
Daniel sekarang gugup apakah harus dia menyalahkan dirinya untuk Mia. Supaya yang lain tidak terkena dengan hukuman yang akan diberikan kerana tidak bersalah. Hanya Daniel dan Mia saja yang berada di ruangan pantauan CCTV itu, jadi hanya dia saksi yang tahu bahwa Mia yang telah melakukan kesalahan dengan sengaja.
"Adakah kamu 100% akan bertanggungjawab dengan semua pernyataan kamu itu, Daniel?", tanya Nina.
"Iya", jawab Daniel tanpa ragu-ragu.
Mia sangat terkejut dengan itu. Daniel sanggup berbuat begitu untuk dia, menyelamatkan dia dari hukuman. Yang lain juga turut terkejut separuh mati. Daniel yang dikenali baik, hebat, handal dan jujur. Sekarang mengkhianti team mereka dengan menggagalkan misi pertama.
"Baiklah, aku akan laksanakan hukuman pada kalian semua", kata Nina.
"Eh tidak, Pengarah. Hukum aku aja karna hanya aku yang lakuin kesalahan itu, bukannya mereka. Jangan hukum mereka", mohon Daniel kepada Nina.
"Jika kamu udah berkata begitu, baiklah. Tapi, adakah kamu seorang saja yang berada di ruangan pantauan CCTV itu?", tanya Nina.
"I-", Daniel tidak sempat menghabiskan kata-katanya.
"Daniel dan Mia. Mereka bersama ngerjain misi memadamkan CCTV di laluan yang akan kami lalui. Dan tiba-tiba saja Daniel berkata suruh meninggalkan tempat itu dengan segera", kata Haris yang memotong Daniel.
__ADS_1
Daniel hanya bisa diam karna pernyataan Haris itu benar. Tapi sekarang Nina pula yang hairan.
"Benarkah? Jadi maksudnya pasti Mia juga tahu apa yang terjadi... Adakah benar Daniel melakukan kesalahan itu?", tanya Nina sambil menoleh ke arah Mia yang cemas.
"Emmm...", Mia sedang gugup sekarang. Dia mau menipu kerana tidak mau menerima hukuman tetapi jika dia menipu Daniel yang akan menghadap hukuman yang akan diberikan.
"Jawab Mia. Atau kamu sekali akan kena hukumannya karna menjadi saksi di sana. Pasti kamu tahu sesuatu juga kan...", kata Nina.
Mia sangat gugup dan cemas saat itu. Tapi dia tidak mahu orang yang dia sukai dirampas orang lain.
"Apa yang dikatakan Daniel itu benar. Pernyataan Haris salah", jawab Mia.
"Pengarah, aku membantah pernyataan Mia dan Daniel. Aku setuju dengan apa yang dikatakan oleh Haris", kata Fira yang maju ke hadapan mempertahankan Daniel yang tidak bersalah.
"Mia, apakah kamu menyembunyikan sesuatu?", tanya Jake dengan curiga.
Mia langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat. Dia juga cemas pada waktu itu.
__ADS_1
"Benarkah? Kamu tampak cemas dengan pertanyaan yang ditanyakan oleh Jake...", kata Risa.
Nina yang terasa curiga sama Mia mendekati dia.
"Benarkah dengan pernyataan yang kamu berikan sebentar tadi? Kamu sanggup menerima hukuman 3 kali ganda jika kamu berbohong sekarang?", tanya Nina.
Mia tidak tahu ingin berbuat apa sekarang. Dia tidak boleh berpikir apapun kerana cemasnya yang teramat.
"Jawab aku Mia...", kata Nina.
"Kenapa kalian semua berpikir yang Daniel tidak bersalah? Apa bukti bahwa Daniel tidak bersalah? Kalian tidak tahu apa-apa", kata Mia.
"Karna kami merasakan Daniel tidak membuat kesalahan apapun. Malah mungkin kamu yang telah merosakkan misi... Kan", kata Jake.
"Kenapa kalian merasakan aku yang telah merosakkan misi? Kalian tidak punya bukti untuk menuduh aku begitu sesuka hati kalian", kata Mia.
"Kalo gitu, aku akan menghukum kamu dan juga Daniel karna berada di misi dan kerjaan yang sama pada kejadian ini berlaku. Kalian berdua berada di ruangan yang sama dan pasti ada salah seorang dari kalian cuai melakukan kerjaan ataupun sengaja merosakkan misi. Aku mau pernyataan yang benar... Jawab aku Mia", kata Nina.
__ADS_1
"Kenapa hanya aku dan Daniel? Yang lain gimana?", tanya Mia.
"Apa maksud kamu? Yang lain pasti tidak akan terkena hukuman kerana tidak bersalah. Sama seperti apa yang aku beritahu pada kamu barusan. Hanya kamu dan Daniel yang berada di ruangan itu, apa-apa yang terjadi hanya Daniel dan kamu saja yang tahu", jelas Nina.