
Hallo Hai Hai Hai
Happy Reading
❤❤❤
Seperti biasanya alarmku jam 04:30 telah berdering menandakan waktu sholat subuh, Aku segera bangun dan membersihkan diri di kamar mandi dan langsung sholat. Setelah sholat aku langsung ke dapur untuk memasak, Aku memasak ayam rendang, nasi goreng dan tempe goreng.
45 menit berlalu dan masakanku sudah selesai. Aku menata di meja makan dan menutupnya dengan tudung saji, kemudian aku kembali keatas untuk membangunkan Osi dan Ryan.
Pertama aku bangunkan Osi.
"Osi bangun, sholat subuh terus mandi" Aku
"Iya, semalam tidur dimana koe?" Tanyanya
"Kamar tamu, aku tidur sama Tesa" Aku
"Tesa siapa? " Osi
"Udah buruan sholat lah" Aku
Aku kemar Ryan untuk membangunkannya.
tok. tok. tok
"Ryan.. Yan"
Tak ada sautan dari dalam dan aku putar gagang pintu ternyata tidak dikunci, aku langsung masuk dan membangunkannya.
"Ryan bangun" Aku sambil menggoyangkan lengannya.
"Yan bangun atau akun siram pakai air" Aku
"Ehmmm" Ryan dan malah menarik tanganku di pelukannya.
Sialan malah dipeluknya, astaga kenapa ini jantungku berasa mau copot batinku
__ADS_1
"Ryan lepas, bangun aku bilang. Buruan sholat subuh" Aku. Namun tak ada pergerakan sama sekali.
Ganteng juga kalau lagi tidur kaya gini batinku
"Ryan bangun" sambil teriak di telinganya.
"Ehmmm, jam berapa sih? " Tanya Ryan.
"Hampir jam setengah 6, lepas tanganmu. Buruan bangun trus sholat subuh" Aku
"Iya aku bangun sayang bawel" Ryan sambil duduk di tepi kasur dan masih memelukku.
"Ngigo ya, pagi-pagi ngelantur manggil sayang" Aku
"Siapa yang ngigo, orang aku sadar" Ryan.
"Terus ngapain manggil sayang? " Aku
"Iya karena aku sayang, udah lah males ribut pagi-pagi" Ryan melepaskan pelukannya dan cup di pipi kanan ku.
"Ryan, mesum kurang ajar" Aku
Ryan pun kekamar mandi, sementara aku menyiapkan perlengkapan sholatnya dan kembali kekamar untuk membangunkan Tesa.
"Tesa sayang bangun yuk" Aku.
"Iya tante" Tesa.
Akupun mengajaknya untuk membersihkan diri dan mengambil wudhu, setelah itu mengajaknya ke kamar tamu Ryan agar Tesa sholat bareng Ryan.
Ryan telah bersiap untuk sholat.
"Sayang kamu sholat sama om Ryan ya" Aku
"Kamu ga sholat? " Ryan.
"Udah tadi pas adzan subuh" Aku.
Ryan hanya ber "Oh" ria.
Aku memperhatikan mereka sholat rasanya aku memiliki sebuah keluarga bahagia bersama anak dan suamiku, batinku.
__ADS_1
Astagfirullah mikir apa sih aku.
Merekapun telah selesai sholat dan aku langsung melihat mukena Tesa.
"Ryan aku mau bicara" Aku.
"Mau bicara apaan" Ryan.
"Tesa ke kamar tadi dulu ya sayang, tesa mandi bajunya udah tante siapkan diatas kasur" Aku
"Iya tante" Tesa.
Aku menarik tangan Ryan ke tepi ranjang untuk duduk.
"Jangan menggoda pagi-pagi" Ryan.
"Siapa yang goda, buang pikiran mesummu itu" Aku
"Terus mau ngapain? " Ryan.
"Masalah Tesa gimana?, lapor polisi atau gimana. Kalau orangtuanya menemukannya dan aku kembalikan ke orangtuanya bakalan disiksa lagi dia" Aku
"Iya sih, tapi kalau kamu engga lapor polisi terus dituduh nyulik Tesa kamu mau apa" Ryan
"Iya udah nanti kita ke kantorku, buat laporan tentang Tesa, masalah lainnya bisa dipikir nanti" Ryan.
"Okelah, iya udah kamu buruan mandi. Aku juga mau mandi" Aku
"Mau mandi barengan" Ryan sambil mengedipkan sebelah matanya.
"Mandi bareng bebek noh" Jawabku sambil meninggalkan Ryan.
Like
komen
Tambah ke daftar favorit
____
__ADS_1