Hubungan Rahasia

Hubungan Rahasia
surprise untuk Indar.


__ADS_3

Indar sampai di rumah tantenya, Indar dan Elsa langsung masuk, baru juga di depan pintu dia sudah langsung di peluk oleh tantenya itu.


"halo ponakan Tante yang cantik, uluh-uluh makin glowoling ya say, aduh Tante jadi seperti melihat mami mu lagi sayang," kata Btante Lela.


"aduh Tante, jangan gitu dong, nanti aku juga ikut sedih nih," kata Indar


"maaf deh, ayo masuk dulu saja, Elsa bawa koper saudaramu ini juga masuk ya," perintah Tante Lela.


"lihatlah, bagaimana aku langsung jadi pembantu saat kamu datang, ini menyebalkan tau," kata Elsa dengan menyeret koper saudara sepupunya itu.


"maaf deh sayang ku, aku tak berniat menjadikan mu seorang pembantu, beneran deh," kata Indar tertawa.


Elsa memukul saudaranya itu, Indar langsung di ajak ke meja makan ternyata semua makanan kesukaannya sudah siap.


sedang Elsa datang bersama seorang pria yang langsung memeluk tubuh Indar, dan membuat wanita itu kaget.


"ada apa sih, mas ingat kamu itu sudah mau nikah tapi membuatku kesal tau gak," kesal Indar pada pria itu.


"apa sih Indar,baru juga peluk, masak aku gak boleh peluk saudaraku sendiri," kesal Hans.


"Hans berhenti mengatakan omong kosong, sudah duduk dan Elsa juga, karena om mu sedang ke luar negri, jadi kita bisa liburan dan bersenang-senang saat kamu di sini," kata Tante Lela.


"tentu Tante, tapi sebenarnya aku kesini ingin melihat Suamiku kerja, tapi sepertinya aku liburan saja,"


"itu lebih bagus, dan malam nanti aku akan menunjukkan bagaimana kehidupan malam di tempat ini," kata Hans.


"baiklah, mari kita pesta malam ini!" teriak Indar dan Elsa.


sedang di tempat kerja, Febry sedang bersama Abimana untuk melihat pekerjaan lapangan.


sedang empat orang yang lain ke perusahaan cabang di sana, Febry pun tak kuat melihat Abimana yang sangat marah.


"boleh aku minta maaf, aku tau jika semalam dan semuanya salah, aku juga tak bisa mengatakan apapun, karena kondisi ku dan suami ku tidak seperti yang kami tunjukkan di depan orang-orang," terang wanita itu.


"memang aku peduli?"


"aku mohon mas Abi, setidaknya aku bisa bekerja dengan tenang, tolong jangan membuatku sedih seperti ini, aku akan melakukan apapun untuk menebus kesalahan ku, jika perlu aku akan bersujud pada istrimu," kata Febry.

__ADS_1


"baiklah aku maafkan, tapi kamu harus janji satu hal, apapun yang nanti aku lakukan pada suami mu, kamu tak boleh marah," kata Abimana.


"baiklah, lagi pula jika bukan karena orang tuaku, mungkin aku sudah lebih dulu memilih berpisah, karena tak sanggup hidup dengan pria seperti mas Reihan," jawab Febry yang begitu jujur.


Abimana tak mengira di balik sikap Febry, dia menyimpan begitu banyak luka oleh suaminya.


jadi mereka pun berbaikan, Indar dan kedua sepupunya dan tantenya memilih berbelanja dan mendatangi beberapa tempat di kota itu.


mereka benar-benar bersenang-senang, Abimana merasa heran karena tumben Indar tak mengiriminya pesan.


dan saat dia mencoba untuk menelpon istrinya itu, ponsel Indar sedang sibuk dan berada di panggilan lain.


ya Indar sedang menerima panggilan dari Mike, pria itu terus menelponnya hingga terpaksa Indar menjawabnya.


"apa sih, kenapa mengganggu ku," kesal wanita itu.


"maaf cantik, aku hanya ingin mengajak mu makan siang nanti, apa bisa?" tanya pria itu penuh harapan


"maaf ya bos besar, aku sedang berada di Batam untuk liburan,jadi tidak bisa deh," kata Indar tertawa.


"rahasia sih, kenapa anda kepo, aduh kasihan deh," kata Indar yang langsung mematikan telponnya.


mendengar itu, Mike marah, dia pun langsung melihat Vin, "ada perintah tuan?"


"beli tiket ke Batam, kita pergi dengan penerbangan paling awal dari sekarang, cepat," perintah pria itu.


beruntung Vin mendapatkan tiket itu untuk penerbangan dua jam dari saat itu.


dan Mike langsung pergi dengan hanya membawa koper yang sudah ada di ruang kerjanya.


asistennya juga melakukan hal yang sama karena mereka memang sering pergi ke ruang negri jadi mereka memiliki koper di perusahaan.


sedang Indar mendapatkan tatapan tajam dari ketiga orang itu, "apa?" tanya wanita itu tersenyum


"aduh sepertinya ada cadangan nih, terus suamimu mau kamu apakan di buang?" tanya Elsa.


"bukan begitu, dia itu hanya tenan, memang wanita tak boleh berteman dengan pria ya," kesal Indar.

__ADS_1


"ya tak apa-apa dong sayang, asal kamu harus ingat jika kamu punya kewajiban yang harus di utamakan, tapi apa dia tampan?" tanya Tante Lela


"tentu Tante, ini fotonya," kata Indar membuka sosial media milik Mike.


melihat itu mata Tante Lela dan Elsa melotot, bagaimana bisa ada pria sesempurna itu.


pria tampan dengan perut kotak-kotak dan wajah khas pria Eropa yang tampan dengan rahang tegas.


tapi Abimana juga punya wajah yang manis dan tubuh yang bagus, dan yang penting pria itu sangat baik.


"tapi kak Abi tak kalah loh, tapi bule ini seperti punya Aira tersendiri gitu, apa ya seksinya itu loh beda..." kata Elsa.


"dasar otaknya kotor nih,sudah ayo makan yuk, aku capek terus keliling," kata Indar.


"baiklah kakak sepupu, aku juga lelah jadi tukang angkut semua barang ini," kata Hans yang protes.


"maaf ya ganteng, nanti kamu mau minta apapun aku akan memberikannya," kata Indar.


"baiklah, aku mau PC terbaru boleh belikan tapi harganya cukup mahal," kata Hans.


"baiklah terserah saja,nanti kamu tinggal tunjuk," jawab indar tersenyum.


setelah itu mereka makan, dan pulang, kemudian istirahat, sedang di tempat Abimana pria itu benar-benar tak bisa menghubungi Indar


"aduh bos Abi, jangan pasang muka serem gitu dong, mungkin istri mu sedang sibuk, kan toko rotinya sangat terkenal sekarang, terlebih semenjak ada seorang influencer yang mereview tentang macaron dan beberapa kue di sana," kata Selo mencoba membuat Abimana tenang.


"ya mungkin saja, karena istriku itu selalu fokus di dapur dan jarang menyentuh ponsel saat memasak," kata pria itu yang masih mencoba berpikiran positif.


di bandara,seorang pria datang dan menuju hotel yang sudah dia pesan,dan dua tau jika semua yang datang ke tempat itu pasti malam nanti akan ikut pesta di salah satu club besar di kota itu.


sebenarnya Mike juga punya saham besar di klub itu, dan nanti dia akan mencari wanita itu sebisa mungkin menemukannya.


sore itu Febry baru selesai memasak untuk semua orang yang sedang santai.


"anu sebelum datang ke tempat ini, aku dengar di sini ada sebuah diskotik yang sangat terkenal, mau kesana lumayan kan besok libur, kadang aku juga merasa aneh dengan bos, bagaimana bisa menyuruh kita tetap je luar kota saat seperti ini," kata Faiq.


"baiklah kebetulan aku juga butuh hiburan sepertinya," jawab Abimana yang setuju.

__ADS_1


__ADS_2