I Love You Pak Polisi

I Love You Pak Polisi
Bagian 28


__ADS_3

"Jangan gugup bee, percaya sama mas. Tetap kalem aja, slow sayang. Kalau kamu grogi malah jatuh trus nubruk nanti" Ucap Ryan mencoba menenangkanku.


"Iya mas" Ucapku


Tak berapa lama komandan regu sudah melaporkan kesiapan mereka pada kamibselaku mempelai, pasukan Pedang Pora pun kemudian dipersiapkan untuk mulai menghunus pedangnya. Pedang yang terhunus pun memiliki makna sendiri, yakni dengan jiwa ksatria, kedua mempelai siap menghadapi segala rintangan yang akan mereka hadapi di dalam kehidupan.


Setelah itu, secara perlahan pedang pora mulai terangkat ketika mempelai berjalan pelan tapi pasti di bawah pedang tersebut. Suara tambur pun mengiringi keduanya yang tengah melewati deretan pedang itu, diikuti oleh pasukan Pedang Pora yang berjalan tegap di belakang mempelai.


Kemudian mereka membuat formasi lingkaran yang mengelilingi mempelai sembari menghunuskan pedang ke atas hingga seolah membentuk payung. Adapun makna di balik bentuk Payung Pora itu, yakni Tuhan Yang Maha Esa akan senantiasa melindungi kedua mempelai dalam menghadapi segala rintangan kehidupan dan selalu ingat untuk memohon lindungan dan petunjuk kepada-Nya.


Selanjutnya, kedua mempelai pun akan menerima pemasangan cincin yang juga melambangkan kalau kedua mempelai akan selalu bersama-sama dalam mengarungi bahtera kehidupan baru. Dan… aku selaku mempelai wanita, aku mendapatkan pakaian bhayangkari sebagai lambang jika aku telah siap menjadi istri seorang prajurit polisi.


Kami duduk di pelaminan dan berfoto bersama bersama pasukan pedang pora, selah itu kami duduk manis menjadi raja dan ratu sehari.


"Selamat menempuh hidup baru bebque, buatin ponakan yang banyak" Osi.


"Aman itu, besok kami buatkan satu lusin" Ucap Ryan dan langsung aku pelolototi.

__ADS_1


"Astaga jangan galak sama suami bebque, nikah sama dia dunia juga baik-baik saja kan beb. Kagak kiamat atau runtuh" Ucap Osi sembari meninggalkan pelaminan.


"Selamat menempuh hidup baru mantan" Fino


"Buruan nyusul ya tan" Ucapku.


"Selamat menempuh hidup baru mbk" Nada.


"Iya makasih ya Nad" Aku.


Dan masih banyak sekali tamu undangan yang mengalami kami untuk mengucapkan selamat menempuh hidup baru.


"Biarin lah, orang dia juga bentar lagi nikah" Ucapku.


"Kamu cemburu mas? " Tanyaku sambil melihat kearahnya.


"Engga lah bee, aku malah senang kalau kamu sama mantan bisa aku" Ryan.

__ADS_1


"Kirain kamu cemburu mas mas" Aku.


Skip


jam menunjukkan pukul 00:15, ketika tamu undangan sudah habis. Aku dan suami langsung bergegas pulang kerumah. Sampai rumah aku langsung mandi bergantian dengan suamiku.


Selesai mandi dan sama-sama berada di kamar aku merasa canggung dan aneh.


"Sayang udah malam ayok sini" Ryan.


Akupun berjalan kearah kasur dan langsung ditariknya tanganku dan berbisik "Sayang, aku mau malam ini menjadi malam yang panjang untuk kita berdua".


Aku hanya menunjukkan ekspresi bingung dan takut dan seolah Ryan paham apa yang ada di kepalaku " Bee, percaya sama mas. Mas ga bakalan nyakiti kamu. Ini ga bakalan sesakit yang kamu bayangkan. Mungkin awalnya akan sakit tapi nanti engga lagi. Kamu percaya kan sayang" Ucapnya untuk meyakinkan ku.


Aku pun menganggukkan ek pala dan tersenyum.


"Yaudah sekarang ayok kita berwudhu habis itu sholat sunat" Ryan.

__ADS_1


setelah itu dilanjutkan dengan sholat sunah dan Ryan berdoa terlebih dahulu hingga aku dan Ryan melakukan hubungan sah sebagai seorang suami dan istri


__ADS_2