HONORABLE DARK KNIGHT

HONORABLE DARK KNIGHT
CHAPTER 33 - PENYESALAN KARENA TIDAK BISA MEMBANTU


__ADS_3

Saat Arthur sampai di gerbang kediaman keluarga Louise tiba-tiba Arthur menghentikan langkah kakinya, karena di taman dekat dengan gerbang itu Arthur melihat Siegfried sedang berbicara dengan wanita pemimpin organisasi Land Of Darkness.


Disaat itu juga Arthur berniat untuk pergi dari tempat itu secara diam-diam, tetapi sebelum Arthur melangkah Siegfried berteriak, " Berhenti!, kau tidak perlu pergi kemana-mana Arthur, memangnya kamu ingin pergi kemana lagi di hari yang sudah gelap ini!? . ".


Arthur berhenti, lalu Ia membalikkan badannya dan melihat ke arah Siegfried, Arthur sangat terkejut tidak percaya dengan apa yang dilihat dirinya, Ia tidak melihat wanita pemimpin Land Of Darkness lagi disamping Siegfried, wanita itu menghilang seperti debu yang tertiup oleh angin, bahkan Arthur tidak merasakan hawa keberadaan wanita itu sedikitpun.


Siegfried yang melihat Arthur terdiam kaku itu tiba-tiba berkata, " Arthur, apa kamu melihatnya tadi?, atau kamu mengenalnya?. "


" Ya aku melihatnya dengan jelas, tetapi siapa orang itu tuan Siegfried?. " Tanya Arthur.


" Kalau kamu melihatnya, kamu tidak perlu tahu apa yang kulakukan tadi, dan juga apa kamu bisa berjanji tidak akan berbicara kepada siapapun mengenai hal ini?. " Jawab dan tanya Siegfried dengan tatapan mencekam.


" Baiklah aku akan memegang janjiku, lagipula aku juga tidak memiliki hak dan alasan agar bisa mencampuri urusan anda. " Jawab Arthur dengan tenang.


" Baguslah kalau begitu, maaf Arthur, bukan aku mencoba merahasiakan sesuatu dari dirimu, tapi ini juga demi kebaikan dirimu. " Ucap Siegfried.


" Ya, aku tahu itu guru. " Sahut Arthur.


" Baiklah kalau begitu sebaiknya kamu masuk dan istirahat duluan Arthur. " Ucap Siegfried.


" Ya baiklah, aku masuk terlebih dahulu, selamat malam guru. " Ucap Arthur.


" Ya, selamat malam Arthur. " Sahut Siegfried.


Malam telah berlalu, keesokan harinya Arthur pagi sekali sudah bersiap-siap mengenakan seragam nya karena Ia harus pergi ke kediaman keluarga Vispose.


Saat Arthur keluar dari kamarnya Ia bertemu dengan Anastasia, Anastasia terkejut melihat Arthur sudah berpakaian rapih di waktu pagi sekali. Lalu Ia bertanya pada Arthur, " Arthur, mengapa kamu sudah berpakaian rapih? ini kan masih pagi sekali untuk berangkat menuju Akademi. "


" Anastasia ya, ya aku tahu waktu masih sangat pagi, karena aku akan pergi ke kediaman keluarga Vispose terlebih dahulu. " Jawab Arthur.


Anastasia yang mendengar hal itu dari Arthur sedikit terkejut, " Arthur, memangnya apa yang harus kamu lakukan hingga kamu harus pergi ke kediaman keluarga Vispose?. "


" Aku harus menjemput Ellen. " Jawab Arthur.


" Begitu yah, aku tidak akan menanyakan alasannya, tetapi apakah aku juga boleh ikut bersamamu menuju kediaman keluarga Vispose? Aku ingin meminta maaf kepadanya karena kemarin aku tidak bisa membantunya. " Tanya Anastasia.


" Baiklah, kalau begitu kamu juga seharusnya cepat bersiap-siap untuk menemui Ellen. " Ucap Arthur.


" Ya baiklah Arthur. " Sahut Anastasia.

__ADS_1


Setelah beberapa saat Anastasia telah selesai bersiap-siap dan akhirnya mereka berjalan bersama menuju kediaman keluarga Vispose.


Setelah memakan waktu yang cukup lama akhirnya mereka berdua tiba dan sampai di kediaman keluarga Vispose.


Ellen yang berada di halaman rumahnya terkejut melihat mereka berdua dan menghampiri mereka.


" Hah?, apa-apaan ini bukannya seharusnya hanya Arthur saja yang diundang kesini, mengapa kamu ikut kesini tuan putri. " Ucap Ellen sambil bergurau.


Tanpa pikir panjang Anastasia langsung berlari menghampiri Ellen dan memeluknya.


" Ellen, maafkan aku kemarin aku hanya melihat dirimu tidak membantu dirimu menyelesaikan masalah itu. " Ucap Anastasia sambil meneteskan air matanya.


Ellen pun terdiam sejenak lalu akhirnya berbicara kepada Anastasia.


" Begitu yah, terimakasih ya Anastasia kamu sudah mau mengkhawatirkan diriku, tidak apa-apa kamu tidak perlu menangis lagi karena seperti yang kamu lihat aku baik-baik saja, aku juga sudah tidak memperdulikan masalah itu. " Ucap Ellen sambil menenangkan Anastasia.


" Ta... tapi meskipun begitu aku ingin meminta maaf kepadamu. " Ucap Anastasia.


" Ya ya baiklah aku sudah memaafkan dirimu dari kemarin jadi berhentilah menangis ok?. " Ucap Ellen sambil menenangkan Anastasia.


Anastasia melepaskan pelukannya dan berkata, " Begitu ya, terimakasih Ellen, kamu memang sahabatku. " Ucap Anastasia sambil tersenyum lebar.


Ellen pun tersenyum dan berkata, " Ya sama-sama Anastasia, begitu dong kan kamu lebih manis jika tersenyum hehe. " Sahut Ellen.


" Arthur, ada apa? Apakah kamu sedang ada masalah?. " Tanya Ellen.


" Tidak, tidak ada apa-apa kamu tidak perlu mengkhawatirkan diriku Ellen. Baiklah kalau begitu jika kalian sudah selesai kita bergegas berangkat menuju Akademi. " Ucap Arthur.


" Baiklah Arthur. " Sahut Ellen.


Mereka akhirnya berjalan bersama-sama menuju ke Akademi.


Setelah memakan waktu yang cukup lama mereka akhirnya tiba di depan gerbang Akademi, disana Arthur melihat Alice.


" Ellen, Anastasia. Kalian duluan saja pergi menuju kelas, aku akan menyusul. " Ucap Arthur.


" Memangnya ada apa Arthur? Apa ada sesuatu yang mengganggu dirimu?. " Tanya Ellen.


" Sudahlah Ellen biarkan Arthur melakukan sesuatu yang harus dia lakukan, kita duluan saja pergi menuju kelas. " Sahut Anastasia.

__ADS_1


" Baiklah jika kamu berkata seperti itu Anastasia. Kalau begitu sampai jumpa dikelas Arthur. " Ucap Ellen.


" Ya sampai jumpa. " Jawab Arthur.


Setelah itu Ellen dan Anastasia langsung pergi menuju ke kelas mereka meninggalkan Arthur di depan gerbang Akademi.


" Mengapa sebenarnya aku ini?, mengapa aku melihat Alice seperti melihat seseorang yang kukenal dan terasa sangat familiar. " Gumam Arthur.


Alice melihat Arthur sedang termenung, lalu menghampiri Arthur.


" Arthur? Ada apa?, Mengapa kamu termenung di depan gerbang Akademi?. " Tanya Alice dengan bingung.


" Alice ya, maaf aku tidak menyadari kehadiran dirimu, Alice apakah saat pembelajaran di Akademi selesai kamu ada kegiatan lain?. " Ucap dan tanya Arthur.


" Tidak, memangnya ada apa Arthur?. " Tanya Alice.


" Apakah aku boleh berbicara berdua dengan dirimu setelah pelajaran di Akademi selesai?. " Tanya Arthur


" Ya tentu saja, kalau begitu sampai jumpa nanti ya, aku akan menunggu dirimu di depan gerbang Akademi. " Ucap Alice.


" Baiklah terimakasih Alice, maaf jika aku mengganggu waktumu. " Ucap Arthur.


" Tidak apa-apa Arthur, kamu sama sekali tidak mengganggu waktuku kok, aku juga baru sampai di Akademi. " Ucap Arthur.


" Begitu ya, baiklah kalau begitu sampai jumpa nanti Alice. " Ucap Arthur.


" Yaa, sampa jumpa nanti Arthur. " Ucap Alice.


Setelah beberapa jam berlalu, akhirnya langit menunjukkan bahwa hari sudah sore.


Pelajaran di Akademi pun telah selesai dan sekarang waktunya para murid kembali kerumahnya.


" Anastasia, apakah kamu melihat Arthur?. " Tanya Ellen.


" Terakhir aku melihatnya saat pelajaran berlangsung, aku juga penasaran mengapa dari pagi dia terlihat sepertinya terburu-buru akan sesuatu. " Ucap Anastasia.


" Begitu ya, aku juga merasakan hal yang sama seperti dirimu. Lalu bagaimana apakah kita harus mencari Arthur?. " Tanya Ellen.


" Baiklah ayo kita cari. " Ucap Anastasia.

__ADS_1


Mereka pun keluar dari kelas dan pergi mencari Arthur. Setelah memakan waktu yang cukup lama Ellen dan Anastasia melihat Arthur di gerbang Akademi sedang berbicara dengan Ellen.


Lalu Anastasia dan Ellen melihat Arthur pergi bersama dengan Alice, hal itu membuat mereka penasaran dan mereka pun akhirnya mengikuti Arthur dan Alice.


__ADS_2