
Esok hari telah tiba, Nana bangun di awal pagi dikejutkan oleh Bi Mawar yang disuruh oleh Nina. Nana bersiap-siap dengan cepat lalu turun ke bawah. Nina sudah ada di meja makan sedang minum kopi panas yang dibuat khas oleh Bi Mawar sebentar tadi.
Mereka berdua sarapan bersama-sama. Selepas itu mereka keluar dari rumah dan menuju ke Glassy Diamond pada awal pagi. Matahari juga belum betul-betul kelihatan sinarnya. Masih gelap seperti pada malam hari. Mereka menaiki kereta kakaknya yang dipandu oleh drivernya Nina. Kesemua bodyguard Nana sudah berada di Glassy Diamond karna setelah menghantar Nana, Nina akan terus pergi ke luar kota bersama bodyguard yang dibawanya. Nina akan pulang sore hari atau malam karna bukan sahaja dia akan mengambil cincin berlian, dia juga akan menghadiri satu majlis reunion teman lamanya di sana.
Setibanya di Glassy Diamond, Nina meninggalkan Nana lalu pergi meneruskam perjalanannya untuk ke luar kota. Nana terus naik ke lantai 98, iaitu ruangan latihan para pelajar tertinggi di Academy Glassy. Tapi setibanya di sana, Nana tidak menemukan sesiapapun kecuali dirinya di dalam kegelapan. Hanya ada cahaya dari satu ruangan controller dimana terlihat seseorang di sana sedang berdiri. Tiba-tiba orang itu berpaling dan refleks lampu di arena menyala. Menampilkan Haris, Daniel, Jake, Mia, Fira dan di hadapannya.
Alangkah terkejutnya juga mereka melihat antara satu sama lain. Lagi-lagi Mia yang tidak sangka akan kehadiran Nana. Rupanya Nana bisa mencapai posisi kedua Top 5 Academy Glassy Diamond.
"Halo semuanya...", seseorang mendekati mereka dengan memberikan salam perkenalan. Dia adalah seorang pelatih yang berada di ruangan controller tadi. Badannya ramping dan memiliki wajah yang anggun. Sudah tentu, Nana mengenali dia karna dulu pernah bareng berlatih di arena yang digunakannya sekarang ini.
"Nama aku Ellen, bisa dipanggil Ellen atau Kak Ellen aja ya... Aku kedepannya akan menjadi pelatih kalian, sebarang pertanyaan bisa ditanya ya..." kata Ellen si pelatih.
Mereka semua hanya mengangguk mengerti semuanya. Lalu mereka terbahagi kepada dua kumpulan iaitu
TEAM A
__ADS_1
DANIEL
NANA
FIRA
TEAM B
HARIS
JAKE
"Bisakah perkenalkan diri kalian dulu? Aku nggak tau sebahagian dari kalian. Kalo Nana dan Fira udah familiar, tapi kalian nggak kenal...", tanya Ellen.
"Nama aku Haris. Aku training selama hampir 4 bulan di Academy Glassy. Kini aku berada di posisi pertama Top 5", kata Haris dengan nada sejuk bekunya.
__ADS_1
"Nama aku Daniel. Aku training di sini hampir 4 bulan juga. Aku berada di posisi keempat Top 5", seperti biasa, Daniel dengan gaya coolnya tidak pernah hilang.
"Halo, namaku Mia. Aku training hampir 9 bulan disini. Kini aku menempati posisi keenam dari Top 5", dengan jelas dan percaya diri Mia perkenalkan dirinya.
"Nama aku Fira, aku training di Academy sudah 1 tahun. Aku menempati posisi kelima Top 5", dengan santai Fira memperkenalkan dirinya.
"Nama aku Jake. Aku udah training kira-kira hampir 4 bulan juga. Aku berada di posisi ketujuh dari Top 5", Jake perkenalkan dirinya dengan jelas dan lancar sahaja nadanya.
"Nama aku Nana. Aku training di Glassy Diamond sudah 3 tahun. Aku menempati posisi kedua dari Top 5", kata Nana. Nana seorang saja yang masa trainingnya paling panjang iaitu 3 tahun. Karna dari dulu bersama dengan kakaknya, dia sudah terbiasa dengan semua ini.
"Makasih semuanya udah perkenalkan diri kalian, aku harap kalian rapat dan kenal antara satu sama lain ya. Ada apa-apa soalan?", kata Ellen.
Lalu, Mia mengangkat tangannya.
"Iya Mia. Ada apa-apa soalankah?", tanya Ellen.
__ADS_1
"Iya, kenapa beberapa pelajar Top 9 tidak hadir?", tanya Mia.