
...(Kembali ke sudut pandang Arthur)...
Setelah kejadian kemarin Arthur pergi dari taman itu dan kembali ke kediaman keluarga Louise. Saat sampai di sana Ia bertemu dengan Siegfried.
" Arthur?, kamu kembali sendirian? Apa kamu tahu dimana Anastasia berada?. " Tanya Siegfried.
" Ya aku tahu, Anastasia sedang bersama dengan Ellen dan Alice. ". Jawab Arthur.
" Ellen dan Alice ya. Berarti dia sedang bersama putri keluarga Vispose dan Putri seorang raja. Aku tidak tahu mereka bertiga bisa berteman. " Ucap Siegfried.
" Mungkin benar jika guru mengatakan Ellen adalah teman Anastasia, tapi untuk Alice sepertinya mereka terlibat karena masalah yang dibuat oleh Ellen dan Anastasia itu sendiri. " Ucap Arthur.
" Begitu ya, kalau begitu apa yang ingin kamu lakukan sekarang ini Arthur?. " Tanya Siegfried.
" Tidak ada, aku hanya harus melakukan sesuatu terlebih dahulu, jadi aku kesini hanya ingin memberitahukan itu kepada anda guru. " Jawab Arthur.
" Begitu ya, akhir-akhir ini sepertinya kamu sangat sibuk entah apa yang kamu lakukan. " Ucap Siegfried.
Setelah itu Arthur langsung pergi begitu saja meninggalkan Siegfried di malam yang gelap.
" Aku penasaran akan sesuatu, aku harus bertemu anggota Land Of Darkness itu sekali lagi tapi bagaimana caranya agar aku bisa bertemu kembali dengan wanita itu. "
" Sepertinya aku akan bertemu dengan mereka lagi jika aku berhasil menemukan sebuah kejahatan. " Gumam Arthur.
Arthur berjalan tanpa arah dan tujuan untuk mencari organisasi Land Of Darkness. Di satu sisi yang lain Anastasia terbangun di malam hari tapi Ia tidak melihat sosok Alice sedikitpun dikamar itu.
" Sial, mau dicari kemana pun tetap tidak ketemu ya?!, baiklah kalau begitu aku sendiri yang akan membuat sebuah masalah. " Gumam Arthur.
Arthur menggunakan sihir api tingkat menengah dan membakar sebuah gudang kosong yang terletak di tengah kota agar dapat memancing organisasi Land Of Darkness.
Dan benar saja tidak lama setelah itu ada beberapa orang yang datang, tetapi bedanya yang datang tidak hanya anggotanya sendiri tetapi pemimpin Land Of Darkness dengan beberapa anak buahnya.
" Apa yang kau lakukan?, mengapa kau membakar gudang itu tanpa merasa bersalah sedikitpun?. " Ucap Pemimpin Land Of Darkness dengan tenang.
...(Black Roses saat ini tidak mengetahui bahwa AZ dengan Arthur adalah orang yang sama. )...
__ADS_1
" Aku membakar gudang ini memang hanya agar aku bisa bertemu dengan anggota Land Of Darkness. Tetapi tidak aku sangka aku akan bertemu langsung dengan pemimpinnya. " Ucap Arthur.
" Aku tidak peduli meskipun kau mengetahui aku pemimpin Land Of Darkness, Memangnya apa yang ingin kau lakukan setelah bertemu dengan kami?. " Ucap Black Roses.
" Aku ingin bertanya sesuatu kepadamu. " Ucap Arthur.
" Baiklah aku akan menjawab pertanyaan dirimu sebagai hadiah karena kau sudah berusaha mencari kami, apa pertanyaan mu?. " Ucap Black Roses.
" Black Roses, apa kau mengenal Azazel Luciana Veleric?. " Tanya Arthur.
" Ya tentu saja aku tahu tentang dirinya, karena wanita itu bukanlah seorang manusia. " Jawab Black Roses.
" Hahh?? Apa maksudmu dirinya bukan seorang manusia?. " Tanya Arthur.
Kemudian lagi-lagi organisasi itu meninggalkan Arthur sendirian dengan penuh pertanyaan.
Arthur terdiam tidak bergerak sedikitpun, dan didalam dirinya sekarang penuh dengan pertanyaan tentang ibunya.
" Hahaha apa-apaan itu, mengapa? Apa yang terjadi denganku?, mengapa aku jadi seperti ini? Jawaban itu hampir membuatku gila. Jika Ibuku bukan seorang manusia bagaimana dengan adik-adikku, diriku, dan kakak-kakakku? aku tahu ayah merupakan seorang manusia murni tapi diantara kami siapa yang menerima dan mewariskan darah milik ibu?. Apakah ada orang lain yang mengetahui bahwa keluarga Astheric bukanlah bangsawan berdarah murni manusia?. " Gumam Arthur ditengah kegelapan dan sendirian.
" Mengapa, mengapa, mengapa, mengapa, kenapa!!!!, mengapa aku lahir dengan keluarga yang penuh dengan misteri dan rahasia! Apakah setelah ini masih ada rahasia yang disembunyikan keluarga ini!? Mengapa sebelum ibu pergi meninggalkan diriku Ia tidak meminta maaf saja kepadaku langsung?! Jika Ia takut menghancurkan diriku kenapa Ia pernah bersikap tidak peduli padaku?! Dia langsung pergi begitu saja tanpa berkata sepatah katapun padaku sialan!!. " Teriak Arthur sambil meneteskan air matanya.
Kepala Akademi yang sedang berada di daerah yang lumayan dekat dengan gunung itu melihat sebuah kejanggalan yang terjadi di gunung itu.
" Apa-apaan itu apa yang sedang terjadi disana? mengapa dari gunung itu terdengar suara ledakan yang besar, aku harus melihat dan mengecek apa yang terjadi disana. " Gumam Luna.
Tidak lama setelah itu Luna menaiki gunung itu untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi di gunung itu.
Setelah sampai dipuncak gunung itu Luna melihat Arthur dengan kondisi tubuh penuh luka dan terlihat sangat lemas seperti seseorang yang telah bertarung semalaman penuh.
" Arthur?! hei bocah apa yang kau lakukan di tempat ini? Kau sedang bertarung dengan siapa?, siapa yang membuat dirimu sampai seperti ini?. " Tanya Luna.
" Apa yang anda lakukan disini Kepala Akademi. " Jawab Arthur dengan suara yang lirih.
Tidak lama setelah itu Arthur jatuh pingsan karena kelelahan dan kehabisan mana.
__ADS_1
Luna membawa Arthur kerumahnya dan merawatnya sementara. Setelah seharian penuh Arthur akhirnya sadar dan membuka matanya.
" Hei apakah kamu tidak apa-apa Arthur?. " Tanya Luna.
" Kepala Akademi, aku baik-baik saja tetapi aku ada dimana?. " Jawab dan tanya Arthur.
" Kamu sekarang ada di rumahku apa kamu tidak ingat sebelumnya tiba-tiba kamu jatuh pingsan begitu saja?. " Jawab Luna.
" Ooh begitu ya, aku ingat semuanya. " Ucap Arthur.
Lalu Arthur berusaha membangkitkan tubuhnya.
" Arthur, apa yang kamu lakukan sebelumnya di gunung itu? Apakah kamu sedang bertarung dengan seseorang? sampai membuat tubuhmu terluka seperti ini. " Tanya Luna.
" Kepala Akademi, apakah aku boleh cerita kepada anda?. " Tanya Arthur.
" Ya tentu saja memangnya apa yang terjadi?. " Jawab dan Tanya Luna.
" Anda sebelumnya pernah bilang kan bahwa anda dekat dengan kedua orang tua ku?. " Tanya Arthur.
" Ya, aku memang pernah mengatakan itu kepadamu, memangnya ada apa?. " Jawab dan tanya Luna.
" Berarti anda juga tahu ya bahwa ibuku bukan seorang manusia?. " Tanya Arthur.
Luna terkejut mendengarnya karena itu adalah rahasia yang selama ini dia pegang karena dipercayai oleh Luciana yang bahkan anak-anaknya sendiri pun tidak ada yang tahu kebenarannya.
" Apa! darimana kamu mengetahui hal itu? Siapa yang mengatakan hal itu padamu?. " Tanya Luna.
" Black Roses atau bisa dibilang pemimpin organisasi Land Of Darkness yang memberitahu diriku tentang hal ini. " Jawab Arthur.
Luna sangat terkejut setelah mendengar hal itu dari Arthur dan bertanya-tanya dalam hatinya.
" Apa!! Bagaimana bisa organisasi itu mengetahui identitas Luciana?!. " Ucap Luna dalam hatinya.
Baiklah aku akan memberitahu dirimu. Tapi sebelumnya ceritakan terlebih dahulu mengapa kamu berada di gunung itu. " Ucap Luna.
__ADS_1