
Abian sedang bermain bersama teman-temannya, dia terlihat mengawasi para temannya yang main perosotan.
"Bian, ayo ikut naik perosotan," ajak Lily.
"tidak usah Lily aku akan menjagamu saja, karena aku tak ingin kamu terluka," kata Abian yang begitu perhatian.
"kamu begitu perhatian ya Bian," kata Lily yang begitu senang.
"Bian ayo kita ke kantin, aku sudah lapar," ajak Nathan yang juga teman Abian.
"baiklah, ayolah Lily kita ke kantin," ajak Abian memberikan tangannya untuk membantu gadis kecil nan cantik itu.
"aduh Bian kenapa ku begitu manis sih kalau sama semua gadis, dan begitu serem kalau sudah marah sama para teman pria kita," protes Nathan.
"habis mereka selalu menggoda dan nakal, aku tak suka itu, karena para gadis itu makhluk yang lemah jadi perlu di lindungi," jawab Abian.
"aduh manisnya...." kata Lily sedang.
ya gadis itu sangat suka saat bermain dengan Abian, karena Abian sangat baik dan begitu menjaga.
sedang di perusahaan semua orang menyambut kedatangan Joshua, Indar terus mendampingi pria itu hingga masuk keruang rapat.
rapat berjalan sangat baik terlebih sekarang Indar yang juga memiliki brand perhiasan miliknya sendiri.
bahkan beberapa papan Billboard terpampang wajahnya sebagai modelnya.
sebenarnya kejadian itu adalah ketidaksengajaan karena model yang harusnya menjadi brand ambassador untuk perhiasan miliknya.
__ADS_1
tidak datang dan melakukan pembatalan kontrak sepihak, dan Indar sangat marah.
tapi yang tidak di duga, fotografer malah menyukai wajah Indar, "sudah bos jangan marah, lebih baik anda memakai make-up dan mulai foto, dan kita bisa menuntut model itu hingga karirnya hancur," usul fotografer.
"ya kamu benar, tapi aku sudah tua tak pantas menjadi model perhiasan," kata Indar malu
"hei siapa yang bilang, kamu itu cantik dan seksi, terlebih kulit dan wajah mu yang khas orang Asia sangat tepat dengan tema perhiasan ini, jadi kita coba saja," kata fotografer itu.
akhirnya Indar yang mulai melakukan foto shoot, dan Indar begitu pintar menunjukkan sisi seksi dan cantik saat berpose di depan kamera.
semua orang tak mengira jika wanura itu begitu profesional dalam melakukan semua pekerjaan.
dan sekarang dia harus melakukan akrobatik dengan kain saat ini, dan di lakukan di udara karena menunjukkan sisi seksi dari pakaian yang di buat oleh perusahaan milik Joshua.
dia menjelma menjadi orang lain dan seharian itu akhirnya selesai sesi mengambil gambar.
dan benar perusahaan milik model itu akhirnya di akuisisi oleh Indar dan membuat model itu pensiun dini karena berani membatalkan kontrak sepihak.
"apa kamu ingin mati, berani bilang seperti itu tentang putriku?" tanya pak Bagyo
"ayolah aku hanya bercanda, kenapa tuan begitu serius, tapi itu benar bukan dua pengusaha sukses bersama, benarkan?"
"tentu saja tidak!" jawab Indar dan Joshua bersamaan.
"kalian kompak sekali, apa ini jodoh?"
"tentu saja tidak mungkin, aku belum terpikir untuk menikah, benarkan Indar karena kamu juga tak menginginkannya," kata Joshua.
__ADS_1
"tentu saja, itu tak akan mudah terlebih aku pernah gagal," jawab Indar yang di angguki oleh Joshua.
pasalnya pria itu sekarang juga sudah berbelok menyukai sesuatu dan tak tertarik lagi pada wanita.
dan hanya Indar yang tau, itulah sebabnya dia sangat nyaman saat bertemu dengan Indar
"baiklah kami pergi dulu, karena aku harus menjemput putraku yang sudah jam pulang sekolah," pamit Indar.
"aku ikut dengan mu, karena aku ingin bertemu jagoan ku itu juga," kata Joshua.
"baiklah, ayah aku pamit pergi dulu,"
mereka berdua pergi ke sekolahan tempat menimba ilmu dari Abian, ternyata semua murid sudah menunggu jemputan.
"hei Indar, kenapa putra mu begitu manis dan selalu di kelilingi oleh teman wanita, apa dia sedikit kemayu?"
"hei tuan tutup mulutmu, dia hanya kesayangan dari semua teman wanitanya, karena Abian begitu baik dan menjaga para wanita, seperti ayahnya, tapi akan sangat galak dan ketus pada anak-anak yang nakal," terang Indar.
"Momo!!!" bocah laki-laki itu berlari dan langsung memeluk Indar.
"halo honey, lihat siapa yang datang,"
"om Jojo," kata Abian begitu senang dan kini memeluk pria itu.
"halo tampan, sekarang ayo kita makan bersama, nanti om akan berikan oleh-oleh titipan mu," kata Joshua.
"baiklah, tapi aku ingin makan pizza yang tipis dengan keju dan daging yang banyak," kata Abian.
__ADS_1
"baiklah dan dengan bayam juga,"
"siap Momo," jawab bocah itu semangat.