Hubungan Rahasia

Hubungan Rahasia
kalung itu desainku


__ADS_3

Indar pun sampai di rumah dengan wajah yang ceria,bahkan pak Bagyo tak sadar,kapan putrinya itu bisa menyembunyikan kesakitan seperti ini.


Ike datang membawa martabak pesanan dari Abian, "Momo lihatlah, aunty membawa martabak yang sering Momo katakan, tadi kami sempat membuatnya, meski aku dan aunty harus gagal terus menerus saat membuat kulitnya," kata Abian semangat.


"benarkan Abian? ah Momo akan mencobanya," kata Indar semangat.


"apa aku boleh coba juga?" tanya pak Bagyo yang rindu masakan Indonesia.


"tentu ayah, silahkan," jawab Ike dengan semangat.


ya Joana sedang pulang ke negaranya untuk mengurus sesuatu, jadilah Ike yang sekarang menjaga Abian di rumah.


sedang pak Bagyo dan Indar mengajak asisten yang ada di perusahaan untuk rapat di luar.


"emm.... rasanya enak sekali, kamu pintar membuatnya Abian, ini persis seperti Abang jualan di pinggir jalan," puji pak Bagyo.


"bebaskan kakek, padahal tadi kami cuma buat bumbu gulai untuk di salam makanan ini," kata bocah itu.


"apa bumbunya ada, aku akan buatkan gulai tambusu, kebetulan tadi aku dari supermarket Asia,"


"ah siapa yang mau makan?"tanya Ike.


"kami!!" teriak pak Bagyo dan Abian dengan semangat empat lima, Ike pun mengangguk dan membantu temannya itu.


sebenarnya Ike menemukan cintanya, tapi sayang wanita itu tak berani jujur dan mengakui cinta itu.


"hei apa yang sedang kamu pikirkan? kenapa cuma diam disana?" tegur Indar.

__ADS_1


"ah tidak ada," jawab oke tersenyum.


keduanya pun mulai menguasai dapur, dan dengan mudah mereka memasak apa yang di inginkan.


semuanya sangat mudah, dan tak lupa Indar juga membuat sambal ijo.


dan saat seperti inilah dia serasa bisa merasakan pelukan Abimana yang akan selalu mengganggunya saat memasak.


tapi tanpa di duga, sebuah tangan mungil memeluknya, "jangan sedih Momo, aku akan selalu bersamamu,"


"iya Abian uh... kamu begitu manis seperti ayah mu," kata Indar mencium putranya itu.


"tidak, aku tidak sama dengan ayah ku, aku mirip Momo, jadi jangan samakan aku dengannya," kata bocah itu dengan cemberut


melihat tingkah putranya itu, Indar tertawa, dia tak mengira jika putranya itu begitu menggemaskan.


malam itu mereka makan bersama dengan sangat bahagia, setelah itu mereka berbincang dan bermain sebelum tidur.


dan Ike hari ini akan menemani pak Bagyo karena ada urusan di luar kota meski malam pulang.


tapi Indar khawatir, jadi dia memutuskan mengutus wanita itu, sedang untuk Abian, hari ini Putranya akan pulang sore dan dia memilih menemaninya.


"ini bekal untuk kalian semua ya," kata Indar.


"terima kasih Momo!!" kata ketiganya yang langsung berangkat.


dia masih membuat bekal onigiri untuk dirinya, dan isinya adalah masakan kesukaannya tuna mayo pedas.

__ADS_1


setelah siap, tak lupa dia membawa satu kotak penuh buah potong, dan juga ada mie cup instan juga.


dia sampai di perusahaan perhiasan miliknya, dan dia mengatakan pada resepsionis jika ada janji.


dia meminta resepsionis untuk mengantar tamunya nanti langsung naik ke ruangannya.


Indar memanggil seseorang untuk membawakan desain terbaik di perusahaannya.


dan dia akan membiarkan calon pasangan pengantin itu memilihnya sendiri nanti.


sebuah ketukan pintu terdengar, "masuk saja," saut Indar yang sedang duduk di kursi kebesarannya.


"selamat siang Miss Indar, kami datang untuk membicarakan perhiasan pernikahan," kata Anastasia yang datang mengandeng lengan Abimana.


"silahkan duduk,aku sudah menunggu kalian," jawab Indar.


"apa anda tak apa-apa tuan, sepertinya wajah anda pucat?" tanya Indar.


"ah aku lupa belum sarapan, karena aku semalam mabuk dan jika di paksa sarapan asal, pasti akan muntah," kata pria itu.


"kenapa tak bilang, aku akan membiarkan mu sup toge," kata Anastasia.


tapi Indar memberikannya sebuah biskuit rasa lemon, "semoga bisa meringankan,karena aku sering makan ini setelah mabuk parah," kata Indar.


"terima kasih," jawab Abimana mengambil biskuit itu.


dia pun melihat sebuah kalung yang melingkari leher Indar, dan itu adalah desain kalung yang pernah dia buat khusus untuk Indar.

__ADS_1


bahkan gelang dan cincin juga, mereka pun mulai membahas perhiasan yang di inginkan Anastasia.


tapi Abimana malah hanya fokus pada Indar,karena wanita itu sangat sempurna sekarang.


__ADS_2