Hubungan Rahasia

Hubungan Rahasia
Kita sudah selesai


__ADS_3

Indar dan semua yang mengikuti rapat harus menunggu untuk mengetahui hasil keputusan dari pihak investor.


Indar merasa jika desainnya memang memiliki keunggulan tapi ada beberapa kekurangan dan beruntung tadi dia sempat mengatakan kekurangan desainnya, karena tak elok jika dia membohongi klien besar.


"ayo pulang ayah, aku sudah janji mau melakukan sesuatu dengan Abian tadi," ajak wanita itu.


"tapi sepertinya ada seseorang yang ingin bicara dengan mu, bicaralah ayah tunggu di mobil, hadapi Indar jangan lari, ingat kamu punya kekuatan sekarang," kata pak Bagyo menepuk tangan putrinya.


Abimana melihat Indar yang sedang berdiri di depannya dengan tatapan tajam.


jika kali ini waktu bisa di putar, maka dia akan lagi dan memeluk wanita itu untuk meredam kemarahan Indar.


tapi semua sudah tak bisa terulang lagi, "jangan bicara kasar, kalian sudah sama-sama dewasa,"


"iya ayah," jawab Abimana.


Indar pun berjalan mendekat, "kita bicara di taman atau dimana, jangan disini,"


"Kita ke cafe samping perusahaan," ajak Abimana.


Indar berjalan duluan, di ikuti Abimana, sedang asisten Juan hanya mengikuti keduanya dari jauh.


dia pun mengenali wanita itu, wanita yang wajahnya terpampang di Billboard seluruh kota.

__ADS_1


belum lagi dia pewaris Subagyo grup yang sudah tak bisa di bantah lagi kekuasaannya.


bahkan perusahan keduanya berada di deretan sepuluh perusahaan paling berkuasa di Amerika dan Eropa.


mereka duduk menikmati kue yang di pesan dan juga kopi, Abimana terus menatap wanita yang duduk di depannya itu dengan dalam.


"ada apa? aku masih ada janji jadi bicaralah cepat," kata Indar.


"apa kamu sudah menikah? aku melihat mu punya seorang anak tadi, dan Joshua?"


"itu pertanyaan pribadi,aku menolak menjawab, tapi aku tegaskan, setelah kejadian itu, aku tak berniat untuk menikah, kalau sekedar one night stand hanya dengan Mike,itupun sebelum aku tau segalanya," jawab Indar jujur.


"kenapa kamu ke pelukan pria itu?"


Abimana terdiam mendengar mantan istrinya itu keceplosan, "tapi kamu meninggalkan aku tanpa bertanya, padahal malam itu bukan kesalahan ku,"


"aku tau, tapi kenapa saat aku datang kamu bersamanya, tapi aku bersyukur jika semuanya sudah jelas, aku lupa jika aku sudah melepaskan mu untuk bahagia, maaf aku egois," kata Indar tersenyum.


"Indar aku masih mencintaimu, aku mendekati Febry hanya untuk membawa Abyyas pergi darinya, tapi Tuhan lebih dulu mengambilnya," kata Abimana. mengenggam tangan wanita itu.


"dimana otak mu, bagaimana bisa kamu berpikiran untuk memisahkan seorang anak dengan ibunya, setelah kamu tak tau jika anak itu ada, kamu egois Abimana," kata Indar sedikit emosi.


"ya aku egois setelah kehilangan mu, jadi aku ingin bersama mu lagi," mohon pria itu.

__ADS_1


"tidak bisa Abi, kamu sudah punya Anastasia yang menunggu untuk kamu nikahi,bahkan aku sudah berjanji untuk merancang cincin pernikahan kalian,"


"aku tak mencintainya, seandainya aku tak di paksa untuk memiliki anak,aku juga tak mau menikah, seandainya Abyyas masih hidup, aku bisa membujuk pria tua itu," kata Abimana.


"apa maksudmu Abi, kenapa dan siapa pria tua yang kamu maksud?" tanya Indar yang sedikit penasaran karena dulu dia pernah bertemu seorang pria yang mengaku kakek dari suaminya.


"pria itu pemilik Tomo Corps,dia sekarang menjadi presiden direktur di perusahaan itu, dan aku menjadi Presdir di sana, dan pria tua itu terus memaksaku menikahi Anastasia karena dia takut jika aku tak akan mau menikah dan memiliki anak, dan untuk Anastasia dia itu cuma wanita yang di jadikan alat bayar utang oleh orang tuanya,dan kehidupan malamnya sangat kacau," kata Abimana.


"ah... sepertinya kamu terus mendapatkan sial ya, karena dulu aku juga sama ..." kata Indar tertawa.


"tapi itu berbeda, karena aku sangat mencintaimu Indar, bahkan sampai sekarang." jawab Abimana yang langsung membuat Indar kehilangan senyumnya.


"sudahlah, pembicaraan ini tak ada ujungnya, ajak calon istri mu ke tempat ku untuk memilih desain cincin dan perhiasan yang akan kalian gunakan, ingat datang bersamanya, dan aku harap kamu bisa bahagia sekarang Abi," kata Indar yang meninggalkan wanita itu.


Abimana pun mengacak rambutnya marah, dia tak mengira jika Indar terus menjauh darinya.


asisten Juan memberikan laporan segalanya pada tuan sepuh yang ingin tau apa saja kegiatan Abimana.


"apa kamu bisa sampai sejauh ini?" gumamnya.


sedang Indar masuk kedalam mobil dan membawakan kopi untuk ayahnya.


dia pun langsung memeluk pak Bagyo dan terisak, meski dia berusaha tegar, bagaimana pun dia masih seorang wanita yang harus melepaskan pria yang dia cintai.

__ADS_1


__ADS_2