
hari ini Indar susah siap berangkat ke Amerika karena keluarganya ternyata susah berangkat duluan.
tapi mereka akan transit karena mereka mengunakan pesawat malam.
mereka benar-benar menikmati perjalan, tapi saat tidur di pesawat Indar tak sengaja bermimpi buruk.
beruntung dia di bangunkan oleh Ike, "mbak kenapa?"
"ah tidak aku hanya mimpi buruk,apa kita sudah sampai?"
"belum mbak, masih ada beberapa jam lagi," jawab Ike.
"padahal aku sudah sangat merindukan dia, sudah terlalu lama aku tak menemuinya,mungkin sekarang dia sudah bisa lari," gumamnya.
"siapa, anjing Husky yang kita adopsi itu?"
"mulut mu," kesal Indar yang memukul Ike.
perjalan panjang membuat Indar sedikit jetlag, pasalnya perbedaaan waktu sangat ketara.
mereka sampai di California, dan langsung menuju ke rumah yang sudah di beritahu alamatnya.
Indar dan Ike sampai di rumah yang cukup mewah itu, terlebih rumah itu sangat asri dan kawasan itu memang sangat ekslusif.
"lihatlah pilihan ayah tak pernah mengecewakan, dia memilih perumahan paling mahal disini," gumamnya yang membuat Ike tertawa.
mereka di jemput oleh Joana dengan mobil golf, "ya ampun mau ke rumah utama saja kita harus naik ini? sebenernya pria tua itu menghabiskan berapa juta dolar?" kesal Indar.
__ADS_1
"sudah nona, ini demi keamanannya, jadi jangan salahkan tuan besar memilih tepat ekslusif seperti ini," jawab asisten Joana.
keduanya hampir sampai di depan rumah, terlihat pak Bagyo sedang bermain dengan seekor anjing Husky yang kini terlihat begitu besar.
dan dari jauh Indar sangat senang dan tak sabar lagi, "berhenti di sini," kata Indar yang langsung lari ke arah ayahnya itu.
"Abian!!" panggil Indar.
seorang bocah yang baru bisa berjalan tertatih menuju ke arah maminya itu.
ya Indar pergi dalam keadaan hamil dan beruntung bayi itu bisa di selamatkan dengan berbagai perawatan, karena kondisi dari Indar yang terus turun dulu.
"momo merindukan mu," kata wanita itu memeluk putranya itu.
"mo..." celoteh bayi itu dengan tawa yang mengembang
"apa kamu tak merindukan Momo, Momo merindukan mu sayang," kata Indar terus menciumi putranya itu
"sudah-sudah sekarang masuk dan segera mandi, kebetulan Abian y
juga belum mandi," kata pak Bagyo.
"baiklah, Bian ikut mono mandi oke, kita mandi bersama," ajak Indar.
Joana dan Ike ikut merasa senang karena berkat adanya Abian, setidaknya Indar melupakan semua yang terjadi padanya.
"Ike kamu harus melaporkan semuanya pada saya,apa yang terjadi sama kalian di Indonesia," kata pak Bagyo.
__ADS_1
"baik tuan sepuh," jawab oke yang mengikuti pria itu ke ruang kerja.
Joana menyiapkan makanan untuk semua orang, Indar terus tertawa karena Abian dan anjing Husky itu.
"Coco, tidak boleh," kata Indar yang melihat anjing itu ingin naik ke atas ranjang.
setelah selesai berpakaian dan bersih, dia mengajak Abian dan coco main di ruang tengah rumah itu
Abian seperti tak mau lepas dari momonya sedikitpun, terlihat bayi itu sangat nyaman di pelukan Indar.
"kamu terlihat gemukan setelah pulang dari Indonesia?"
"iya Joana, aku terlalu banyak makan malam,dan itulah yang membuatku gemuk, tapi aku tak peduli karena jalan lagi aku bisa seperti itu kalau sudah pindah ke sini," kata Indar tertawa.
sedang Joana hanya tak mengira akan mendengar ucapan itu dari Indar.
mereka makan siang bersama, dan malam nanti Joshua akan datang untuk membicarakan pekerjaan.
Indar mempersilahkan pria itu datang karena dia ingin menunjukkan apa yang telah di dapatkan oleh perusahaan garment yang ada di tangannya .
sedang untuk Mike, pria itu benar-benar berada dalam masalah karena perusahaannya kalah tender.
belum lagi kekacauan karena Abimana yang tiba-tiba mengundurkan diri dan tak bisa di hubungi.
dan sekarang perusahan Mike yang berada di Surabaya bangkrut, hingga seseorang mengakuisisi perusahaan itu.
dan Mike tak peduli toh Indar sudah tak ada di negara itu, jadi dia tak akan ke negara itu lagi.
__ADS_1