I Love You Pak Polisi

I Love You Pak Polisi
Bagian 4


__ADS_3

Happy Reading


❤❤


"Gila coy ganteng bener tuh cowo" Osi


"Ga usah gatel, lagian apanya yang ganteng coba" Aku


"Mata mu itu merem ya Sa, orang ganteng gitu malah nanya apanya yang ganteng. Penasaran aku sama namanya" Osi


"Iya udah kepoin sonoh kalau penasaran" Aku


"Udahlah ayok kita ke mall katanya mau check stok barang" Osi


"Bantuin aku jalan dodol, kakiku sakit" Aku


Osi pun membantuku berjalan, 15 menit kami sampai di parkiran mall dan dengan nahan sakit di kaki kami berjalan menuju lantai 3. Aku langsung duduk di meja kerjaku, meja kerjaku memang tidak diruangan khusus sebab aku ingin bekerja sambil melihat para pembeli kami. Sedangkan Osi duduk di sofa.


"Mir, coba kamu check barang kode 5478 masih ada atau habis" Aku


"Masih 3 buah mbak" Mira


"Kamu data barang yang sudah stoknya menipis biar bisa kita stok ulang" Aku


"Baik mbk" Mira


Setelah selesai mengecek stok barang aku meminta Osi untuk membelikanku minuman dan aku duduk di bangku dekat gudang stok barang.

__ADS_1


"Mbak, barang kode 7904 ukuran M masih ada ga mbk" Dewi


"Bentar ya Wi aku cari dulu, kamu lanjut ke depan aja dulu layani pembeli" Aku


Aku pun mencari barang tersebut ke gudang dan setelah ketemu aku langsung membawanya ke depan.


"Mana wi orangnya yang minta barang ini?" Aku


"Itu mbak dia lagi duduk di sofa" Dewi


"Iya udah kamu layani pembeli lainnya biar saya kesana memberikan barangnya" Aku


Aku berjalan menuju sofa dan memberikan baju tersebut.


"Maaf pak, ini baju yang bapak minta" Aku


"Kamu" Ucap kami bebarengan.


"Mimpi apasih aku semalam ya ketemu ini orang lagi" gumamku pelan.


"Saya dengar ya mbak ngomong apa" Dia


"Anda buntutin saya atau kek mana sih? " Tanyaku kesal


"Kurang kerjaan kali kalau saya buntuti anda" Dia


"Terus ngapain disini ha? " Tanyaku

__ADS_1


"Beli sayuran mbk, jelas beli baju bayi pake nanya lagi. Sarap memang mbaknya" Dia


"Terserah" Aku


Aku memutar bola mataku malas dan memberikan barang tersebut kepadanya dan meninggalkannya.


Aku kembali duduk di meja kerjaku dekat kasir dengan perasaan sangat jengkel.


"Mbak biasa aja kali mukanya, ga usah ditekuk" Dia


"Bodo amat, bukan urusan anda" Aku


"Galak banget jadi cewe" Dia sambil berjalan keluar toko.


"Saya galak ga ada urusannya sama anda" Teriakku


Dan semua pembeli tokoku melihat ke arahku, dan aku tersenyum "Maaf, silahkan lanjutkan belanjanya buk"


"Mimpi apa coba aku semalam sampe ketemu itu orang lagi, nyebelin banget sih. Tapi kok tiap ketemu dia jantung aku berdebar kaya orang habis maraton ya. Astagfirullah mikir apa sih kamu Nisa, ga mungkin naksir sama itu cowo nyebelin, lagian dia beli baju bayi pasti sudah punya anak dan istri " batinku


Hallo pembaca setiaku


Jangan lupa ya di like


di komen biar authornya semangat nulisnya


terus tambahkan kedalam daftar favorit

__ADS_1


__ADS_2