HONORABLE DARK KNIGHT

HONORABLE DARK KNIGHT
CHAPTER 34 - KEKHAWATIRAN SEORANG IBU


__ADS_3

Arthur dan Alice berjalan menuju ke suatu tempat yang sepi agar mereka bisa berbicara dengan leluasa.


Setelah berjalan lama mereka menghampiri sebuah taman yang sepi tidak ada orang, kemudian mereka duduk di bangku taman itu, lalu akhirnya Arthur pun berbicara.


" Alice aku ingin bertanya sesuatu, apakah sebelum kita berdua saling mengenal kita sudah pernah bertemu dan berkenalan satu sama lain?. " Tanya Arthur.


" Begitu yah, aku pikir hanya diriku saja yang merasa seperti itu, sebelumnya juga aku ingin menanyakan hal yang sama kepadamu tapi aku tidak pernah menemukan waktu yang pas untuk bertanya kepadamu. " Ucap Alice.


" Jadi begitu ya, kita berdua merasa pernah saling mengenal bahkan sebelum kita bertemu dan kenal seperti ini. " Ucap Arthur.


" Kalau begitu Alice aku ingin bertanya satu hal lagi, aku tahu sebelumnya aku pernah bertanya mengenai kejadian yang sebenarnya menimpa keluarga ku kepadamu tapi kamu bilang itu rahasia, aku tidak tahu apakah pertanyaan yang satu ini termasuk ke dalam rahasia juga atau tidak. " Ucap Arthur.


" Ya kamu benar, tapi memangnya pertanyaan apa yang ingin kamu tanyakan itu, aku akan menjawabnya jika memang aku bisa menjawabnya. " Ucap Alice.


" Kalau begitu Alice, apakah kamu mengenal ibuku?. " Tanya Arthur.


" Hahaha, Arthur kenapa kamu bertanya seperti itu? bukankah seharusnya kamu yang lebih mengenal ibumu sendiri?. " Ucap Alice dengan terheran-heran.


" Aku tidak terlalu mengenalnya, meskipun dia adalah ibu kandung diriku sendiri, tetapi aku hanya mengenalnya saat kecil saja itupun hanya sebentar, aku bertanya seperti ini karena kamu adalah keluarga anggota kerajaan aku berfikir keluarga kerajaan mengetahui sesuatu yang tidak ku ketahui. " Ucap Arthur tanpa bergeming sedikitpun.


" Aku terkejut kamu tidak sedih atau berekspresi sedikitpun. Masalahnya yang kamu bahas adalah keluarga mu sendiri meskipun aku tidak mengetahui apakah ibumu termasuk orang yang berharga untukmu atau tidak. Baiklah Arthur aku akan jujur kepadamu. " Ucap Alice.


" Apa yang sebenarnya terjadi pada ibuku Alice?. " Tanya Arthur.


" Aku mengenal ibumu Arthur, sebenarnya sebelum kita bertemu aku sudah mengetahui tentang dirimu, ibumu selalu bercerita mengenai dirimu kepadaku, ibumu adalah wanita yang paling baik yang pernah aku temui. Aku tidak tahu apakah karena ibu kita saling mengenal atau bukan, tetapi aku mengakui ibumu adalah seseorang yang baik. " Ucap Alice.

__ADS_1


" Jika ibuku sering menceritakan tentang diriku kepadamu mengapa dirinya selalu menjauhiku?, apakah kamu mengetahui tentang hal itu Alice?. " Tanya Arthur.


" Dia pernah berkata sesuatu tentang hal itu kepadaku. Dia bilang, ' Alice aku tidak tahu harus seperti apa terhadap Arthur, aku tahu dia pasti merasa sangat tersakiti karena aku menjauhinya, tetapi aku benar-benar tidak berniat menyakiti hatinya aku tidak ingin menjadi seperti ayahnya yang menyakiti hatinya, mungkin sebentar lagi aku akan pergi untuk menebus dosaku terhadap anakku Arthur. Alice disaat itu tiba apakah kamu mau menemani Arthur saat aku tidak ada? '. Aku menjawab ya tentu saja bibi Luciana. Setelah kejadian itu ibumu tidak pernah sekalipun mengunjungi diriku lagi, dan saat aku cari tahu mereka bilang bahwa Azazel Luciana Veleric telah pergi meninggalkan kediaman keluarga Astheric. Itu saja yang aku tahu Arthur. " Ucap Anastasia dengan sedih.


" Begitu ya Alice, maaf telah memaksakan dirimu untuk menceritakan segalanya tentang ibuku hingga membuat dirimu menjadi sedih seperti itu, menurut dirimu ibuku seperti apa di matamu? maaf jika aku harus bertanya lagi. " Ucap Arthur.


" Tidak apa-apa Arthur kamu pun berhak dan harus tahu mengenai ibumu. Lalu menurut diriku ibumu sudah seperti keluarga diriku juga aku juga menganggap dirinya sebagai salah satu orang yang paling berharga bagiku. " Ucap Alice dengan tegas.


Arthur pun tiba-tiba tersenyum dan berkata, " Begitu ya, terimakasih Alice aku bahagia jika kamu berfikir bahwa ibuku adalah orang yang berharga untukmu. " Ucap Arthur sambil memberikan senyuman yang hangat kepada Alice.


Alice pun juga tersenyum lebar dan berkata, " Sama-sama Arthur. Arthur aku ingin bertanya, apakah kamu membenci ibumu atau tidak?. "


" Sebenarnya sebelum kamu menceritakan kebenarannya aku memang membenci ibuku sendiri tapi aku tidak benar-benar membencinya seperti aku membenci ayahku, alasannya adalah karena meskipun sebentar ibuku pernah menyayangiku. Tetapi setelah mengetahui kebenarannya aku jadi tidak bisa sama sekali membenci ibuku, justru aku ingin bertemu dengannya dan meminta maaf kepadanya karena pernah memiliki rasa kebencian kepadanya. " Ucap Arthur.


...----------------...


" Begitu ya, aku baru tahu tentang ibunya Arthur, Anastasia apakah kamu sudah mengetahui hal itu?. " Tanya Ellen.


" Aku memang mengetahui tentang keluarga Astheric tapi aku tidak terlalu mengetahui tentang ibunya Arthur karena ayah dan ibu hampir tidak pernah memberitahukan tentang nona Luciana. " Ucap Anastasia.


" Aku tidak tahu hubungan Arthur dengan wanita itu sangat dekat, sebenarnya siapa wanita itu? Apakah kamu mengenalnya Anastasia?. " Tanya Ellen.


" Ya tentu saja aku mengenalnya dia adalah nona Shax Alice Lasenburgh, salah satu putri dari raja kerajaan Lasenburgh. " Ucap Anastasia.


" A... apa aku baru mengetahuinya, apakah kamu mengenal dan dekat dengan putri Alice itu Anastasia?. " Tanya Ellen.

__ADS_1


" Tidak, aku hanya pernah berbicara dengannya sekali saat aku ikut ayahku ke kerajaan membahas tentang tragedi yang sebelumnya terjadi di Akademi Sihir Phillsburgh. " Ucap Anastasia.


" Ooh begitu ya. " Ucap Ellen.


...----------------...


......(Sudut pandang Alice dan Arthur)......


" Arthur apakah aku boleh menghentikan pembicaraan ini sebentar?, sepertinya ada pengganggu yang dari tadi menguping seharusnya aku menyadarinya dari awal. " Ucap Anastasia.


" Tidak, sepertinya kita harus mengakhiri pembicaraan ini disini Alice. Terimakasih kamu telah memberi tahukan diriku sesuatu yang sebelumnya tidak aku ketahui. " Sahut Arthur.


" Baiklah, kalau begitu. HEI!! Apakah kalian sudah puas menguping pembicaraan kami. " Teriak Alice.


" Sudah tidak ada gunanya kalian bersembunyi, sebaiknya kalian tunjukan saja diri kalian, aku tahu di sana ada dua orang. " Lanjut Alice.


" Anastasia, Ellen. Apa yang kalian inginkan? mengapa kalian mengikuti kami?. " Tanya Arthur.


" Begitu ya ternyata kalian adalah kenalan Arthur, bukannya seharusnya kalian faham bahwa menguping pembicaraan seseorang itu merupakan sebuah kejahatan. Nona Louise Anastasia Lawrence, Nona Wistaria Ellen Vispose. Aku tidak mengerti bukankah kalian berdua adalah seorang putri dari bangsawan besar? Mengapa kalian tidak bisa menghormati privasi keluarga bangsawan besar yang lainnya?. " Ucap Alice sambil menekan Ellen dan Anastasia.


" Ti... tidak, kami tidak bermaksud mengganggu pembicaraan putri Alice dengan Arthur. Maaf sebenarnya kami hanya penasaran dengan apa yang akan dilakukan kalian berdua dengan berjalan bersama menuju tempat yang sepi. " Ucap Anastasia dengan gemetar.


" Alice, maaf aku harus pergi duluan aku titip mereka berdua padamu ya. " Ucap Arthur.


" Baiklah kamu tenang saja, selesaikan urusanmu dengan baik ya Arthur. " Balas Alice.

__ADS_1


Lalu Arthur pergi begitu saja dengan cepat.


" Baiklah dengan begini seharusnya kita bisa melanjutkan pembicaraan kita, dan kalian pun tidak perlu memikirkan kesalahan kalian pada Arthur. Kalian bisa mengurus masalah kalian dengan Arthur nanti sekarang kita harus menyelesaikan masalah yang kalian buat terlebih dahulu dengan diriku. " Ucap Alice sambil menyeringai.


__ADS_2