
“Yah Qi, Dia melihat,“ ujar Lalan kaget. Dalam usaha berjalan pelan-pelan nya itu, ternyata tak banyak membuahkan hasil. Karena ruangan tersebut memang tak terampu luas. Dan suara kecil yang ditimbulkan oleh gerak langkah keduanya masih tetap tak bisa mengelabuhi si mahluk. Yang membuat dia memicingkan mata pada arah kedua orang itu tengah berdiri.
“Gawat cepat lari!“ ujar Aqi yang terus melaju membalik badan. Dan langkah-langkahnya dipercepat. Jangan sampai si mahluk tersebut sudah mendahului mereka. Mengingat langkahnya yang panjang, serta kekuatannya yang sudah tampak dirasakan juga demikian hebatnya.
“Disana ada juga Qi,“ ujar Lalan saat dalam berlari nya melihat ada yang menghadang di muka mereka. Dan itu kondisi yang kurang baik. Mana jumlahnya lumayan banyak lagi. Seakan dari sebelum mereka sampai di aula lebar tersebut, hingga sekarang keseluruhannya terumpul. Belum lagi untuk yang mereka lihat di ruangan ini sebelumnya. Kini mereka bersatu hanya untuk menangkap kedua nya. Dan berikutnya bakalan mengikat mereka buat dihadapkan pada pemimpin nya. Atau justru akan dibuang dengan sekehendak hati. Tentu saja segala sesuatu tak bakalan berakhir dengan menyenangkan. Bisa jadi lebih parah dari dugaan mereka yang semula mengira hanya akan diantar pulang menuju ke jalan besar, lalu dinaikkan bus umum, atau keinginan mereka yang paling netral adalah di antar sampai alamat meskipun COD. Tapi melihat kenyataannya demikian, perkiraan mereka tentu mesti di ralat. Dan kemungkinan awal lah yang pasti bakal menjadi kenyataan nya. Yang akhir nya kemungkinan besar akan membuat keluarga di rumah semakin kebingungan dalam mencari keberadaan mereka nantinya.
__ADS_1
“Waduh bagaimana ini?“
“Semakin banyak saja Qi, yang mengejar.“
Dalam kekaulatannya itu, mereka terus saja berlari dimana bisa lolos dari sergapan kelompok musuh itu. Asal ada celah, kesana mereka lewat. Dengan tujuan akhir menuju ke pintu yang sebelumnya belum mereka lalui.
__ADS_1
Aqi terus lari. Dengan kecepatan yang luar biasa untuk satu orang yang tengah ketakutan.
Lalan tak kuasa menyusul. Selain kecepatannya yang sedikit melemah, para mahluk yang terus melakukan penghadangan demikian cekatan dalam mengambil posisi demi kena kedua nya. Dan ini tentu menjadikan kondisi semakin tak membaik.
Banyak sekali yang mengejar mereka, membuat akhirnya terpencar. Baik yang sebelumnya berada pada arah yang berlawanan, maupun pengejar, kali ini seakan terkumpul untuk sama-sama melakukan penangkapan buat kedua orang tersebut.
__ADS_1
Dan nampak para mahluk Itu mengejar si Aqi. Begitu cepatnya para mahluk dalam berlari. Membuat Aqi yang tak mau ditangkap it uterus saja tanpa melihat kanan kiri lagi. Yang dicari kini hanya selamat. Dan itu tak bisa dilakukan kalau mesti saling tunggu. Sebisa mungkin menghindar dulu.
Dan Lalan masuk pada sebuah arah yang berbeda. Ini yang membuat semakin kebingungan. Dia mesti terus mengejar Aqi agar tak berbisah. Tentunya kalau terjadi akan semakin membuat dia kebingungan. Mana rasa takut terus menyerang. Kalau sendirian sudah barang tentu akan semakin menambah rasa itu bertambah parah. Hanya saja kali ini suasananya berbeda. Dia juga mesti menyelamatkan diri. Dan dirinya apalagi. Maka jalan satu-satunya adalah menghindar dulu sebelum mencari kembali kalau para mahluk ganas dan setengah biasab itu telah berlalu.