
" Mengapa anda menekan kami berdua seperti itu Putri Alice?. " Ucap Ellen.
" Sebelum aku menjawabnya, kalian tidak perlu memanggilku dengan panggilan 'Putri', panggil saja aku Alice bagaimana?, aku berharap bisa akrab dan dekat dengan kalian. " Ucap Alice.
" Baiklah nona Alice. " Ucap Ellen.
" Hahhh baiklah terserah kamu saja. Bukan maksudku menjatuhkan kalian didepan Arthur seperti itu, aku hanya penasaran bagaimana reaksi kalian, dan aku juga penasaran apa reaksi yang akan Arthur berikan kepada kalian karena telah mengkhianati kepercayaannya. Aku tidak menyangka ternyata Arthur tetap sama saja dia tetap memberikan reaksi yang datar seperti itu. " Ucap Alice.
Ellen yang mendengar itu dari mulut Alice merasa sangat kesal dan meninggikan nada bicaranya.
" Ooh begitu! Jadi apakah anda sekarang sudah puas membuat kami dibenci oleh Arthur!?. " Ucap Ellen.
" Ellen hentikan itu, Putri Alice benar ini semua adalah kesalahan kita karena menguping pembicaraannya dengan Arthur. " Ucap Anastasia.
" Mengapa sekarang kamu jadi membelanya Anastasia?!, apakah kamu rela dijatuhkan seperti ini?. " Tanya Ellen dengan tegas.
" Sudahlah kenapa malah kalian yang jadi bertengkar, aku hanya ingin bertanya saja kepada kalian. Nona Anastasia sebelumnya kamu berkata bahwa kamu penasaran kan mengapa Aku dengan Arthur pergi ke tempat yang sepi? Mengapa saat kamu berbicara seperti itu ekspresi mu terlihat khawatir sekali?, hahaha aku tidak menyangka ternyata pemikiran dirimu cukup liar ya! Putri bangsawan besar keluarga Louise. " Ucap Alice sambil mempermainkan Anastasia.
" Ti... Tidak seperti itu Putri, Aku hanya khawatir karena hari sudah gelap dan siapa yang tahu bahaya seperti apa yang akan menyerang. " Ucap Anastasia.
" Hmmm memangnya kenapa jika aku bersama Arthur hingga hari gelap gulita, bukannya yang kamu maksud itu aku yang bahaya karena bersama dengan Arthur? Apakah kamu khawatir Arthur akan melakukan sesuatu yang nakal kepadaku? Kamu pasti juga berfikir seperti itu kan nona Ellen?. " Ucap Alice sambil mempermainkan mereka berdua.
" A... Apa apaan kamu ini mengapa kamu mengesalkan sekali?!. " Ucap Ellen.
" Hahaha berarti kalau begitu ucapan diriku benar ya?!. " Ucap Alice
" Sudahlah sekarang hari benar-benar sudah hampir gelap, bagaimana jika kalian berdua ikut denganku dan kita bisa menginap bersama di kastil dan berbicara lebih banyak lagi. Bukankah besok kelas akan diliburkan?. " Tanya Alice kepada mereka berdua.
" Oke baiklah jika itu mau dirimu kami tidak takut, bukankah begitu Anastasia? " Ucap Ellen.
" Hahhh ya baiklah aku akan ikut dengan dirimu Ellen. " Jawab Anastasia.
Mereka bertiga akhirnya pergi bersama menuju kastil.
__ADS_1
Setelah memakan waktu yang lama akhirnya mereka bertiga sampai di kastil. Lalu para pelayan kastil menyambut Alice dan mereka berdua.
" Putri Alice dan temannya selamat datang, Apakah ada yang anda butuhkan malam ini Putri Alice?. " Ucap para pelayan kastil yang melayani Alice.
" Tidak ada aku hanya ingin kalian jangan mengganggu mereka berdua, karena mereka berdua adalah teman sekaligus tamu ku, mereka akan menginap di kamarku jadi tidak apa-apa kalian beristirahat saja. " Ucap Alice.
" Baiklah Putri Alice, jika ada yang dibutuhkan panggil saja kami. " Ucap para pelayan.
" Ya silahkan kalian beristirahat. " Ucap Alice.
" Terimakasih Putri kami pamit terlebih dahulu. " Ucap para pelayan.
" Jadi begitu ya strategi dirimu untuk membuat kita tidak leluasa bergerak dan harus bertarung di satu tempat. " Ucap Ellen.
" Sudahlah Ellen, kan kamu sendiri yang menerima ajakannya kita juga harus menerima aturannya. " Ucap Anastasia.
" Baiklah Anastasia maafkan aku harus ikut melibatkan dirimu. " Ucap Ellen.
" Sudah tidak apa-apa aku juga sudah mengenalmu dengan baik. " Ucap Anastasia.
" Nona Anastasia, nona Ellen. Aku ingin bertanya satu hal saja. " Ucap Alice.
" Apa itu, memangnya apa yang ingin kamu tanyakan?. " Ucap Anastasia.
" Apakah kalian berdua menyukai Arthur?. " Ucap Alice.
Mereka berdua terkejut dan tersipu.
" A... Lelucon apa yang kamu katakan itu nona Alice?. " Ucap Ellen.
" Begitu ya, aku tidak akan berkomentar apapun soal itu, aku hanya ingin mengatakan semangat!, semoga salah satu atau bahkan kalian berdua berhasil!, karena di kerajaan ini tidak ada larang untuk mempunyai istri lebih dari 1. " Ucap Alice menyemangati mereka berdua.
" Mengapa kamu tiba-tiba jadi murung begitu nona Alice?. " Tanya Anastasia.
__ADS_1
" Tidak, aku tidak apa-apa. " Ucap Alice.
" Kalau begitu giliran aku yang bertanya, hei Putri Alice, apakah kamu menyukai Arthur?. " Ucap Ellen.
" Tidak, saat ini aku tidak memiliki perasaan romantis kepada siapapun, atau bisa dibilang untuk saat ini aku tidak bisa melakukan dan merasakan hal-hal yang biasa disebut gadis remaja seperti kita dengan sebutan *CINTA*." Ucap Alice sambil tersenyum.
" Apa-apaan kamu ini, aku tahu senyumanmu itu palsu, mengapa kamu tidak bisa merasakan cinta? Apakah sekarang kamu juga sedang mempermainkan kami?! . " Ucap Ellen dengan tegas.
" Mengapa?, bahkan kamu saja tidak menjawab pertanyaan ku sebelumnya nona Ellen, tetapi kamu ingin aku menjawab pertanyaan kamu sekarang?. " Ucap Alice.
" Baiklah aku akan menjawabnya, aku hanya sekedar peduli karena kami adalah teman masa kecil. " Ucap Ellen.
" Terdengar meragukan tetapi aku tidak akan berkata bahwa kamu berbohong, lalu bagaimana dengan kamu nona Anastasia?. " Tanya Alice.
" Baiklah aku mengakuinya, aku memang memiliki perasaan kepadanya tetapi untuk saat ini aku tidak akan mengatakannya dihadapan Arthur langsung. " Ucap Anastasia.
" Begitu ya, baiklah aku juga akan menjawab pertanyaan nona Ellen. Untuk saat ini aku hanya ingin menikmati dan fokus pada kehidupan diriku sendiri, oleh karena itu aku tidak ingin memikirkan tentang perasaan meskipun aku juga menyukai pembicaraan tentang cinta, seperti pembicaraan kita saat ini. " Ucap Alice.
Ellen mengabaikan Alice lalu ia tidur menutupi dirinya dengan selimut yang tebal.
" Hahhh, aku tidak tahu sifat nona Ellen kurang dewasa, bukankah begitu nona Anastasia?. " Ucap Alice.
Anastasia pun tersenyum dan berkata, " Ya, terkadang dia memang seperti itu makanya aku juga sedikit sulit jika dia sudah seperti itu. ".
" Begitu ya, nona Anastasia terlihat lebih dewasa daripada nona Ellen, pasti kalian sudah berteman dengan sangat dekat kan?. " Tanya Alice.
" Ya, kami sudah berteman sejak kecil. " Jawab Anastasia.
" Begitu yah, baiklah sepertinya kita juga harus tidur nona Anastasia karena hari sudah malam, terimakasih ya telah mau menemani dan mengobrol dengan diriku nona Anastasia, nona Ellen. Yah meskipun sepertinya nona Ellen tidak mendengar karena sudah tidur. " Ucap Alice.
" Seharusnya kami yang berterimakasih kepada kamu Alice karena kamu memperbolehkan kami menginap di tempatmu. " Ucap Anastasia.
" Akhirnya kamu mau menyebut namaku tanpa secara formal ya Anastasia, sekali lagi aku ingin mengatakan ini semoga kita bisa terus dekat dan akrab ya!. " Ucap Alice sambil mengulurkan tangannya.
__ADS_1
" Ya, aku juga berharap kita bisa dekat dan akrab Alice. " Ucap Anastasia sambil menjabat tangan Alice.
Akhirnya mereka pun tertidur di kamar yang sama, setelah lama mengobrol, obrolan para gadis itu akhirnya berakhir di hari yang sama.