Hubungan Rahasia

Hubungan Rahasia
tugas luar kota


__ADS_3

pagi ini Abimana bangun dan sudah tak melihat istrinya di sampingnya, "sayang!!! kamu dimana!"


"aku di dapur mas, sedang buat sarapan, untung di lemari masih ada beberapa makanan yang kita tinggalkan terakhir kali," jawab Indar.


ternyata dia sedang membuat mie goreng, tapi semua bumbu mie instan itu di buang.


"loh kenapa bumbunya di buang?"


"aku lebih suka seperti ini karena bisa mengatur kepedesan nya sendiri, dan lihatlah sudah jadi dan ada jus juga," kata Indar.


"baiklah ayo kita makan," jawab Abimana yang langsung sarapan saja.


telihat Abimana begitu menyukai masakan istrinya itu, pasalnya Indar memang sangat pintar memasak dan membuat kue.


setelah itu mereka pun bersiap ke kantor, kali ini Indar juga tetap mengantar Abimana karena pria itu tak ingin nanti Indar kesulitan saat ingin kemana-mana.


"tunggu sayang berikan aku ciuman dulu," kata Indar menahan suaminya yang ingin masuk kedalam perusahaan itu.


Abimana memberikan kecupan manis di bibir istrinya dan kemudian pria itu masuk kedalam perusahaan.


di dalam mobil mewah lain, bos dari perusahaan itu menyaksikannya, dan dia tak mengira ada perasaan kesal melihat hal itu.


"bukankah tadi itu Abimana dari tim A yang menanggani proyek di Batam?" kata Mike yang mengenali sosok itu.


"iya tuan, itu adalah Abimana ketua tim A," jawab asistennya.


Mike pun memikirkan cara untuk membuat Abimana pergi jauh agar dia bisa mendekati Indar.


karena baginya wanita itu adalah wanita yang sempurna, untuk di jadikan teman curhat, teman ranjang dan tentunya teman hidup.


dia tak peduli jika harus merebutnya atau membuat suami wanita itu mati, karena di dalam cinta perang itu hal biasa.


Indar langsung pergi meninggalkan perusahaan besar itu, meski orang tuanya juga kaya,tapi suaminya tak ingin numpang hidup dengan bekerja di perusahaan pak Bagyo.


Mike masuk ke dalam perusahaan miliknya dengan angkuh, semua orang pun berhenti dan menunduk saat pria itu lewat.


"Vin kali ini buat tim A pergi ke Batam untuk kunjungan kerja, aku tak mau tau bagaimana pun caranya," kata pria itu.


"baik bos,"

__ADS_1


Mike masuk kedalam ruangan miliknya dan mulai melihat berkas yang dia inginkan, dia tak mengira jika dulu Indar adalah gadis yang dia inginkan.


karena wanita itu dulu sangat sopan tapi semua berubah saat Indar bersama Reihan, atau bisa dikatakan pria itu yang merusak Indar.


Abimana tak bertegur sapa dengan Febry, bahkan saat ini mereka sudah di ruang rapat pun suasana jadi canggung.


Abimana tak menyukai sikap impulsif dari Febry yang menghina istrinya, padahal yang bersalah dulu adalah Reihan bukan Indar.


"bos kalian lagi marahan, kenapa dari tadi kalian tak saling sapa?" tanya Faqi.


"sudah tau tak perlu bertanya, dari pada aku hilang kendali," kata Abimana.


rumah pun kaget, pasalnya Febry dan Abimana itu terkenal begitu baik, tapi kenapa mereka bisa sampai marahan begini.


"Febry sebenarnya kalian ini kenapa sih, kan suasana kantor jadi canggung seperti ini," busuk Mina.


"sepertinya ini semua salahku,aku tak sengaja menyingung mas Abi karena aku baru tau jika suamiku adalah mantan kekasih istri mas Abi," kata Febry.


"apa!" kaget Mina dan Lena keceplosan.


Abimana, Faqi dan Selo menoleh, "kalian jika tak bisa diam lebih baik tak usah di sini menganggu rapat," ketus Abimana dengan suara dingin.


semua pun baru melihat sosok Abimana yang seperti ini dan pria itu sangat menakutkan saat marah seperti ini.


"kalian boleh memulai presentasi hasil dari proyek ini," kata Mike mempersilahkan.


karena Abimana adalah ketua tim jadi dia yang melakukan presentasi,tapi Mike tak menyukai hasil ini.


"sepertinya kalian semua harus kunjungan lapangan dan mengawasi semua sampai benar-benar selesai.


"bos bisakah kami berangkat Senin saja, karena Minggu ini aku ada acara dengan keluarga ku, dsn aku merasa tak enak jika aku harus pergi meninggalkan keluargaku," mohon Abimana.


"tidak bisa karena proyek ini harus sesuai jadwal selesai, jika tidak maka tim kalian akan di berikan sanksi, ingat kamu sendiri yang menyanggupi permintaan untuk menyelesaikan pekerjaan ini," kata Mike membuat Abimana tak bisa berkutik.


Mike benar-benar mengusir pria itu agar dia bisa melakukan apapun untuk mendekati Indar.


Abimana pun hanya bisa mengikuti perintah, padahal dia ingin menemani istrinya pergi ke acara reuni.


tapi dia malah harus ke Batam untuk melihat semua progres pembangunan cabang baru.

__ADS_1


"yang sabar ya Abi," kata Faiq.


Abimana langsung pergi meninggalkan ruang rapat dsn menuju ke ruangannya.


dua ingin sekali marah tapi dia tak berdaya, dia hanya takut Reihan berulah dengan menggoda istrinya lagi.


terlebih emosional dari ibdar yang belum stabil hingga sering membuat wanita itu moody.


"nanti aku coba untuk bilang padanya, semoga dia bisa mengerti," gumam Abimana.


sedang Febry sedikit merasa ada kesempatan untuk mereka berbaikan, pasalnya jika mereka pergi bersama, mereka bisa berbincang dan membahas semuanya.


Indar merasa bosan menunggu di toko roti miliknya, tapi tiba-tiba ada pelanggan, "selamat datang di toko Rein bakery."


Indar melotot kaget melihat gadis yang di rangkul oleh pria setengah baya itu.


ternyata itu adalah gadis yang semalam di bawa ayahnya, "lah nih bocah ternyata cabutan, nemplok sana sini ya,"


"mbak aku mau macaron semua rasa ya, dan juga americano dingin," kata gadis itu.


"saya hot cappucino saja dan gula pisah ya," kata pria itu


"baiklah, silahkan di tunggu," jawab Indar dengan sopan.


tak lama ada tamu lagi, "selamat datang di toko Rein bakery," sapa Indar sopan dan yang membuatnya kaget adalah pria yang kapan hari duduk di depannya.


"aku mencari pemiliknya, ingin berbincang," kata pria itu menunjukkan kartu nama Indar


"Ike tolong ambilkan dia hot cappucino dan ice greentea ke meja kami dan bawakan kue low sugar juga ya," kata Indar.


"siap Bu bos,"


Indar pun mengajak kedua pria itu duduk di meja paling pojok, dan ternyata gadis muda itu tersenyum kearahnya.


"lont*," gerakan bibir gadis muda itu


melihat itu Indar berdiri dan menghampiri gadis muda itu, kemudian dia menunduk dan berbisik di telinga gadis itu, "setidaknya aku memiliki kelas rich sayang, bukan kelas abal-abal," bisik Indar yang mengejutkan gadis muda itu.


pasalnya pria yang dari tadi mental Indar semua yang di kenakan adalah dari merek terkenal dunia, bahkan jam tangan saja bisa untuk membeli sebuah mobil mewah.

__ADS_1


Indar pun mengacungkan jari tengahnya pada gadis itu. dan duduk manis di depan Mike.


"ada apa tuan mencariku?"


__ADS_2