
Happy Reading
Osi dan Ryan Pov.
"Mas kuliah disini ya? " Osi.
"Iya, kenapa mbk? " Ryan.
"Panggil aja Osi ga usah mbk, ciya elah seolah-olah nampak tua aku, kok ga pernah nampak ya" Osi.
"Hahaha oke lah Osi, soalnya sambil kerja jadinya ambil semester pendek kuliahnya di belakang layar dengan dosen selama inj" Ryan.
"Ooo gitu, kerja dimana?" Osi.
"Kerja di jalanan" Ryan.
"Maksudnya" Osi sambil berpikir keras.
"Ngatur lalu lintas di jalanan biar ga ada yang melanggar" Ryan..
"Polisi" Osi.
"Iya polisi masak tukang parkir" Ryan.
"Mana tau kan" Osi.
"Ngomong-ngomong yang tadi kamu bilang bener ya? " Tanya Ryan.
"Yang mana? " Osi.
"Yang kiamat matahari terbit dari ufuk barat" Ryan.
"Hahahahah itu, bener lah masak aku bohong. Semalam dia cerita gitu sama aku, katanya dia mas udah punya istri" Osi.
"Gegara beli baju bayi pastikan" Ryan.
"Iya, kan kemaren kamu belanja di toko dia jadi dikira dia buat anak mas" Osi.
__ADS_1
"Bukanlah itu buat anak kakakku" Ryan.
"Iya lah pasti bukan, orang kamu masih muda ga mungkin juga kalo udah punya anak analisisku kemaren" Osi.
"Tapi dia perempuan unik ya" Ryan.
"Iya dia itu unik, langka dan patut dilestarikan" Osi
"Tapi beneran lo aku Si, kalo deket dia. Aku merasa dia memiliki daya tarik" Ryan.
"Cia elah, suka sama dia maksudnya?" Osi
"Maybe, cinta pandangan pertama" Ryan sambil tertawa.
"Bagus dong, dia juga lagi ga ada pasangan. Dia diselingkuhi calon tunangannya" Osi.
"Laki-laki bodoh yang nyakiti orang kaya dia" Ryan.
"Mau kamu nomer dia? Sini biar aku salin" Osi mengambil handphone di tangan Ryan dan menyalin nomor Nisa.
"Makasih lo ya" Ryan.
"Sama-sama lah" Osi
Tak berapa lama Nisa keluar dari ruang dosen.
"Disuruh masuk sama dosen Ryan" Nisa.
"Ooh oke" Ryan.
"Kami permisi dulu ya" Osi.
"Iya, hati-hati dijalan" Ryan.
Sementara Ryan bimbingan, Osi dan Nita pergi ke mall untuk mengecek toko baju.
SKIP
__ADS_1
Di toko baju.
"Duduk sini dulu ya Osi bebque, aku cek barang bentaran doang" Aku
"Sipp" Osi
Kemudian aku berjalan memasuki gudang untuk mengecek barang satu persatu, setelah selesai aku kembali duduk di sofa bersama Osi.
"Ehh kayaknya bentar lagi dunia runtuh" Osi
"Maksudnya apaan sih? " Aku
"Kan kemaren koe sendiri yang bilang kan kalo sempet jodoh sama Ryan dunia bakal kiamat" Osi.
"Oo itu" Aku
"Jadi menurut koe Ryan gimana? " Osi.
"Naksir sama dia koe? " Aku.
"Enggalah, aku tu nanya koe lah upil tungau" Osi.
"Baik sih kayaknya terus lumayan juga" Aku.
"Lumayan apanya coba, seganteng dan segagah itu di bilang lumayan" Osi
"Lagian pertanyaan mu aneh" Aku.
"Bukan aneh kali, aku cuma mastikan saja" Osi
"Suka - sukamu lah bayi kudanil. Udahlah yok balik, ntar malam kitakan kumpul sama temen-temen jadi sekarang kita pulang istirahat" Aku.
Mereka pun berdiri kemudian pulang ke rumah Nisa
Like, komen dan tambahkan ek dalam daftar favorit
❤❤❤
__ADS_1