
Beberapa minit telah berlalu, Ellen, Mia, Fira dan Risa tiba di company.
"Risa, kamu datang..", kata Nana yang sangat teruja melihat ketibaan sahabat baiknya itu.
"Nana...", mereka berdua lalu berpeluk kesukaan dapat bertemu.
"Apakah kamu sebahagian dari tim aku? Kenapa nggak hadir latihan?", tanya Nana.
"Karna aku cuti sakit, demam. Terus harus balik ke kampung bentar, ikut papa aku. Maafkan aku ya Na", balas Risa.
"Nggak apa-apa kok, yang penting kamu udah di depan mata aku...", kata Nana dengan senyuman manis yang bersinar di bibirnya.
"Baiklah kalian semua. Misi kalian yang pertama ini mungkin sedikit berat. Kalian sudah kenal sama William Aditya kan, kalian harus pergi ke company dia iaitu Rings World. Pergi kesana dan menyelinap masuk ke dalam ruangan peribadi milik dia untuk mendapatkan maklumat tentang satu cincin berlian bernilai 700 juta rupiah yang diimport dari Amerika. Kumpulkan maklumat untuk mengesahkan cincin berlian itu benar atau palsu", kata Ellen yang memulakan percakapan dengan misi yang akan mereka pergi.
"Kenapa harus pastikan cincin berlian itu benar atau palsu. Itu kan bukan hak milik Glassy Diamond", tanya Daniel.
"Jika Rings World bisa memulakan jualan cincin berlian itu, Glassy Diamond akan membuat satu kontrak untuk cincin itu. Jika cincin berlian itu palsu, bukan sahaja Rings World yang akan membayar denda malah Glassy Diamond juga", jelas Ellen.
"Rings World yang mana satu, banyak cawangan milik William Aditya di kota ini", kata Jake.
__ADS_1
"Apakah yang ada di berdekatan dengan Resort Haute itu?", tanya Mia.
"Aku rasa tidak, Rings World yang ada di belakang Night Show itu. Aku yakin", kata Haris sangat pasti akan tempat yang mereka akan pergi.
"Tepat sekali Haris. Sekarang aku akan nyatakan peraturan untuk kalian supaya tidak berlaku apa-apa kecelakaan atau pergaduhan antara kalian", kata Ellen. Yang lain hanya mengangguk paham.
"Yang pertama, bekerjasama dan saling memahami antara satu sama lain. Yang kedua, lakukan misi kalian dengan benar. Glassy Diamond sudah menghantar satu email kepada Rings World untuk seseorang yang akan melawat pameran cincin disana. Satu antara kalian akan menyamar sebagai pelawat itu, sementara orang-orang penting disana melayan kepada pelawat yang datang, yang lain harus bertindak dengan segera. Itu saja, ketua misi kalian hari ini adalah Haris. Berpecah kepada 2 kumpulan. Risa akan bersama dengan Team B yang akan diketuai oleh Daniel. Itu saja, bersurai", jelas Ellen lalu pergi.
TEAM A
DANIEL
NANA
TEAM B
HARIS
MIA
__ADS_1
JAKE
Misi lalu dimulai. Mereka telah tiba di Rings Wolrd. Mereka akan berpecah kepada dua kumpulan yang diketuai oleh Haris dan Daniel.
"Baiklah sekarang kita akan mengatur strategi untuk masuk ke dalam sana. Ruangan peribadi William Aditya pasti tiada orang di dalam karna dia akan melayan salah seorang dari kita yang akan jadi pelawat penting di ruangan pameran. Tapi di luar pintu ruangan peribadi itu mungkin terdapat beberapa orang suruhan dia untuk menjaga tempat itu. Jadi, apa yang kalian pikirkan sekarang?" jelas Haris dengan teliti.
"Aku bisa mematikan CCTV di beberapa laluan yang akan kita lalui", kata Mia dan Haris setuju dengan itu.
"Aku akan pergi bersama Mia untuk melancarkan proses mematikan kesemua CCTV itu", sambung Daniel.
"Aku dan Jake bisa mengambil alih perhatian orang-orang di luar ruangan itu", kata Fira. Jake menyetujui apa yang Fira katakan.
"Risa bisa nggak jadi pelawat yang akan melawat pameran?", tanya Daniel.
"Serahkan aja padaku" jawab Risa dengan setuju.
"Jadi, aku dan Nana akan masuk ke dalam ruangan dan mengambil maklumat cincin berlian itu. Selesai saja semua, berkumpul di belakang bangunan ini. Di sana sudah terdapat mobil yang company udah sediakan untuk kita semua. Risa kamu sudah boleh pergi", kata Haris.
"Baiklah, aku pergi...", kata Risa yang pergi dan memasuki pintu masuk utama Rings World diiringi oleh 2 orang bodyguard. Risa disambut baik oleh orang-orang disana, aktingnya Risa sangat berkesan kepada mereka.
__ADS_1
Mereka putuskan untuk menghantar Risa untuk menyamar sebagai seorang pelawat di sana karna Risa mengenakan pakaian yang mahal dan cantik disediakan oleh designer Glassy Diamond untuk menaikkan kecantikannya yang akan mengambil perhatian William Aditya.
"Ayo mulai...", kata Haris lalu mereka berpecah kepada 2 kumpulan.