
Nana melihat mereka dengan tatapan dingin bercampur terkejut melihat visual mereka bertiga.
Risa lalu mengetipkan jarinya di depan muka Nana dan langsung dia terkejut.
"Wowww.... Jarang banget ya aku lihat Nana jatuh cinta pandang pertama", usik Risa.
"Enggak gitu sih Ris. Aku penasaran sama mereka, mereka kayak pembuli sekolah. Kamu tau kan yang sama kayak drama korea itu...", jelas Nana.
Risa lalu mengambil pandangan sekali lagi ke arah mereka yang sedang berbicara antara satu sama lain. Risa tidak curiga mahupun tidak ingin mengatakan mereka adalah badboy.
"Aku kenal sama mereka, lagi-lagi yang rambutnya kayak orang korea itu...", kata Risa.
"Gimana sih kamu bisa kenal, udah kayak vampire aku lihat dia", kata Nana.
"Udah tentu aku kenal, keluarga dia pembisnis besar di negara kita. Kok kamu nggak tau sih Na? Keluarganya rapat sama keluarga aku, jadi aku sering jumpa dia. Kadang-kadang juga dia kenalin aku sama dua orang sahabatnya itu...", jelas Risa.
__ADS_1
"Ohh, jadi kamu rapat ya sama dia?", tanya Nana. Risa hanya mengangguk.
"Biar aku kenalin. Yang tadi kamu bilang dia itu vampire, namanya Haris. Yang berada di belakangnya itu namanya Jake. Nah, yang disamping Haris itu nama dia Daniel. Jake dan Daniel berasal dari keluarga yang design kan permata dan cincin-cincin yang mahal", kata Risa dengan panjang lebar.
Nana sekilas pandang mereka lalu melihat Risa kembali ketika Jake perasan yang Nana melihat ke arah mereka.
"Itu liat, gadis cantik baru itu curi-curi lihat kita tadi", kata Jake kepada keduanya.
Haris dan Daniel langsung memalingkan wajah ke arah Risa dan Nana yang sedang berborak.
"Eh itu dia, yang pakai baju blouse biru itu bukannya Risa ya?", tanya Daniel.
Jake dan Daniel lalu ketawa kecil. Tanpa disedari oleh mereka berdua, sedari tadi Haris hanya menatap Nana dengan tatapan tajam dan seperti ingin menangkap mangsanya. Tapi hanya seketika selepas mereka berdua ketawa, Haris kembali berbicara.
"Persiapkan diri kalian, kelas mungkin akan dimulai nanti".
__ADS_1
Jake dan Daniel hanya mengangguk lalu membetulkan posisi mereka.
Pandangan Risa telah berubah sekali lagi melihat ke arah pintu di belakang Nana. 3 orang cewek cantik masuk ke kelas mereka bak model dari dunia kayangan. Nana juga turut mengikuti arah pandangan Risa dan langsung menyipitkan matanya.
Nana seperti pernah lihat atau jumpa cewek-cewek itu tapi tidak tahu dimana. Tetapi, itu memang jelas pernah melihat mereka. Pandangan Nana hanya sekejap saja, seorang guru lalu masuk ke dalam kelas.
"Halo semuanya, apa khabar?", tanya guru itu.
BAIK!!
"Nama saya Karin, bisa dipanggil bu Karin ya...", kata guru itu memperkenalkan diri kepada anak muridnya.
BAIK BU!!
Kelas lalu dimulai dengan ceria dan suasana tidak terlalu tegang, Nana merasa nyaman belajar di tempat baharu dan lagi-lagi di sisinya ada sahabat baiknya. Nana sangat selesa dengannya.
__ADS_1
Kelas telah tamat, bu Karin telah keluar dari kelas selepas selesai mengajar. Kesemua pelajar di dalam kelas sedang membereskan meja dan bersedia untuk ke kantin. Sama juga seperti Nana dan Risa.
Mereka berdua melekat seperti lem sedari keluar dari kelas, sekarang berada di kantin untuk membeli makanan. Mereka membeli makanan menggunakan uang cash dan tidak menggunakan card VIP.