
" Lyle kau bedebah sialan, kemana saja kau!! kau datang ke tempat ini dengan sangat terlambat, karena kau banyak orang yang menjadi korban disini!!. " Ucap Glenn dengan penuh emosi.
" Maaf Glenn, aku harus membantu Siegfried dan Raja Kyle melawan Raja iblis, saat sampai di tempat Raja bertarung diriku disuruh pergi ke bangunan tempat masyarakat dievakuasi oleh sang Raja, tetapi ditengah perjalanan aku dihadang para monster dan pasukan Raja Iblis pertama itu. " Ucap Lyle.
Semua orang-orang Kerajaan Lasenburgh yang ada disitu menengok ke arah Lyle dan menatapnya dengan tajam.
" Hei kau Azazel Lyle Astheric sialan!!, karena ulah si sialan Kartz semuanya menjadi kacau seperti ini, keluarga kami banyak yang terbunuh karena ulah ayahmu yang bedebah itu!! karena kau anaknya pasti kau juga akan melakukan hal yang sama ya kan!, Dasar keturunan keluarga Pengkhianat!!!. " Ucap semua masyarakat Kerajaan Lasenburgh yang kesal atas kematian keluarganya dan melemparkan kekesalan itu kepada Lyle.
" Ya, itu benar dasar sialan!!! Salah kami semua dulu pernah menganggap bahwa bangsawan besar Astheric adalah keluarga yang baik, ternyata kalian adalah keluarga yang bermuka dua. " Ucap semua masyarakat Kerajaan Lasenburgh.
" Hentikan ucapan kalian itu!!! Mengapa kalian semua tega berkata seperti itu kepada Lyle?! Apakah dirinya sendiri juga tahu bahwa ayahnya akan berkhianat pada Kerajaan ini?!. Jika dirinya akan melakukan hal yang sama dengan ayahnya lantas kenapa Lyle mau menghentikan ayahnya bersama tuan Siegfried?! Jika dirinya juga seorang pengkhianat Kerajaan Lasenburgh ini mengapa dia masih menuruti Raja Kyle untuk datang ke tempat ini?!. " Ucap Luciana dengan marah.
" Mengapa nona membela orang seperti dirinya?! Apakah anda telah terhasut oleh orang ini?. " Ucap semua masyarakat Kerajaan Lasenburgh.
" Mengapa?? Karena aku memahami dirinya betul dibandingkan siapapun, mengapa aku membelanya? Karena dia adalah orang yang aku cintai, dia adalah calon suamiku. Siapapun yang menghinanya dan mengancamnya, aku juga tidak akan sungkan untuk mengancam orang tersebut kembali. " Ucap Luciana dengan kesal.
Lalu masyarakat Kerajaan Lasenburgh itu terdiam tidak membalas perkataan Luciana kembali, mereka juga sedikit tersadar karena omongan Luciana, karena Lyle tidak melakukan hal yang sama seperti ayahnya. Dan juga mereka yang sudah berkeluarga paham sekali akan perjuangan dan cinta seseorang yang akan menikah.
Tetapi suasana sedih itu langsung menghilang begitu saja secara tiba-tiba saat mereka semua melihat keluarga mereka yang tercinta bangkit kembali menjadi seorang iblis dan mulai menyerang mereka, tetapi para kesatria dengan cepat langsung menghalau serangan orang-orang yang bangkit kembali itu dan orang-orang yang ada disitu diperintahkan untuk menjauh dari kerabat mereka yang bangkit kembali menjadi seorang iblis.
" Oi oi ada apa ini, kenapa kalian bangkit lagi dan menyerang kami?!. Kenapa kalian tidak menjawabnya?! Apa yang sebenarnya terjadi?!. " Ucap masyarakat Kerajaan Lasenburgh dengan panik dan penasaran.
__ADS_1
Semua orang yang telah bangkit menjadi iblis itu mulai menyerang orang-orang yang ada dihadapannya secara acak, bahkan Lena dan Ilya pun bangkit kembali menjadi seorang iblis lalu menyerang Luciana dan Luna.
" Lena, Ilya. Apa yang sedang terjadi pada diri kalian? Mengapa kalian bisa bangkit menjadi iblis?!. " Tanya Luciana dengan terkejut.
" Luciana hanya ada satu yang dapat dipastikan dari iblis yang bangkit dari orang-orang yang sebelumnya gugur, mereka tidak dapat berbicara kepada kita setelah mereka menjadi iblis. " Ucap Luna dengan serius.
" Apa!? Bagaimana mungkin?. " Tanya Luciana kepada Luna sambil menahan serangan yang diberikan Lena yang telah menjadi iblis.
" Itu mungkin saja karena ini semua adalah kekuatan milik Raja Iblis pertama yang sedang bertarung dengan Raja Kyle. " Jawab Luna.
Kemudian mereka bertarung dengan sengit dalam waktu yang lama, sampai akhirnya banyak dari Iblis yang baru bangkit itu dikalahkan, tetapi disatu sisi semua orang yang ada disitu kelelahan dan tidak bisa bertarung lagi karena terluka, banyak korban jiwa diantara Iblis dan masyarakat Kerajaan Lasenburgh.
" Luna, Lyle, aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Aku tidak sanggup membunuh sahabatku dengan tanganku sendiri, aku..... Aku benar-benar tidak bisa melakukannya. " Ucap Luciana dengan tubuhnya yang sedang hebat.
Belum selesai Lyle berbicara, Luna dengan tegas berkata, " Tidak!! Aku sendiri yang akan membunuh mereka dengan tanganku, aku tidak bisa membiarkan orang diluar party ku melakukannya, baik disisi sini maupun disisi para Iblis itu mereka semua telah kelelahan karena kehabisan mana. Dan juga aku tahu pasti akan berdampak besar bagi diriku tetapi tidak ada pilihan lain, aku harus melakukannya sebagai pemimpin dari party Freedom ini. "
" Lu..... na..... "
" Lu.... ciana.... "
" A... apa!? Mereka bisa berbicara?!. " Ucap Luciana dengan sangat terkejut.
__ADS_1
" Tidak seharusnya mereka tidak dapat berbicara karena sihir pengendalian tubuh milik Raja Iblis pertama sangat kuat. Tetapi sepertinya tidak seperti itu, ingatan mereka dan keinginan mereka untuk berbicara kepada kalian untuk yang terakhir kalinya sangat besar jadi hal seperti itu bisa saja terjadi. " Ucap Lyle.
" Kami mo.. hon bunuh ka... mi. "
" Lu.. na "
" Lu.. ciana. "
Luciana dan Luna bergetar setelah mendengar sahabatnya berkata seperti itu.
" Kalian tenang saja, aku berjanji akan membunuh kalian dengan tanganku. " Ucap Luna sambil memasang senyum yang terpaksa diwajahnya.
Tubuh Lena dan Ilya jatuh tergeletak, dan dengan jatuhnya tubuh mereka Luna dapat dengan mudah membunuh mereka berdua sekaligus.
Luna meneteskan air matanya dan berkata, " Selamat tinggal Lena, Ilya, sudah tidak ada kata sampai jumpa lagi. "
Kemudian dengan tangannya yang sedang gemetar dengan hebat, Luna akhirnya menusukan pedangnya tepat di jantung mereka satu persatu.
Luna yang baru pertama kali membunuh seorang manusia, bahkan yang dibunuhnya adalah sahabatnya bergetar dengan hebat, tubuhnya pun kehilangan keseimbangan dan tersungkur ditanah. Dirinya merasa mual karena melihat darah temannya yang memancar ditubuhnya dan di pedang miliknya, lalu dirinya pun muntah karena tidak dapat lagi menahan rasa mualnya, hingga akhirnya dia mendapatkan trauma dengan hanya melihat darah manusia.
Setelah pertempuran pertumpahan darah itu selesai, Luna bernegosiasi dengan Raja Kerajaan Lasenburgh yang baru yaitu Shax Alfred Lasenburgh, hingga akhirnya dirinya menjadi seorang Kepala Akademi di Akademi Sihir Phillsburgh karena kontribusi nya pada Kerajaan Lasenburgh.
__ADS_1
Sejak menjadi Kepala Akademi Luna terus mengikuti pertempuran, baik melawan monster ataupun manusia. Setelah dirinya melewati begitu banyak pertempuran dengan manusia akhirnya trauma yang telah lama menghantuinya hilang, dirinya sudah bisa dengan tenang melihat darah manusia.
Begitulah akhir dari party Freedom, party mereka berakhir dengan mengenaskan hingga menyisakan pemimpinnya dan satu anggotanya, janji yang telah mereka buat untuk bersama selamanya sampai maut memisahkan itu telah hilang begitu saja.