Raja Iblis pertama yang ikut menginvasi dunia ini pada saat eraku. " Ucap Ard.
" Begitu yaa, Terimakasih kakek buyut karena anda telah mengandalkan diriku untuk mengembalikan nama baik keluarga Astheric. Tapi seharusnya anda tidak terlalu berharap kepada diriku karena aku melakukan semua hal ini bukan hanya semata untuk keluarga Astheric, tetapi sebagian besar adalah hanya untuk diriku sendiri. " Ucap Arthur.
" Apa itu kakek buyut?. " Ucap Arthur.
" Jika kamu ingin melakukan sesuatu yang terlihat jahat dimata masyarakat Kerajaan Lasenburgh atau dimata dunia, aku berharap kamu tidak membawa nama keluarga Astheric kembali. " Ucap Ard.
" Anda tenang saja, dari awal aku juga berniat membuang nama keluarga Astheric pada namaku, bukan karena aku membenci hal itu tetapi karena nama itu menghalangi segala hal yang ingin aku capai, jadi aku harap kakek buyut juga tidak membenci ku karena hal itu. " Ucap Arthur.
" Begitu ya, tenang saja aku tidak akan mempermasalahkannya jika seperti itu ceritanya. " Ucap Ard sambil tersenyum.
__ADS_1
" Kalau begitu sepertinya sudah waktunya untuk diriku kembali kakek buyut, aku akan pergi. " Ucap Arthur sambil membangkitkan tubuhnya kembali.
" Sebentar Arthur, ada satu hal lagi yang ingin aku sampaikan kepada dirimu. " Teriak Ard sambil membangkitkan tubuhnya dengan cepat.
" Hal tentang apa lagi itu kakek buyut?. " Tanya Arthur.
" Memang benar tentang tubuhmu yang sebelumnya ku katakan itu merupakan sebuah fakta, tetapi kamu pasti tahu kan bahwa kekuatan ini dapat menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada, baik itu sihir atau apapun. " Jawab Ard.
" Ya aku mengetahui hal itu memangnya apa yang harus kula..... "
Tiba-tiba Arthur terdiam dan memikirkan sesuatu di kepalanya.
" Oh iya benar juga mengapa aku sudah putus asa terlebih dahulu dibandingkan berusaha untuk menggapai sesuatu hal yang kemungkinan berhasilnya sangat amat kecil. " Ucap Arthur dalam hatinya.
" Ya aku mengerti kakek buyut, terimakasih karena anda telah mengingatkan diriku tentang kekuatan The King Of Judgement yang sebenarnya, aku akan mencoba membuat sebuah sihir yang dapat membuat diriku tetap hidup meski dalam kondisi yang sangat merugikan sekalipun. " Ucap Arthur sambil menyeringai dengan semangat.
" Ya itulah yang ingin aku katakan kepadamu Arthur, jika kamu sudah mengetahuinya maka ingatlah satu hal ini. Untuk sekarang kamu tidak boleh sama sekali menggunakan kekuatan The King Of Judgement meski hanya sedetikpun, bisa dibilang kesempatan dirimu untuk menggunakan kekuatan itu hanyalah satu kali lagi, yaitu gunakanlah kekuatan The King Of Judgement di perang nanti jika kamu berada dalam kondisi yang sangat dirugikan. Apa kamu faham Arthur?. " Ucap Ard.
" Ya!, aku faham akan hal itu kakek buyut. Terimakasih karena and telah mengembalikan semangatku dan terimakasih atas informasi mengenai ibuku meski sedikit, kalau begitu aku akan kembali sampai jumpa lagi kakek buyut. " Ucap Arthur sambil tersenyum.
" Ya kuharap kita dapat bertemu lagi, dan semoga kamu berhasil melakukannya Arthur. Aku berharap kamu dapat memenangkan perang itu. " Ucap Ard.
__ADS_1
Kemudian Arthur mengembalikan kesadarannya seperti semula.