
Nana sudah hampir ke final round dimana level yang dimainnya sekarang adalah level 5 untuk tahap 1. Ketika itu juga, Ellen dan pelajar-pelajar lain tiba di arena langsung melihat Nana yang berlari di atas blok kaca.
Dengan pantas dan handal Nana menguasai level-level itu dengan mudah. Nana kemudian turun dari atas blok tinggi itu dengan gelongsoran yang berada di pengakhiran blok-blok itu. Terdengar suara tepukan dari arah pintu masuk arena sebaik saja Nana melangkah kaki ke lantai.
KLAKK KLAKK KLAKK
"Bravo, Bravo. Kamu lakukan dengan baik Nana, kerrrreeeennnn", puji Ellen yang mendekati Nana.
"Makasih Kak Ellen, jangan puji aku lebih-lebih. Aku biasa-biasa aja...", kata Nana yang tersipu malu dipuji oleh Ellen.
Tapi Ellen hanya tersenyum sambil mencubit pipi gebu milik Nana itu. Bukan Ellen saja, Haris, Daniel, Jake dan Fira juga mendekati Nana. Mengagumi Nana yang telah berjaya menyelesaikan semua level tahap 1.
__ADS_1
"Oh iya, kehadiran hari ini cuman 5 orang aja ya?", tanya Fira yang heran ketika menyadari ada orang yang tidak ikut latihan hari ini.
"Beneran? Satu... Dua... Tiga...", Ellen mengira jumlah pelajarnya yang hadir pada hari tersebut. Benar, ada orang yang tidak hadir.
"Kemana Mia pergi? Kenapa dia tidak hadir hari ini?", Ellen sudah mulai risau akan Mia yang tidak hadir. Karna kelmarin selepas dia meninggalkan mereka, Mia masih terlihat dalam kondisi yang baik.
Nana hanya menatap Haris yang hanya menunjukkan muka datar pada rakan-rakan yang lain. Apakah Haris membenci Mia? Itu yang sedang Nana pikirkan dari semalam lagi.
"Nggak apa-apa, aku akan menelpon ortunya nanti. Kalian warm-up dulu ya, aku akan settings HOLO-FIRST sebentar", kata Ellen lalu senyum dan meninggalkan mereka.
"Nana juga nggak ada ketika itu, kalian kemana? Kamu lakuin apa ke Mia?", tanya Daniel pula ingin penjelasan dari mereka berdua.
__ADS_1
"Nggak lakuin apapun, aku hanya marah dia sedikit kerana udah nyakitin Fira. Itu aja", kata Haris dengan wajah datar dan nada dinginnya.
Sementara Nana masih diam. Tidak tahu alasan apa yang ingin diberitahu kepada mereka.
Apakah aku harus menipu mereka aja? Tapi nggak baik menipu mereka dengan alasanku nanti...
"Bagaimana dengan kamu Nana, kamu kemana kelmarin ketika Haris memarahi Mia diluar?", tanya Jake.
"Oh aku... Aku ke toilet karna ketika itu tiba-tiba saja perut ku tidak enak. Jadi aku ke toilet", Nana berbohong kepada rakan-rakannya yang bertanya padanya.
Mereka semua hanya mengangguk memahami apa yang dikatakan oleh Nana. Nana rasa serba salah kerana berbohong kepada mereka, malah dia bisa saja jujur pada mereka. Tapi dia takut akan dimarahi oleh Haris kerana mendengar perbualan dia dan Mia.
__ADS_1
Nana tidak tahu ingin berbuat apa. Jadi, dia hanya diam dan menunggu Ellen untuk menyudahi apa yang perlu dia lakukan. Ellen kembali dengan HOLO-TAB yang sedang dipegangnya mendekati mereka. Blok-blok kaca langsung keluar dan mereka bisa lihat betapa susahnya level kali ini.
"Ini level 1, tahap 3. Bersedia ya...", kata Ellen.