I Love You Pak Polisi

I Love You Pak Polisi
Bagian 9


__ADS_3

Hallo kakak kakak


Hari ini aku up lagi


Maaf kalau up nya agak lama


soalnya author lagi patah hati jadi susah buat mikir lanjutan ini cerita, Hahaha


Happy Reading


❤❤


Aku dan Osi pun pulang kerumahku.


"Perawatan lah kuy" Osi


"Hidih ngapain pake perawatan bagai" Aku


"Biar centong dong" Osi


"Centong nasi maksudnya? " Aku


"Cantik keles, gitu aja ga tau" Osi


"Ngomong itu yang jelas jangan pakai bahasa alay" Aku


"Hidih situnya aja kali yang katrok" Osi


"Bodo amat" Aku


"Iya udah ayok kita maskeran atau apa gitu" Osi


"Cari aja maskerku dalem laci nakas, aku mau tidur bentaran biar fresh otakku" Aku


60 menit setelah tidur, terdengar ringtone hpku berbunyi tanda ada telepon masuk.


082385xxxxxx calling dan dengan setengah sadar aku mengangkat telfon karena Osi berisik nyuruh aku ngangkat.


"Woii tu handphone bunyi, kali aja penting" Osi


Aku usap layar handphone ku

__ADS_1


"Hallo, Nisa lagi dimana ntar malem ada acara engga? " suara orang diseberang telfon


"Mmmm, siapa sih ganggu orang tidur aja" Aku dengan suara khas bangun tidur


"Astagfirullah bangun dong, malam minggu keluar kita" Suara laki-laki tersebut.


"Iya ntar keluar tapi ini siapa" Aku


"Ini aku Ryan" Ryan


"Whatt Ryan" Aku langsung bangun.


"Iya Ryan, ntar keluar kita kemana gitu mumpung aku lagi ga ada kerja malam ini" Ryan


"Ehh iya tapi gimana ya" Aku


"Gimana apanya" Ryan


"Gapapa kok" Aku


"Kirim alamat rumah kamu ya, biar nanti aku jemput habis isya" Ryan.


"Oh iya Yan" Aku


"Buruan mandi deh Nisa" Osi


"Iya bawel banget" Aku


Aku pun mandi dan memakai baju tidur tapi pastinya udah bermake up natural


"Eh kok pake baju tidur, kan kita habis magrib berangkat" Osi


"Habis isya" Aku


"Kok habis isya" Osi


"Kita ntar di jemput Ryan" Aku


"Yang bener ajalah" Osi


"Ga percaya ya udah liat aja sendiri nanti" Aku

__ADS_1


Akupun duduk di tepi ranjang sambil membaca laporan keuangan dari cafe yang dikirim oleh karyawanku. 45 menit kemudian handphone ku kembali berdering


Ryan Calling.....


"Assalamualaikum, udah siap - siap kah? " Ryan


"Walaikumsalam, Udah Yan, tinggal ganti baju aja" Aku


"Aku bentar lagi otw, Assalamualaikum" Ryan


"Walaikumsalam" Aku


Langsung aku tutup telfonnya dan aku buru-buru ganti baju. Sementara Osi asik nonton televisi di ruang tamu. 15 menit kemudian aku turun ke ruang tamu sambil nunggu Ryan datang. Sekitar 10 menit akhirnya Ryan datang dan mengirimi aku pesan.


Aku udah di luar ~Ryan


Bentar aku keluar ~Aku


"Ayok bebque, si Ryan udah di luar nunggu" Aku


"Ayok" Osi, dan kami berjalan keluar teras.


"Maaf jadi nunggu lama" Aku


"Engga kok orang baru sampai" Ryan.


"Aku duduk belakang aja, jadi obat nyamuk" Osi.


"Kumat gilanya ini bocah" Aku


Ryan hanya tersenyum, "Kemana kita"


"Cafee xx ya Yan soalnya mau kumpul sama temen-temen lainnya bentaran doang kok" Osi


"oke santai aja kali" Ryan.


"Ga enak kali berasa supir situnya" Osi


"Gapapa kok" Ryan.


"Napa diam koe Sa, tumben ini anak bin ajaib bisa diem" Osi

__ADS_1


"Ngomong salah diem salah" Aku


__ADS_2