
Happy Reading
Jangan lupa di like, vote dan tambahkan ke dalam daftar favorite dengan memencet ikon ❤
"Mama sama papa mandi dulu habis itu nanti kita makan siang bersama-sama" Ucapku.
"Baik sayang" Mama dan papa.
Aku dan Tesa berjalan menuju kamarku untuk beristirahat tapi yang ada malah aku ketiduran.
"Sayang bangun ayok kita makan siang bareng" Mama.
"Iya ma, bentar aku cuci muka dulu sama Tesa" Ucapku.
Aku dan Tesa pun mencuci muka dan setelah itu turun kebawah untuk makan siang bersama diruang makan.
Setelah makan mereka berbincang mengenai mengadopsi Tesa.
"Jadi masalah adopsi Tesa menjadi anak kamu sudah mama dan papa bicarakan nak, mama dan papa sangat setuju" Mama.
"Iya ma, terus kapan ngurus surat - suratnya" Aku.
"Secepatnya kalau bisa, hari ini diangsur juga lebih baik karena lebih cepat lebih baik" Mama.
Prosedur mengadopsi anak antara lain:
Pertama, ajukan surat permohonan ke pengadilan di wilayah tempat tinggal calon anak angkat. ...
Kedua, petugas dari dinas sosial akan mengecek. ...
Ketiga, calon orangtua dan anak angkat diberi waktu untuk saling mengenal dan berinteraksi. ...
Kelima, permohonan disetujui atau ditolak.
__ADS_1
Proses penetapan status anak adopsi/anak angkat di pengadilan sampai selesai kira-kira membutuhkan waktu tiga sampai empat bulan. Penetapan itu disertai akte kelahiran pengganti yang menyebutkan status anak sebagai anak angkat orangtua yang mengadopsi. Adopsi tidak dapat dibatalkan oleh siapa pun.
Seluruh proses adopsi anak secara resmi dari awal sampai selesai kira-kira memakan waktu sampai dua tahun. Ini merupakan waktu yang cukup panjang, tetapi sebaiknya tetap dijalani dengan baik agar ke depannya dijamin tidak ada masalah.
Ponselku bergetar
drtttttt..drrttttttt
Ryan Calling............
"Assalamualaikum, dimana sekarang Nis" Ryan.
"Waalaikumslaam. Di pengadilan Yan, kenapa ya? " Aku
"Ngapain di pengadilan Nis? " Ryan
"Ngurus surat permohonan buat adopsi Tesa" Aku
"Iya yan, kamu dimana" Aku
"Ini lagi patroli, biasalah razia" Ryan.
"Ya udah kamu lanjut kerjanya dulu" Kau
"Iya Nis. assalamualaikum, hati-hati nanti pulangnya"
"Waalaikumsalam, iya Yan" Aku.
Setelah selesai mengurus persyaratan di pengadilan aku dan Tesa kembali pulang ke rumah. Namun jalan begitu macet tak tau kenapa, aku lajukan mobilku pelan-pelan supaya tidak menabrak kendaraan yang berada di depanku. Ternyata razia pantesan macet.
Polisi memeriksa kendaraan satu persatu dan akhirnya aku dipersilahkan untuk menepi.
"Selamat sore mbk, bisa ditunjukkan SIM dan STNK kendaraannya mbk" Ucap polisi tersebut.
__ADS_1
"Ini pak" sambil memberikan surat kendaraan ku.
"Benar dengan mbk Annisa Aldenia Putri Alkatiri Handoko Kusumo ini ya" Polisi tersebut.
"Iya Pak dengan saya sendiri" Aku
"Maaf sebelumnya mbk, anda tetap kami tilang" Ucap polisi itu.
"Pak maksudnya apaan ya, kan saya surat-surat saya lengkap" Elakku.
"Maaf mbk saya hanya menjalankan perintah dari komandan saya" Polisi itu.
Aku lirik nametag di bajunya Yogi Saputra ternyata namanya.
"Baiklah bapak Yogi yang terhormat, bisa saya ketemu dengan komandan anda" Tanyaku.
"Tentu mbk, mari saya antarkan" Ucapnya.
Aku pun segera turun dari mobil sambil menggendong Tesa.
Aku melihat seorang polisi yang sedang berbincang dengan rekannya.
"Maaf pak, mbk Annisa ingin bertemu dengan bapak" Yogi.
"Baik, suruh menunggu saya sebentar" Dimas.
Polisi itu berjalan kearahku "Ditunggu sebentar ya mbk" Yogi.
"Ya baiklah" Ucapku ketus.
Jangan lupa di like, vote dan menambahkan kedalam daftar favorit.
jika ada penulisan yang salah author mohon maaf
__ADS_1